Pemerintah Masih Belum Putuskan Kepastian Pelantikan Orient Riwu Kore
Logo BeritaSatu

Pemerintah Masih Belum Putuskan Kepastian Pelantikan Orient Riwu Kore

Minggu, 28 Februari 2021 | 17:58 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah masih belum dapat memastikan pelantikan bupati dan wakil bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Riwu Kore-Thobias Uly. Sebab, status kewarganegaraan Orient tengah dikaji Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham).

Kajian dari Kemkumham itu, menjadi salah satu dasar Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) menetapkan pelantikan Orient-Thobias.

“Status kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua terpilih, saat ini masih dalam kajian Kemkumham. Pelantikan belum bisa dilaksanakan. Kemdagri masih tunggu hasil kajian dari Kemkumham,” kata Kepala Pusat Penerangan Kemdagri Benny Irwan di Jakarta, belum lama ini.

Pelantikan kepala daerah terpilih di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah digelar pada Jumat (26/2/2021). Dari total enam daerah, hanya lima pasangan calon dilantik oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat yang bertindak atas nama Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan penundaan pelantikan bupati terpilih Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore. Pasalnya, Orient tercatat sebagai warga negara Amerika Serikat (AS) sebagaiaman keterangan Kedutaan Besar AS.

Kemdagri terus melakukan komunikasi dengan Kemkumham. Kemdagri optimistis Kemkumham berupaya secepat mungkin menyampaikan rekomendasi.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly membenarkan pihaknya akan menerbitkan surat keputusan (SK) kehilangan kewarganegaraan terhadap Orient.

SK kehilangan kewarganegaraan atau pencabutan status kewarganegaraan ini dilakukan lantaran Orient berkewarganegaraan AS. Sementara, Indonesia tidak mengenal kewarganegaraan ganda berdasarkan Pasal 23 UU 12/2006 tentang Kewarganegaraan.

Di sisi lain, Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima berkas sengketa hasil Pilkada Sabu Raijua. Gugatan diajukan pasangan calon Nikodemus N Rihi Heke-Yohanis Yly Kale. Kemenangan Orient-Thobias digugat akibat status kewarganegaraan ganda.

“Kami berharap MK bisa memberikan terobosan hukum, bisa memberikan keadilan terlepas dari kekurangan dalam permohonan kami, seperti tenggat waktu, ya, supaya dikesampingkan dulu,” ungkap Kuasa Hukum Nikodemus-Yohanis, Adhitya Nasution.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mengatasi Upaya Kudeta Partai, Pengamat: AHY Terlihat Tegas dan Terukur

Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai berhasil mengatasi upaya kudeta kepemimpinan oleh segelintir kader.

POLITIK | 28 Februari 2021

Pendiri Diminta Istirahat di Rumah, Politikus Demokrat: Di Luar Banyak Angin

Hencky Luntungan dianggap tidak mengetahui perkembangan PD di bawah kepemimpinan AHY.

POLITIK | 28 Februari 2021

Nasdem Enggan Revisi UU Pemilu-Pilkada Dipisah

Willy Aditya mengatakan fraksi Partai Nasdem enggan apabila revisi UU Pemilu dan UU Pilkada dipisah,

POLITIK | 28 Februari 2021

Wacana KLB Partai Demokrat, Pengamat: AHY Harus Waspada dan SBY Jangan Kedodoran Lagi

Qodari mengatakan, di partai manapun termasuk Partai Demokrat, KLB bisa saja terselenggara.

POLITIK | 28 Februari 2021

Pengamat: Kisruh Partai Demokrat Bakal Berdampak Penurunan Suara

M Qodari menilai kisruh atau konflik Partai Demokrat bakal memengaruhi perolehan suara partai pada pemilu yang akan datang.

POLITIK | 28 Februari 2021

Misbakhun Suarakan Pentingnya Golkar Usung Kader Sendiri Jadi Capres di Pilpres 2024

Dalam sejarah pemilihan presiden secara langsung di Indonesia, Golkar tidak pernah mengajukan calon presiden yang berasal dari kadernya sendiri.

POLITIK | 28 Februari 2021

Harlah ke-98 Nahdlatul Ulama, Presiden Jokowi: NU Benteng Terdepan Pembela Pancasila

Krisis kesehatan akibat pandemi juga diikuti oleh kemelut perekonomian yang mengakibatkan banyak warga kehilangan pekerjaan dan penghasilan.

POLITIK | 28 Februari 2021

Ibas: Jangan Adu Domba Saya dengan Mas AHY

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meminta jangan ada yang mengadu domba antara dirinya dengan AHY, kakak kandungnya.

POLITIK | 27 Februari 2021

Kerumunan Warga Sambut Jokowi di NTT Dinilai Wajar

Wajar jika Jokowi mendapat sambutan luar biasa di NTT.

POLITIK | 27 Februari 2021

Nurdin Abdullah Kena OTT, Fahri Hamzah: KPK Punya Alat Bukti Lengkap

Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meyakini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak asal dalam melakukan penangkapan, karena lebih teliti dan bertanggung jawab.

POLITIK | 27 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS