Pengamat Yakini Elektabilitas Prabowo Bisa Bertahan dan Meningkat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Pengamat Yakini Elektabilitas Prabowo Bisa Bertahan dan Meningkat

Rabu, 24 Februari 2021 | 09:35 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis pada Senin (22/2/2021) mencatatkan bahwa Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden dengan 22,5% responden.

Hasil elektabilitas Prabowo Subianto mengungguli nama-nama kandidat lainnya seperti Ganjar Pranowo (10,6%), Anies Baswedan (10,2%), Basuki Tjahaja Purnama (7,2%), Sandiaga Uno (6,9%), Tri Rismaharini (5,5%), Ridwan Kamil (5%), Agus Harimurti Yudhoyono (4,8%), dan Susi Pudjiastuti (2,3%).

Pengamat Politik Unpad Bandung Emrus Sihombing melihat hasil survei LSI tersebut cukup signifikan dan wajar apabila Prabowo Subianto memiliki elektabilitas terbesar karena saat ini sedang menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

"Selamat buat pak Prabowo yang sudah menempati angka elektabilitas di atas 20%. Kandidat lainnya seperti pak Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang ada di posisi kedua dan ketiga hanya di angka 10%," ujar Emrus, Rabu (24/2/2021).

Ia menjelaskan angka tersebut sangat signifikan apabila dibandingkan kandidat lain. Dikatakannya, apabila perbedaan angka elektabilitas 1-5% maka angka tersebut tidak terlalu signifikan.

"Namun ini perbedaannya bisa lebih dari 10%. Artinya ini capaian yang amat baik. Hal ini menunjukkan Masyarakat memberikan apresiasi dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai sosok yang berpeluang di pemilu berikutnya," tambahnya.

Namun demikian, Emrus Sihombing mengingatkan bahwa survei LSI yang dilakukan pada awal 2021 ini merupakan potret sesaat dan masih ada waktu yang cukup panjang kurang lebih 3 tahun menuju Pilpres 2024.

"Masih ada waktu sekitar 3 tahun, dan selama di waktu tersebut angka itu bisa berubah, bergeser, dan bisa ada nama calon kandidat lainnya. Kecuali survei dilakukan beberapa bulan sebelum Pilpres," jelas Emrus Sihombing.

Emrus menambahkan elektabilitas Prabowo Subianto apakah dapat bertahan angka nya sangat bergantung pada tiga hal utama.

Pertama yakni bagaimana kader Gerindra bekerja di lapangan. Karena partai itu mesin politik yang pada hakikatnya membantunya persoalan yang ada di tengah masyarakat, partai menjadi sebuah solusi.

"Apa yang dibutuhkan masyarakat adalah penanganan Covid-19, bencana alam, lesu perekonomian. Apakah tiga hal ini bisa mereka bantu, angka itu bisa relatif bertahan atau semakin meningkat lagi. Salah satu fungsi partai membantu masyarakat sebagai solusi dengan tindakan real bukan retoris," kata Emrus Sihombing.

Kedua, bagaimana Prabowo menjalankan tugasnya dengan baik, sesuai dengan program Kementerian Pertahanan. "Jangan sampai ada masalah-masalah di Kementerian tersebut. Belum tentu Prabowo yang melakukan tapi jangan sampai ada orang di dalam kementerian tersebut yang terlibat kasus," tutur Emrus Sihombing.

"Yang ketiga bagaimana Prabowo Subianto bisa menyampaikan pesan politik bisa menimbulkan kebersamaan di tengah masyarakat, jadi komunikasi politik nya dapat menimbulkan kesejukan. Menimbulkan kebersamaan, kohesi sosial di tengah masyarakat. Ketika 3 faktor ini dilakukan, angka tersebut tetap menjelang Pemilu dan bisa jadi meningkatkan elektabilitas," tandas Emrus Sihombing.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PKS Bidik Kusi Wali Kota Bekasi

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), membidik kursi wali kota pada pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang.

POLITIK | 23 Februari 2021

Dede Yusuf: Keputusan Dikembalikan ke Pemprov Jatim

Dede Yusuf Macan Effendi menyatakan, partainya menerima keputusan Pemprov Jawa Timur yang membatalkan hibah Rp 9 miliar untuk pembangunan Museum SBY-Ani.

POLITIK | 23 Februari 2021

Pemprov Jatim Disebut Tak Mau Terlibat Polemik

Keputusan Pemerintah Provinsi (pemprov) Jawa Timur (Jatim) membatalkan dana hibah Rp 9 miliar untuk pembangunan Museum SBY-Ani bisa dipahami.

POLITIK | 23 Februari 2021

AHY Didesak Segera Pecat Jhonny Allen Marbun

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didesak untuk segera mengakhiri gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD).

POLITIK | 23 Februari 2021

Akbar Tandjung Restui Azis Syamsuddin Maju Caketum Kosgoro 1957

Akbar juga berpesan jika nanti Azis Syamsudin terpilih agar bisa lebih fokus untuk sektor ekonomi yang merupakan instrumen strategis garapan Kosgoro.

POLITIK | 23 Februari 2021

Dana Hibah Rp 9 M untuk Museum SBY-Ani Batal, Gubernur Jatim Disorot

Dana hibah bantuan keuangan khusus (BKK) dari Pemprov Jawa Timur ke Pemkab Pacitan sebesar Rp 9 miliar, batal diberikan.

POLITIK | 23 Februari 2021

Berita Satu Beri Penghargaan kepada Pemimpin Publik Inovatif di Masa Pandemi

Penyerahan penghargaan dilakukan Selasa (23/2/2021) dalam sebuah acara yang disiarkan secara langsung Beritasatu News Channel pukul 19.00-21.30 WIB.

POLITIK | 23 Februari 2021

Nasdem Dukung Pembahasan RUU Perampasan Aset

Pemerintah bersama DPR didorong untuk menetapkan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana sebagai RUU prioritas.

POLITIK | 22 Februari 2021

Replika Masjid Ternama Abu Dhabi Segera Dibangun di Solo

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) akan menggelar kegiatan Indonesia-Emirates Amazing Week (IEAW) 2021.

POLITIK | 22 Februari 2021

Politikus PKS: Hadapi Covid-19, Pemerintah Tidak Berhadapan dengan Oposisi

Mardani Ali Sera menegaskan pemerintah tidak berhadapan dengan oposisi ketika menghadapi Covid-19.

POLITIK | 22 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS