Perludem: 13,7 Persen Kepala Daerah Terpilih Kaum Milenial
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 512.005 (-6.84)   |   COMPOSITE 6248.46 (-48.82)   |   DBX 1360.69 (9.25)   |   I-GRADE 178.558 (-2.77)   |   IDX30 501.18 (-6.46)   |   IDX80 134.891 (-1.5)   |   IDXBUMN20 391.494 (-5.94)   |   IDXESGL 138.797 (-1.34)   |   IDXG30 140.594 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 444.842 (-5.97)   |   IDXQ30 144.61 (-1.81)   |   IDXSMC-COM 297.035 (-1.97)   |   IDXSMC-LIQ 354.776 (-3.84)   |   IDXV30 134.17 (-1.02)   |   INFOBANK15 1041.89 (-18.93)   |   Investor33 432.33 (-5.63)   |   ISSI 179.471 (-1.28)   |   JII 609.439 (-6.78)   |   JII70 215.337 (-2.24)   |   KOMPAS100 1204.27 (-15.92)   |   LQ45 940.235 (-12.38)   |   MBX 1689.01 (-17.61)   |   MNC36 320.772 (-4.37)   |   PEFINDO25 321.867 (-5.36)   |   SMInfra18 307.883 (-4.4)   |   SRI-KEHATI 367.45 (-5.83)   |  

Perludem: 13,7 Persen Kepala Daerah Terpilih Kaum Milenial

Minggu, 10 Januari 2021 | 22:25 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mencatat ada 20 kepala daerah terpilih dan 17 wakil kepala daerah terpilih yang berusia kurang dari 34 tahun. Itu artinya, 13,7 persen daerah yang melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, akan dipimpin oleh kepala daerah berusia muda atau kaum milenial.

"Banyak harapan disematkan pada kepala daerah muda. Namun, pemerintahan yang ideal tidak akan terwujud jika para pemimpin muda ini tidak mampu menghadapi tantangan dalam masa pemerintahannya,” kata peneliti dari Perludem Mahardika dalam acara "Refleksi 2020 Teropong 2021: Pelaksanaan Demokrasi di Tengah Pandemi dan Arah Demokrasi ke Depan” di Jakarta, Minggu (10/1/2020).

Ia menjelaskan, para pemimpin muda hasil Pilkada 2020 tersebut, masih dibayang-bayangi politik kekerabatan. Sebanyak 23 dari 37 (62,16 persen) calon kepala dan wakil kepala daerah terpilih berusia 34 tahun mempunyai hubungan kekerabatan dengan elite politik.

Kemudian, ada 13 dari 20 (65 persen) calon kepala daerah terpilih berusia muda yang merupakan anak, istri, atau menantu dari elite politik di daerah masing-masing. Sementara itu, 10 dari 17 (58,82 persen) calon wakil kepala daerah terpilih berusia muda adalah anak dari elite politik di daerah masing-masing.

"Politik kekerabatan ini berbahaya karena bisa memicu perilaku koruptif. Beberapa kasus korupsi yang menjerat kepala daerah seperti di Bangkalan, Kutai Kartanegara, Malang, Klaten, Banten, dan daerah lain sangat erat berkaitan dengan latar belakang kepala daerah yang berasal dari politik dinasti. Calon terpilih yang punya hubungan kekerabatan dengan elite politik ini rawan ditunggangi kepentingan politik atau bisnis keluarga,” ujar Mahardika.

Dia juga mengingatkan pemimpin muda akan menghadapi dinamika fragmentasi partai di parlemen yang tinggi. Rata-rata terdapat lebih dari enam atau tujuh partai politik relevan di parlemen yang memiliki pengaruh untuk ikut serta dalam perumusan kebijakan. Mereka harus berkomunikasi atau melobi partai-partai itu dalam mengimplementasikan visi-misinya melalui pembuatan kebijakan.

Dia melihat dalam presidensialisme yang dianut Indonesia hingga ke level daerah, keputusan dan kebijakan yang diambil adalah hasil dari kesepakatan eksekutif dan legislatif. Keberhasilan kepala daerah muda melahirkan kebijakan yang baik akan dipengaruhi relasi hubungan antara pemerintah daerah dengan DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota.

"Tingkat fragmentasi parlemen tinggi ini akan menyulitkan visi, misi, dan program yang diusung pemimpin muda diimplementasikan menjadi kebijakan,” tutup Mahardika.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perludem Temukan 9 Risiko Kampanye Daring di Pilkada 2020

Perludem berharap, temuan ini menjadi pemantik untuk pengaturan media sosial, terutama yang digunakan pada saat kampanye.

POLITIK | 10 Januari 2021

Pelaksanaan Pilkada 2020 Dianggap Cukup Jurdil

Sebanyak 67,1 persen masyarakat menganggap pelaksanaan Pilkada 2020 cukup jujur dan adil (Jurdil).

POLITIK | 10 Januari 2021

Survei LSI: Mayoritas Publik Puas Pelaksanaan Pilkada 2020

Sebanyak 52,8 persen responden mengaku puas terhadap pelaksanaan Pilkada 2020.

POLITIK | 10 Januari 2021

Perludem: Cegah Paslon Tunggal, Syarat 20% Harus Dihapus

Perludem mengusulkan penghapusan persyaratan 20 persen kursi DPRD untuk mencalonkan pasangan calon (Paslon) Pilkada.

POLITIK | 10 Januari 2021

Megawati Apresiasi Pengabdian Nakes di Masa Pandemi

Megawati juga mengapresiasi guru, petani, nelayan, dan pekerja di semua sektor serta UMKM yang terus berjuang menjaga ekonomi tetap berjalan di masa pandemi.

POLITIK | 10 Januari 2021

26 Persen Masyarakat Mengaku Ditawari Uang dari Peserta Pilkada

21,9 persen masyarakat yang tinggal di wilayah yang menggelar Pilkada serentak mengaku ditawari uang atau barang sebanyak satu sampai dua kali di Pilkada 2020.

POLITIK | 10 Januari 2021

Jokowi Paparkan Langkah Pemerintah Atasi Covid-19

Pemerintah telah mengambil langkah-langkah yang luar biasa untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19.

POLITIK | 10 Januari 2021

Megawati Minta Peranan Desa Diperkuat

Megawati menilai, peran desa semakin penting di masa pandemi Covid-19.

POLITIK | 10 Januari 2021

Jokowi Apresiasi Gerakan Penanaman Pohon oleh Kader PDIP

Presiden Jokowi menegaskan, gerakan penanaman pohon sesuai dengan fokus pemerintah untuk melakukan rehabilitasi lingkungan.

POLITIK | 10 Januari 2021

Megawati Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Tragedi Jatuhnya Sriwijaya Air

Megawati mengajak seluruh kader PDIP dan masyarakat untuk memanjatkan doa terkait musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

POLITIK | 10 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS