Konsolidasi Partai Demokrat, AHY Tegaskan Dirinya Ketua yang Sah
Logo BeritaSatu

Gejolak Partai Demokrat

Konsolidasi Partai Demokrat, AHY Tegaskan Dirinya Ketua yang Sah

Minggu, 7 Maret 2021 | 15:17 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menunjukkan bahwa kepengurusan Partai Demokrat (PD) di bawah kepemimpinannya bersikap melawan Kongres Luar Biasa (KLB) PD versi Ketua umum Moeldoko yang digelar di Sumatera Utara. Hari ini, Minggu (7/3/2021), AHY melaksanakan rapat konsolidasi yang diklaim diikuti oleh perwakilan dari 514 pengurus tingkat kabupaten/kota (DPC) dan 34 tingkat provinsi (DPD).

Walau sedang pandemi, rapat tetap digelar di Jakarta dengan berusaha melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Acara dimulai dengan rapat pimpinan, yang akan digelar dengan berbagai acara seperti apel siaga dan mimbar bebas hingga malam hari.

"Saya juga akan melakukan rapat dengan jajaran, dengan ketua DPD yang merepresentasi 34 provinsi di Indonesia, yang kemudian nanti malam saya akan lanjutkan dengan apel siaga," kata AHY.

AHY menyatakan dirinya melihat bahwa pertemuan yang juga digelar secara virtual itu adalah bentuk penegasan dirinya sebagai ketua umum PD yang sah, bukan Moeldoko. Bahwa dirinya adalah pimpinan tertinggi PD yang dinyatakan oleh negara dan pemerintahan, bersama jajarannya hingga tingkat terbawah.

Walau sebagai pensiunan perwira militer, AHY terakhir berpangkat mayor, namun dia tak segan 'menyerang' Moeldoko yang pernah menjabat panglima TNI dan berpangkat jenderal. Menurut AHY, Moeldoko menjadi ketua umum PD versi KLB bukan karena mencintai PD. Namun Moeldoko disebutnya hanya ingin memiliki PD sebagai miliknya.

"Katanya saudara Moeldoko itu mencintai Partai Demokrat. Katanya ada yang mengatakan mencintai itu tidak harus memiliki. Yang jelas KSP Moeldoko tidak mencintai, tapi ingin memiliki Partai Demokrat," ujar AHY.

Selain itu, dia juga mengkritik para mantan kader PD yang dahulu meninggalkan partai itu, dan kini bergabung dengan Moeldoko di KLB. Menurutnya, para oknum tersebut meninggalkan PD saat terpuruk. Kini, AHY mengklaim PD naik daun lagi di bawah kepemimpinannya dan para oknum itu kembali lagi. Mereka disebutnya seolah-olah mencintai PD, padahal nyatanya tidak.

"Mereka mengatakan telah berkorban berjuang untuk Demokrat, padahal kenyataannya, ketika kita berjuang mereka ke mana saja? Mudah sekali keluar masuk partai, mudah sekali meninggalkan kita. Ketika kita sedang naik mereka kembali seolah-olah mencintai Partai Demokrat. Seolah-olah, saya ulangi, seolah-olah mencintai," beber AHY.

Karena itulah, AHY menegaskan pihaknya akan melawan upaya KLB dengan Moeldoko, cs yang disebut sebagai sebuah upaya kudeta. "Kalau kami diam, artinya sama saja bahwa PD juga membunuh demokrasi di negeri kita. Kalau kita diam, sama saja kita membiarkan," tegas AHY.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Demokrat: Ini Saat yang Tepat Meminta Tolong Rakyat

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief menegaskan, Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sumatera Utara adalah ilegal dan dipaksakan

POLITIK | 6 Maret 2021

Aksi Mimbar Bebas di Kantor DPP Demokrat, AHY: Lawan Kezaliman

Ketua Umum (ketum) PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak segenap kader Demokrat untuk melawan kezaliman.

POLITIK | 6 Maret 2021

KLB Demokrat Disebut Anomali dalam Politik dan Demokrasi

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021), sebagai anomali dalam politik dan demokrasi.

POLITIK | 6 Maret 2021

Mahfud MD: Kepengurusan Resmi Partai Demokrat Masih AHY

Hingga saat ini pemerintah masih mencatat kepengurusan resmi Partai Demokrat masih dipegang oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

POLITIK | 6 Maret 2021

Herzaky: Penjelasan Prof Mahfud Terlalu Berputar-putar

Keterangan Mahfud MD dianggap berbelit-belit.

POLITIK | 6 Maret 2021

Airlangga: Golkar Targetkan Menang Pileg dan Pilpres 2024

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menargetkan kemenangan partai pada Pileg dan Pilpres 2024.

POLITIK | 6 Maret 2021

Mahfud MD: Pemerintah Hormati Independensi Parpol

Mahfud MD menyatakan, pemerintah menghormati independensi partai politik (parpol)

POLITIK | 6 Maret 2021

Demokrat Riau: KLB Deli Serdang Ilegal

DPRD Demokrat Riau tetap pada pendirian awal, yakni berada pada garis komando dan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

POLITIK | 6 Maret 2021

Andi Mallarangeng Khawatir Jokowi Biarkan Moeldoko Kudeta Demokrat

Andi Mallarangeng mengaku khawatir Presiden Jokowi membiarkan terjadinya kudeta kepemimpinan di Partai Demokrat sebagaimana dilakukan Moeldoko.

POLITIK | 6 Maret 2021

Menko Polhukam: Kepengurusan KLB Demokrat Jadi Masalah jika Didaftarkan ke Kemkumham

Jika hasil itu didaftarkan, pemerintah baru akan bertindak dengan meneliti keabsahan hukum dari KLB PD di Sumut.

POLITIK | 6 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS