KPU Cenderung Pilih Hari H Pencoblosan Pemilu 2024 pada Bulan Maret
Logo BeritaSatu

KPU Cenderung Pilih Hari H Pencoblosan Pemilu 2024 pada Bulan Maret

Jumat, 5 Maret 2021 | 18:55 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) cenderung memilih hari pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2024 dilakukan pada bulan Maret 2024. KPU menilai, pilihan pada bulan Maret 2024 merupakan pilihan yang moderat.

“Karena itu Hari H coblosan Pemilu 2024 pada bulan Maret 2024 adalah pilihan yang moderat. Bila hari H pencoblosan Pemilu 2024 pada Maret 2024, maka tahapan Pemilu 2024 dimulai pada Juli 2022 atau 20 bulan sebelum hari H pencoblosan,” ujar Komisioner KPU Hasyim Asy’ari, kepada wartawan, Jumat (5/3/2021).

Hasyim mengatakan, dalam menentukan hari H pencoblosan Pemilu Serentak 2024, KPU mempertimbangkan sejumlah hal. Pertama, kata dia, faktor alam (cuaca) khususnya musim hujan. Belajar dari Tahun 2021, saat perencanaan tahapan pemilu 2024 dirancang sekarang ini, kata Hasyim, bulan Januari hingga Februari umumnya terjadi hujan yang lebat hingga ekstrem dan banjir terjadi di mana-mana.

“Patut dipertimbangkan bila hari H pencoblosan awal tahun 2024, pada Januari atau Februari, akan merepotkan pemilih dan penyelenggara, karena konsentrasi pasti terbelah dan lebih memprioritaskan penyelamatan jiwa dan harta benda (evakuasi) daripada penyelenggaraan pemilu,” ungkap dia.

Kedua, kata Hasyim, KPU juga mempertimbangkan anggaran dalam penentuan hari H pencoblosan. Menurut Hasyim, pencairan anggaran pada Bulan Januari-Februari masih merepotkan.

“Administrasi keuangan atau pencairan rutin, biasanya bulan Januari-Februari masih merepotkan, karena itu sebaiknya hari H pencoblosan dilakukan setelah Februari 2024,” kata dia.

Lebih lanjut, Hasyim mengungkapkan bahwa KPU perlu minta pertimbangan para ahli ilmu falak dari kampus UIN/IAIN dan pesantren, serta BMKG, untuk mendapatkan prediksi cuaca pada bulan Januari-Pebruari-Maret 2024.

“Selain itu, pertimbangan tersebut juga dalam rangka untuk mendapatkan prediksi dan mempertimbangkan kapan waktu kegiatan keagamaan, semacam mulai puasa Ramadan (pekan ke-2 Maret 2024) dan Idul Fitri syawwal (pekan ke-2 April 2024),” kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Simulasi Pemilu Serentak 2024

KPU menjabarkan simulasi Pemilu Serentak 2024 jika UU 7/2017 tentang Pemilu dan UU 10/2016 berkaitan Pemilhan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, tidak direvisi.

POLITIK | 5 Maret 2021

Indo Barometer: Kisruh Partai Demokrat Bakal Berujung di Pengadilan

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari memprediksikan, kisruh Partai Demokrat hampir dipastikan bakal berujung di pengadilan.

POLITIK | 5 Maret 2021

Partai Demokrat Terbelah, Qodari: Sulit Terjadi Kongres Rekonsiliasi

M Qodari menyebut kongres rekonsiliasi di Partai Demokrat (PD) sulit terwujud.

POLITIK | 5 Maret 2021

Andi Arief Sebut KLB Partai Demokrat Dihadiri Peserta "Gaib"

Andi Arief menyebut Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat sebagai KLB abal-abal tetapi juga dihadiri peserta gaib.

POLITIK | 5 Maret 2021

KLB Demokrat Tetapkan Moeldoko Sebagai Ketum, AHY: Bukan Kesatria

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merespons hasil KLB dan menilai Moeldoko bukan sosok kesatria.

POLITIK | 5 Maret 2021

AHY Minta Jokowi Tidak Sahkan Moeldoko Sebagai Ketua Umum Demokrat Versi KLB

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta negara tidak melakukan pembiaran terhadap Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar sejumlah kader di Deli Serdang.

POLITIK | 5 Maret 2021

Demokrat: Kemkumham Harus Tegas Tolak Hasil KLB

Kemkumham harus tegas menolak hasil-hasil kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat

POLITIK | 5 Maret 2021

Moeldoko Jadi Ketum Versi KLB, AHY: Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan tidak ada dualisme kepemimpinan dan kepengurusan di PD.

POLITIK | 5 Maret 2021

Nasdem Sayangkan Kisruh Partai Demokrat

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyatakan keprihatinannya atas kemelut yang terjadi di Partai Demokrat

POLITIK | 5 Maret 2021

Ini Pernyataan Moeldoko Setelah Dipilih Jadi Ketum Demokrat

Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat (PD) versi Kongres Luar Biasa (KLB)

POLITIK | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS