Soal KLB Demokrat, Wanita Emas Siap Calonkan Diri Jadi Ketum
Logo BeritaSatu

Soal KLB Demokrat, Wanita Emas Siap Calonkan Diri Jadi Ketum

Selasa, 2 Maret 2021 | 05:43 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat dijadwalkan digelar di bulan Maret ini. Penggagasnya para pendiri partai tersebut. KLB disebut terbuka bagi internal maupun eksternal Demokrat, untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum (ketum) Demokrat.

Mantan kader Demokrat yang kini menjadi Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas), Hasnaeni Moein yang akrab dikenal sebagai Wanita Emas itu mengaku siap maju dalam KLB guna merebut posisi tertinggi di partai tersebut.

"Jikalau ada KLB, maka saya Hasnaeni siap dicalonkan menjadi ketua umum Partai Demokrat," kata Hasnaeni, Senin (1/3/2021).

Jika diberikan amanah memimpin Partai Demokrat, Hasnaeni berjanji akan memajukan para kader dan simpatisan partai tersebut. "Saya akan mengubah Partai Demokrat menjadi partai yang memiliki visi-misi seperti Partai Emas," kata dia.

Visi-misi yang ia maksud adalah mensejahterakan para kader dan simpatisan Demokrat. Ia juga ingin menciptakan lapangan pekerjaan bagi mereka. "Saya siap menyejahterakan kadernya, dan memberikan lapangan kerja bagi kadernya. Juga bagi simpatisannya," jelas Hasnaeni yang pernah 10 tahun menjadi kader Demokrat ini.

Selain itu, tujuh manfaat Partai Emas bagi kader dan simpatisan, akan ia terapkan di Partai Demokrat nantinya. Tujuh manfaat ini antara lain, pemberian manfaat jaminan masa depan, jaminan kesehatan, dan jaminan pendidikan. kader dan simpatisan Partai Demokrat yang juga akan terjamin memiliki lapangan pekerjaan dan terjamin hari tuanya. Lalu mendapatkan jaminan rumah tinggal, dan jaminan santunan kematian.

Sebelumnya, pendiri Partai Demokrat Hencky Luntungan mengklaim bahwa mayoritas dewan pimpinan cabang (DPC) mendukung KLB Demokrat. Selain peserta, lokasi KLB menurutnya juga telah siap.

"Sudah semuanya. Semuanya sudah. Tempat sudah, peserta sudah. Tapi itu belum bisa kita ekspose ya karena nanti kan akan banyak kendala," ujar Hencky, Senin (1/3/2021).

KLB Demokrat akan diketuai oleh Jhoni Allen Marbun. Selain itu, ia menyebut nama Darmizal akan menjadi Ketua Bidang Operasional KLB Demokrat.

"Sudah (ada panitia). Ketuanya itu kan Pak Jhoni Allen. Kemudin Pak Darmizal (sebagai) operasional, ketua bidang operasional persiapan kongres. Jadi sebetulnya ketua KLB itu kita-kita semua lah. Cuma pelaksanaan di lapangan itu kan harus ada punya pertanggungjawaban gitu," imbuhnya.

Sebaliknya Partai Demokrat sendiri menilai rencana KLB tersebut ilegal. Sebab pada dasarnya, pelaksanaan KLB harus mendapat persetujuan dari Ketua Mejelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Serta harus disetujui minimal dua pertiga dari 34 DPD dan setengah dari 514 DPC Demokrat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dianggap Longgarkan Peredaran Miras, Perpres 10/2021 Ditolak Persis

Perpres 10/2021 juga dianggap tidak mempertimbangkan RUU tentang larangan miras yang sedang dibahas di DPR.

POLITIK | 1 Maret 2021

Kasus Orient, Guru Besar UI Dorong Pemungutan Suara Ulang di Sabu Raijua

KPU tidak boleh lepas tanggung jawab karena persoalan status warga negara calon kepala daerah masih dalam ranah pemilihan, bukan pelantikan.

POLITIK | 28 Februari 2021

Pemerintah Masih Belum Putuskan Kepastian Pelantikan Orient Riwu Kore

Pemerintah masih belum dapat memastikan pelantikan bupati dan wakil bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Riwu Kore-Thobias Uly.

POLITIK | 28 Februari 2021

Mengatasi Upaya Kudeta Partai, Pengamat: AHY Terlihat Tegas dan Terukur

Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai berhasil mengatasi upaya kudeta kepemimpinan oleh segelintir kader.

POLITIK | 28 Februari 2021

Pendiri Diminta Istirahat di Rumah, Politikus Demokrat: Di Luar Banyak Angin

Hencky Luntungan dianggap tidak mengetahui perkembangan PD di bawah kepemimpinan AHY.

POLITIK | 28 Februari 2021

Nasdem Enggan Revisi UU Pemilu-Pilkada Dipisah

Willy Aditya mengatakan fraksi Partai Nasdem enggan apabila revisi UU Pemilu dan UU Pilkada dipisah,

POLITIK | 28 Februari 2021

Wacana KLB Partai Demokrat, Pengamat: AHY Harus Waspada dan SBY Jangan Kedodoran Lagi

Qodari mengatakan, di partai manapun termasuk Partai Demokrat, KLB bisa saja terselenggara.

POLITIK | 28 Februari 2021

Pengamat: Kisruh Partai Demokrat Bakal Berdampak Penurunan Suara

M Qodari menilai kisruh atau konflik Partai Demokrat bakal memengaruhi perolehan suara partai pada pemilu yang akan datang.

POLITIK | 28 Februari 2021

Misbakhun Suarakan Pentingnya Golkar Usung Kader Sendiri Jadi Capres di Pilpres 2024

Dalam sejarah pemilihan presiden secara langsung di Indonesia, Golkar tidak pernah mengajukan calon presiden yang berasal dari kadernya sendiri.

POLITIK | 28 Februari 2021

Harlah ke-98 Nahdlatul Ulama, Presiden Jokowi: NU Benteng Terdepan Pembela Pancasila

Krisis kesehatan akibat pandemi juga diikuti oleh kemelut perekonomian yang mengakibatkan banyak warga kehilangan pekerjaan dan penghasilan.

POLITIK | 28 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS