Peran Oposisi Dinilai Semakin Pudar
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Peran Oposisi Dinilai Semakin Pudar

Senin, 11 Januari 2021 | 20:13 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Pusat Media dan Demokrasi Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Wijayanto, menyampaikan, ada sedikitnya empat indikator kemunduran demokrasi yang terwujud dalam praktik otoritarianisme.

Empat indikator tersebut meliputi penolakan (atau komitmen lemah) terhadap aturan main yang demokratis, konsolidasi oligarki dan melemahnya lawan politik, toleransi atau dorongan kekerasan, dan kesediaan untuk membatasi kebebasan sipil terhadap lawan, termasuk media.

"Terlebih, pada tahun 2020 Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet, yang sayangnya justru semakin menegaskan hilangnya oposisi dan semakin kuatnya oligarki," kata Wijayanto, dalam seminar Outlook Demokrasi LP3ES, Nestapa Demokrasi di Tengah Pandemi, Refleksi 2020, Outlook 2021, di Jakarta, Senin (11/1/2021).

Menurut Wijayanto, bergabungnya Sandiaga Uno yang tadinya adalah penantang Jokowi yang maju pilpres 2019 sebagai calon wakil presiden bersama Prabowo Subianto, merupakan refleksi dari semakin pudarnya oposisi.

Lebih jauh, faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran tersebut yaitu problem struktural, agensi dan kultural. Dari sudut pandang struktural dapat dilihat mengenai fenomena terkonsolidasinya oligarki yang masuk ke dalam berbagai lapisan institusi kekuasaan.

"Selanjutnya, ada pula problem agensi dimana para pemimpin terpilih secara demokratis yang justru memunggungi demokrasi," ucapnya.

Sedangkan problem kultural direfleksikan dari publik yang masih setengah hati untuk mendukung demokrasi. "Kemudian ditambah dengan makin melemahnya masyakat sipil di sisi lainnya," tandas Wijayanto.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rapat Komisi III DPR Akan Bahas Fit and Proper Test Calon Kapolri

Kapolri Jenderal Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada akhir Januari 2021.

POLITIK | 11 Januari 2021

Ketua DPR Minta Prolegnas Prioritas 2021 Segera Selesai

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan pihaknya akan segera membereskan sejumlah hal terkait fungsi legislasi terutama menetapkan Prolegnas Prioritas 2021.

POLITIK | 11 Januari 2021

Buka Paripurna Pembukaan Masa Sidang, Puan Ajak Berdoa

Setelah reses, DPR kembali memasuki masa sidang ditandai dengan rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani, Senin (11/1/2021).

POLITIK | 11 Januari 2021

Sumber: Jokowi Ajukan Komjen Listyo Sigit sebagai Calon Kapolri ke DPR

Pada 2014, Komjen Listyo Sigit menjadi ajudan Presiden Jokowi.

POLITIK | 11 Januari 2021

Jokowi Apresiasi Gerakan Cinta Ciliwung yang Dilakukan PDI Perjuangan

Jokowi memberikan apresiasi terhadap Gerakan Cinta Ciliwung yang dilakukan PDI Perjuangan dalam rangka memperingati HUT PDI Perjuangan ke-48.

NASIONAL | 11 Januari 2021

Rayakan HUT 48 Tahun, PDIP Tanam Puluhan Pohon di DAS Ciliwung

Aksi tanam puluhan pohon di acara HUT PDIP ke-48 bertepatan dengan hari gerakan menanam sejuta pohon sedunia.

POLITIK | 11 Januari 2021

Perludem: 13,7 Persen Kepala Daerah Terpilih Kaum Milenial

Sayangnya, pemimpin muda hasil Pilkada 2020 masih dibayang-bayangi politik kekerabatan.

POLITIK | 10 Januari 2021

Perludem Temukan 9 Risiko Kampanye Daring di Pilkada 2020

Perludem berharap, temuan ini menjadi pemantik untuk pengaturan media sosial, terutama yang digunakan pada saat kampanye.

POLITIK | 10 Januari 2021

Pelaksanaan Pilkada 2020 Dianggap Cukup Jurdil

Sebanyak 67,1 persen masyarakat menganggap pelaksanaan Pilkada 2020 cukup jujur dan adil (Jurdil).

POLITIK | 10 Januari 2021

Survei LSI: Mayoritas Publik Puas Pelaksanaan Pilkada 2020

Sebanyak 52,8 persen responden mengaku puas terhadap pelaksanaan Pilkada 2020.

POLITIK | 10 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS