Menparekraf: Pelaku Usaha Pariwisata Perlu Jadi Prioritas Penerima Vaksin
Logo BeritaSatu

Menparekraf: Pelaku Usaha Pariwisata Perlu Jadi Prioritas Penerima Vaksin

Rabu, 27 Januari 2021 | 10:11 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap vaksinasi nasional diprioritaskan juga kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) nasional sebagai upaya percepatan pemulihan sektor parekraf.

Sandiaga Uno juga mendukung program vaksinasi nasional di mana Kementeriannya turut melakukan penghematan atau pemotongan anggaran sebesar Rp 300 miliar. Hal tersebut disampaikan Sandi dalam Rapat Kerja antara Komisi X DPR RI dengan Kemparekraf di Jakarta pada Selasa (26/1/2021) kemarin.

"Pada prinsipnya kami sepakat untuk menyukseskan program kita yang all out mengatasi pandemi Covid-19, namun diharapkan agar vaksinasi diprioritaskan kepada para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama di daerah yang terdampak oleh pandemi Covid-19," ujar Sandiaga Uno.

"Seperti provinsi Bali, Batam dalam upaya menciptakan salah satu terobosan inovasi, seperti travel bubble atau travel koridor atau green land," tambahnya.

Lewat vaksinasi tersebut, diharapkannya dapat menambah kepercayaan masyarakat, khususnya wisatawan mancanegara untuk kembali berlibur ke Indonesia. Begitu juga dengan para pelaku parekraf nasional yang kembali termotivasi membangun usahanya pasca pandemi Covid-19.

"Kami mengapresiasi teman-teman, pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI bahwa apa yang menjadi harapan kita bersama untuk memastikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa segera pulih dan bangkit, serta membuka lapangan kerja dan mempertahankan lapangan kerja sebesar-besarnya," kata Sandiaga Uno.

"Karena 34 juta lapangan kerja yang ada di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sudah menjadi tanggung jawab kita semua sebagai stakeholder untuk menyelamatkan dan mempersiapkan langkah-langkah untuk kebangkitan sektor ini di tahun 2021 dan selanjutnya," tandas Sandiaga Uno.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gugat Hasil Pilgub Sumbar, Mulyadi: Saya Tidak Pernah Menyerah Mencari Keadilan

Calon Gubernur Sumatera Barat, Mulyadi menggugat hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar ke Mahkamah Konstitusi.

POLITIK | 26 Januari 2021

Biden Jadi Presiden, RI Akan Tingkatkan Kerja Sama Green Economy, Hingga Pertahanan

Prioritas pertama adalah kerja sama ekonomi hijau (green economy) dan pembangunan berkelanjutan yang saling menguntungkan.

POLITIK | 26 Januari 2021

Gerindra Ajak Masyarakat Tetap Berdiri Teguh di Tengah Pandemi Covid-19

Masyarakat Indonesia diajak untuk tetap berdiri teguh di tengah pandemi Covid-19 yang dialami bangsa, bahkan umat manusia di dunia.

POLITIK | 26 Januari 2021

Plus dan Minus Menggelar Pilkada 2022 dan 2023 Dibandingkan 2024

Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2022 dan 2023 dijadwalkan tetap digelar.

POLITIK | 26 Januari 2021

Ketua Umum PAN Minta Fraksi-fraksi Hentikan Pembahasan RUU Pemilu

Partai Amanat Nasional berpendapat bahwa UU Pemilu belum saatnya untuk direvisi.

POLITIK | 25 Januari 2021

Dampingi Presiden Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang, Ini Penjelasan Wapres Ma'ruf Amin

Pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah difokuskan kepada empat hal.

POLITIK | 25 Januari 2021

Menko Polhukam: Tidak Boleh Mewajibkan Anak Nonmuslim Memakai Jilbab

"Kita tak boleh membalik situasi dengan mewajibkan anak nonmuslim memakai jilbab di sekolah," kata Mahfud.

POLITIK | 24 Januari 2021

Menkominfo Minta Wartawan Katolik Dukung Program Akselerasi Digital dan Vaksinasi Covid-19

Selain Menteri Johnny, Dubes Indonesia untuk Vatikan L Amrih Jinangkung dan Dirjen Bimas Katolik Y Bayu Samadro memberikan sambutan dalam acara tersebut.

POLITIK | 24 Januari 2021

Rayakan Ultah Ke-74 Megawati, Kader PDIP Hadiahkan Buku

Para kader PDIP memersembahkan buku Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam.

POLITIK | 23 Januari 2021

PSI: Pecat Kepala Sekolah yang Paksakan Jilbab untuk Siswi Non-Muslim

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyesalkan kasus pemaksaan jilbab untuk siswi non-Muslim di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat.

POLITIK | 23 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS