Dianggap Longgarkan Peredaran Miras, Perpres 10/2021 Ditolak Persis
Logo BeritaSatu

Dianggap Longgarkan Peredaran Miras, Perpres 10/2021 Ditolak Persis

Senin, 1 Maret 2021 | 06:57 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), KH Jeje Zaenudin menyayangkan sebagian isi Perpres Nomor 10 tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Yang mana di dalamnya memberi kelonggaran investasi asing pada produksi minuman keras (miras) atau beralkohol hingga kepada tingkat pengecernya.

"Sebagai bangsa dan masyarakat religius, kita harus berpedoman kepada norma dasar agama yang menyatakan bahwa al khamru, ummul khabaits, minuman keras adalah induk segala kejahatan," kata Ustaz Jeje dalam siaran pers diterima Beritasatu.com (28/2/2021).

Harusnya, lanjut dia, segala peluang yang bisa menimbulkan dampak kerusakan akhlak dicegah melalui peraturan. Bukan sebaliknya malah diberi legalitas hanya karena mengharap keuntungan materil dengan masuknya investasi asing.

"Menurut hemat saya, bagaimanapun peraturan perundang-undangan di Indonesia tidak boleh mengabaikan norma agama dan budaya bangsa yang religius. Dampak kerusakan moral anak bangsa akan jauh lebih besar harganya dibanding harapan keuntungan materi," paparnya

Ketua MUI Bidang Seni dan Budaya ini menjelaskan, Perpres itu juga tidak mempertimbangkan RUU tentang larangan miras yang sedang dibahas di DPR.

"Sekiranya bertentangan dengan aspirasi masyarakat yang sedang diserap dalam pembahasan di DPR, tentu menjadi tambah kontroversial," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Orient, Guru Besar UI Dorong Pemungutan Suara Ulang di Sabu Raijua

KPU tidak boleh lepas tanggung jawab karena persoalan status warga negara calon kepala daerah masih dalam ranah pemilihan, bukan pelantikan.

POLITIK | 28 Februari 2021

Pemerintah Masih Belum Putuskan Kepastian Pelantikan Orient Riwu Kore

Pemerintah masih belum dapat memastikan pelantikan bupati dan wakil bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Riwu Kore-Thobias Uly.

POLITIK | 28 Februari 2021

Mengatasi Upaya Kudeta Partai, Pengamat: AHY Terlihat Tegas dan Terukur

Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai berhasil mengatasi upaya kudeta kepemimpinan oleh segelintir kader.

POLITIK | 28 Februari 2021

Pendiri Diminta Istirahat di Rumah, Politikus Demokrat: Di Luar Banyak Angin

Hencky Luntungan dianggap tidak mengetahui perkembangan PD di bawah kepemimpinan AHY.

POLITIK | 28 Februari 2021

Nasdem Enggan Revisi UU Pemilu-Pilkada Dipisah

Willy Aditya mengatakan fraksi Partai Nasdem enggan apabila revisi UU Pemilu dan UU Pilkada dipisah,

POLITIK | 28 Februari 2021

Wacana KLB Partai Demokrat, Pengamat: AHY Harus Waspada dan SBY Jangan Kedodoran Lagi

Qodari mengatakan, di partai manapun termasuk Partai Demokrat, KLB bisa saja terselenggara.

POLITIK | 28 Februari 2021

Pengamat: Kisruh Partai Demokrat Bakal Berdampak Penurunan Suara

M Qodari menilai kisruh atau konflik Partai Demokrat bakal memengaruhi perolehan suara partai pada pemilu yang akan datang.

POLITIK | 28 Februari 2021

Misbakhun Suarakan Pentingnya Golkar Usung Kader Sendiri Jadi Capres di Pilpres 2024

Dalam sejarah pemilihan presiden secara langsung di Indonesia, Golkar tidak pernah mengajukan calon presiden yang berasal dari kadernya sendiri.

POLITIK | 28 Februari 2021

Harlah ke-98 Nahdlatul Ulama, Presiden Jokowi: NU Benteng Terdepan Pembela Pancasila

Krisis kesehatan akibat pandemi juga diikuti oleh kemelut perekonomian yang mengakibatkan banyak warga kehilangan pekerjaan dan penghasilan.

POLITIK | 28 Februari 2021

Ibas: Jangan Adu Domba Saya dengan Mas AHY

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meminta jangan ada yang mengadu domba antara dirinya dengan AHY, kakak kandungnya.

POLITIK | 27 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS