Logo BeritaSatu

Ini Kata Ribka Tjiptaning Soal Polemik Penolakan Vaksin Covid-19

Kamis, 14 Januari 2021 | 17:35 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning mengatakan dirinya salah mengambil tempat untuk bicara sehingga pernyataannya seolah-olah memprovokasi orang lain untuk menolak vaksin Covid-19.

"Saya kan juga nggak ngajakin orang, nggak provokasi orang. Tapi aku paling tidak ngomong-nya di rapat. Jadi dianggap saya provokasi, ngajak orang ini itu. Mungkin kesalahan saya di situ," kata Ribka, yang mengaku ditegur oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, akibat mengkritisi vaksinasi covid-19.

Dalam keterangannya, Kamis (14/1/2021), Ribka mengatakan dirinya hanya mengingat tugasnya sebagai dokter yang bersumpah melindungi pasien. Sumpah itu semakin menguat karena dirinya juga menjadi wakil rakyat di parlemen.

"Apalagi sekarang sudah di wakil rakyat. Melindungi rakyatnya. Jadi dokter sebagai wakil rakyat ini, apa-apa menyangkut jaga kesehatan, aku nggak mudah terima," papar Ribka.

Penolakan dirinya terhadap vaksin Covid-19 juga didasari oleh pengalamannya pribadi. Pada periode 2004-2009, Ribka menjadi Ketua Komisi Kesehatan DPR. Saat itu pihaknya dengan keras menolak vaksin flu burung (H5N1).

"Seakan-akan didramatisir (bahaya H5N1, red), pakai pakaian astronot. Ternyata betul sampai isu flu burung selesai, ternyata tidak ditemukan H5N1. Justru setelah itu dibumihanguskan obat senilai Rp 200 miliar. Saya bilang coba itu dijadikan rumah sakit kelas 3, berapa banyak rakyat yang kita selamatkan? Kayak gitu, ini kesehatan paling enak dijadikan isu politik dan isu ekonomi," beber Ribka.

Dia memberi contoh lain, saat diisukan sapi Indonesia terkena antraks. Para peternak Indonesia lalu tutup buku, dan tiba-tiba masuk sapi impor dari Australia.

"Kalau flu burung saya sebagai ketua komisi membiarkan, pasti pedagang ayam kita menangis semua. Karena masuk broiler dari Amerika," kata Ribka, yang juga memberi contoh kasus vaksin polio.

Ribka juga menegaskan, terjadi vaksin covid, dirinya tidak mengajak orang untuk menolak vaksin. Yang diinginkan oleh Ribka adalah bahwa selain vaksin, semua pihak harus jujur menyampaikan bahwa yang perlu dilakukan adalah menaikkan imunitas tubuh diri sendiri.

"Kita sudah diberikan khatulistiwa, banyak matahari. Minum rempah-rempah, sayur, buah, dan olahraga," kata Ribka.

"Aku nyuci jemur itu sudah masuk matahari. Jadi tidak usah panik. Anakku paling besar sempat positif. Tapi saya bilang, jangan panik, kamu kurang olahraga," kata Ribka.

"Kalau menurut aku, ini masalah cara berpikir. Cuma karena kita ngomong di rapat, terus di-blow up, dibilang aku temenan sama kadrun karena menolak," pungkas Ribka.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hadiah Kursi Roda dari Puan Bahagiakan Ibu dari Anak Penderita Polio

Petani bunga di Badung, Bali, Ni Ketut Ratko sangat gembira menerima bantuan kursi roda untuk anaknya yang menderita polio.

NEWS | 30 September 2022

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

Pemprov DKI Jakarta mengatakan, pembangunan rusun (rumah susun) di Pulau G kemungkinan akan dilakukan oleh pihak swasta.

NEWS | 30 September 2022

Ali Ibrahim Undang Presiden Jokowi Buka Sail Tidore 2022

Ali Ibrahim mengundang dan meminta secara khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk hadir dan membuka acara Puncak Sail Tidore pada November 2022.

NEWS | 29 September 2022

DPR Siap Tunjukkan Komitmen Indonesia Kurangi Emisi

DPR siap menjadi tuan rumah perhelatan The 8th G-20 Parliamentary Speaker Summit (P-20) yang akan diselenggarakan pekan depan.

NEWS | 29 September 2022

UBK Kerja Sama dengan Persatuan Alumni GMNI

UBK melakukan kerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

NEWS | 29 September 2022

Moeldoko Dorong Swasta Terlibat Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong keterlibatan pihak swasta dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

NEWS | 29 September 2022

Komnas HAM Harap Jaksa Maksimal Dakwa Ferdy Sambo Cs

Komnas HAM berharap jaksa bisa menyusun dakwaan terhadap para tersangka secara maksimal.

NEWS | 29 September 2022

Peraturan Menkumham, Masa Berlaku Paspor Menjadi 10 Tahun

Masa berlaku paspor dari semula lima tahun diubah menjadi 10 tahun. Hal ini diatur dalam Peraturan Menkumham Nomor 18 Tahun 2022.

NEWS | 29 September 2022

Polri Kirim Surat Pemecatan Ferdy Sambo ke Sekmil Presiden

Polri telah mengirim berkas putusan pemecatan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo ke Sekretariat Militer (Sekmil) Presiden.

NEWS | 29 September 2022

Soal Mobil Dinas Listrik, Pemprov DKI Punya 2 Pilihan

Pemprov DKI akan melakukan 2 pilihan terkait mobil dinas listrik. Dua pilihan itu, adalah memodifikasi kendaraan dinas lama dan membeli mobil listrik.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Vietnam Open: 9 Wakil Indonesia ke 8 Besar Termasuk Reza/Melati

Vietnam Open: 9 Wakil Indonesia ke 8 Besar Termasuk Reza/Melati

SPORT | 46 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings