Sahroni Sarankan Mantan FPI Gabung ke NU atau Muhammadiyah
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (0.39)   |   COMPOSITE 6258.75 (-7.84)   |   DBX 1361.34 (-2.4)   |   I-GRADE 179.18 (0.32)   |   IDX30 502.509 (0.18)   |   IDX80 134.874 (0.1)   |   IDXBUMN20 393.542 (-0.22)   |   IDXESGL 138.721 (-0.03)   |   IDXG30 140.869 (-0.4)   |   IDXHIDIV20 444.908 (0.75)   |   IDXQ30 144.657 (0.17)   |   IDXSMC-COM 296.3 (-0.58)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (1.36)   |   IDXV30 132.413 (1.53)   |   INFOBANK15 1051.36 (-1.52)   |   Investor33 433.839 (0.14)   |   ISSI 179.41 (-0.26)   |   JII 608.801 (-0.07)   |   JII70 214.954 (-0.03)   |   KOMPAS100 1205.85 (0.33)   |   LQ45 941.363 (1.09)   |   MBX 1692.14 (-1.97)   |   MNC36 321.868 (-0.09)   |   PEFINDO25 321.871 (-1.84)   |   SMInfra18 304.318 (2.28)   |   SRI-KEHATI 368.746 (0.44)   |  

Sahroni Sarankan Mantan FPI Gabung ke NU atau Muhammadiyah

Rabu, 27 Januari 2021 | 18:50 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) disebut-sebut banyak yang ingin bergabung ke Ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah ataupun Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Langkah ini dinilai sangat tepat agar bisa terhindar dari kelompok radikal.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, menjelaskan, organisasi seperti NU, Muhammadiyah maupun GP Ansor punya track record bagus. Bahkan banyak membantu pemerintah dalam bidang sosial, ekonomi, dan keamanan.

"Apabila ada eks FPI yang bergabung, tentu saja merupakan hal bagus. NU dan Muhammadiyah memiliki fondasi kebangsanaan yang kuat. Jadi akan susah paham radikal berkembang di dalam. Mereka saling menjaga anggotanya," kata Sahroni, di Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Saat FPI dibubarkan, salah satu yang dikhawatirkan adalah mantan anggotanya terpancing bergabung ke kelompok radikal. Namun, Sahroni yakin hal itu tidak akan terjadi bila mantan anggota FPI bisa membedakan organisasi yang sesuai konstitusi dan tidak.

Kepada mantan anggota FPI yang belum mendapatkan rumah baru dalam berorganisasi, politisi Partai Nasdem itupun berharap agar dapat mencari organisasi yang lebih bermanfaat.

"NU dan Muhammadiyah selalu terbuka untuk menerima mereka-mereka yang ingin membangun bangsa. Yang penting niat berorganisasinya harus baik. Bukan untuk rusuh-rusuhan," ucapnya.

Menurut Sahroni, pemerintah perlu terus memantau kegiatan mantan anggota FPI agar tidak terjerumus dalam kegiatan terlarang. Semua dilakukan agar kedepannya tidak ada lagi mantan anggota FPI yang melakukan tindakan di luar konstitusi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KIPP Usulkan Pilkada Serentak 2024 Dihapus

Secara timing Pilkada 2024 dinilai kurang pas, karena berbarengan dengan Pileg dan Pilpres.

POLITIK | 27 Januari 2021

Nasdem Inginkan RUU Pemilu Tetap Dibahas

Nasdem masih mendukung proses revisi UU Pemilu yang drafnya masih belum selesai diharmonisasi oleh Badan Legislasi DPR.

POLITIK | 27 Januari 2021

Perludem: Pilkada Bersamaan dengan Pileg dan Pilpres Sangat Merepotkan

Perludem mengemukakan penyelenggaraan Pilkada Serentak bersamaan dengan Pileg dan Pilpres akan sangat merepotkan.

POLITIK | 27 Januari 2021

PPP Setuju Hentikan RUU Pemilu dan Tolak Pilkada 2022-2023

PPP tidak sepakat jika RUU Pemilu dilanjutkan karena bisa mengubah pilkada yang dijadwalkan pada 2024.

POLITIK | 27 Januari 2021

Hadapi Double Disruptions, Jokowi Akan Kebut Vaksinasi Massal

Pemerintah bekerja cepat untuk memperoleh ratusan juta dosis vaksin sesuai kebutuhan untuk 70% populasi masyarakat.

POLITIK | 27 Januari 2021

Ruas Tol Palembang Diresmikan, PDIP: Jawa-Sumatera Terkoneksi Tol Bukan Mimpi Lagi

PDIP mengapresiasi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

POLITIK | 27 Januari 2021

Menparekraf: Pelaku Usaha Pariwisata Perlu Jadi Prioritas Penerima Vaksin

Lewat vaksinasi tersebut, diharapkannya dapat menambah kepercayaan masyarakat, khususnya wisatawan mancanegara untuk kembali berlibur ke Indonesia.

POLITIK | 27 Januari 2021

Gugat Hasil Pilgub Sumbar, Mulyadi: Saya Tidak Pernah Menyerah Mencari Keadilan

Calon Gubernur Sumatera Barat, Mulyadi menggugat hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar ke Mahkamah Konstitusi.

POLITIK | 26 Januari 2021

Biden Jadi Presiden, RI Akan Tingkatkan Kerja Sama Green Economy, Hingga Pertahanan

Prioritas pertama adalah kerja sama ekonomi hijau (green economy) dan pembangunan berkelanjutan yang saling menguntungkan.

POLITIK | 26 Januari 2021

Gerindra Ajak Masyarakat Tetap Berdiri Teguh di Tengah Pandemi Covid-19

Masyarakat Indonesia diajak untuk tetap berdiri teguh di tengah pandemi Covid-19 yang dialami bangsa, bahkan umat manusia di dunia.

POLITIK | 26 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS