M Qodari: Gibran Bisa Jadi Figur Pemersatu KNPI
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

M Qodari: Gibran Bisa Jadi Figur Pemersatu KNPI

Sabtu, 13 Maret 2021 | 14:41 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengapreasi rencana islah tiga kubu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan akan melaksanakan Rapimnas serta Kongres bersama XVI pada tahun 2021 ini.

Menurut Qodari, perpecahan di tubuh KNPI sudah terjadi sekitar 15 tahun yang lalu, dimulai terjadinya dualisme pengurus antara kubu pimpinan Ahmad Doli Kurnia dan Azis Syamsuddin pada periode kepengurusan 2008-2011.

Bahkan terakhir, perpecahan itu semakin parah, bukan lagi dua kelompok melainkan menjadi tiga kelompok, yaitu kepengurusan di bawah pimpinan Haris Pertama, Noer Fajrieansyah, dan Abdul Aziz.

“Ini tentunya sesuatu ironi dan kerugian. Ironi karena pemuda itu sebetulnya tokoh pemersatu bangsa, dimulai dan ditandai dengan peristiwa Sumpah Pemuda 1928. Jadi kalau organisasi pemudanya terpecah, ini jelas merupakan ironi terhadap peran sejarah pemuda sebagai pemersatu bangsa,” kata Qodari melalui keterangan tertulis, Sabtu (13/03/2021).

Lanjut Qodari, adalah sebuah kerugian besar kerena pada saat pandemi Covid-19, semua elemen masyarakat seharusnya bersatu, bahu membahu untuk mengatasi permasalahan pandemi, bukan berkonflik dan sibuk berkelahi sendiri dengan sesama.

“Dan orang muda adalah mereka-mereka yang diharapkan menjadi garis terdepan dalam perjuangan melawan pandemi ini. Jadi sesungguhnya sebuah urgensi yang luar biasa bagi KNPI untuk segera bersatu,” jelas Qodari.

Untuk meredam konflik yang sudah 15 tahun lebih muncul di tubuh kepengurusan DPP KNPI, Qodari menilai dibutuhkan figur pemersatu yang dapat diterima oleh semua kalangan.

“Diperlukan seorang figur pemersatu yang bisa diterima semua kalangan dengan baik. Pertama, karena dia bukan menjadi bagian dari konflik; kedua, dia juga figur yang lagi naik daun (rising star); ketiga dia juga membawa iklim dan program baru, yang betul-betul fresh,” ujar Qodari.

Pada titik itu, Qodari menyebut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming sebagai pilihan tepat memimpin KNPI karena dianggap sebagai sosok muda yang diharapkan menjadi titik temu bagi semua kelompok karena bukan menjadi bagian dari konflik.

Qodari menilai, Gibran juga memiliki latar belakang enterpreneur, sehingga bisa membuat program kerja dan suasana kerja baru yang berorientasi kepada kewirausahaan, tidak semata-mata berorientasi kepada politik an sich.

“Jadi tepat apabila, para kubu-kubu yang berkonflik ini untuk bisa mulai mempertimbangkan Gibran sebagai Ketua Umum KNPI, sebagai momentum kembali bersatunya KNPI. Sekaligus momentum bersatunya kembali pemuda se-Indoneisa,” tegasnya.

Selain dibutuhkan figure pemersatu, Qodari juga meminta kebesaran hati dari para senior KNPI masing-masing kubu yang selama ini bertikai itu, sebab ditengarai konflik KNPI yang terjadi hari ini merupakan warisan perpecahan pengurus sebelumnya.

“Untuk bisa bersatu itu diperlukan kebesaran hati dari kubu-kubu yang selama ini berkonflik, termasuk tokoh-tokoh seniornya, karena sesungguhnya perpecahan ini adalah turunan dari perpecahan-perpecahan sebelumnya,” jelas Qodari.

Selain itu, Qodari menambahkan, untuk mendamaikan organisasi kepemudaan ini, para tokoh senior, khususnya era KNPI masih bersatu, untuk turun gunung mendamaikan juniornya yang berkelahi, memberikan teladan agar tercipta persatuan dan kesatuan

“Perlunya para tokoh senior untuk turun gunung terutama tokoh-tokoh senior dari era ketika KNPI itu solid dan bersatu misalnya Akbar Tanjung, Tjahjo Kumolo, Idrus Marham. Jadi ini semua kan adik-adik mereka jadi para senior menjadi motor persatuan dan kesatuan,” terangnya.

“Jangan justru para senior jadi bagian dari pembelahan itu. Apa lagi mejadi sutradara pembelahan, karena sedikit banyak konflik itu terjadi karena ada campur tangan dari pada seniornya,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Burhanuddin Muhtadi Tak Yakin Batalnya Revisi UU Pemilu untuk Hambat Anies Baswedan di Pilpres 2024

Burhanudin Muthadin sanksi batalnya revisi UU Pemilu demi menghambat kans Anies Baswedan di Pilpres dan Pilkada DKI Jakarta tahun 2024.

POLITIK | 13 Maret 2021

Revisi RUU Pemilu Batal, Burhanuddin Muhtadi Kritik Kualitas Visi Legislasi Fraksi di DPR

Burhanudin Muhtadi mensinyalir sejumlah masalah mendasar akan muncul akibat dibatalkannya revisi UU Pemilu.

POLITIK | 13 Maret 2021

Pembatalan Revisi UU Pemilu, Kemendagri Nilai Momen KPU-Bawaslu Siapkan 2024 Lebih Sempurna

Batalnya revisi UU Pemilu adalah momen baik sekaligus tantangan bagi lembaga penyelenggara pemilu benar-benar menyiapkan semua proses tahapan dengan baik.

POLITIK | 13 Maret 2021

RUU Pemilu Batal Direvisi, Komisi II Minta Pemerintah Siapkan Solusi jika Ada Masalah Muncul

Komisi II meminta pemerintah perlu mengambil sikap soal solusi yang mungkin diambil jika ada masalah yang muncul pasca batalnya proses revisi UU Pemilu.

POLITIK | 13 Maret 2021

PPP Optimistis Bisa Kembali Berjaya di Pemilu 2024

PPP optimistis menyambut Pemilu 2024 berbekal soliditas antara kader-kader senior partai.

POLITIK | 13 Maret 2021

Anwar Hafid: Semua Orang Tahu Peran Besar SBY terhadap Demokrat

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki peranan besar terhadap Partai Demokrat (PD).

POLITIK | 12 Maret 2021

Marzuki Alie: KLB Terjadi karena Ruang Bicara Sudah Ditutup

Marzuki Alie menyatakan, dirinya bersama para kader partai lain sudah tak diberikan ruang komunikasi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

POLITIK | 12 Maret 2021

Marzuki Sebut SBY Dikelilingi Orang-orang yang Cuma Cari Muka

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikelilingi oleh orang-orang yang kerjanya cuma cari muka.

POLITIK | 12 Maret 2021

Marzuki Alie Optimistis Hasil KLB Demokrat Diakui Pemerintah

asil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) diyakini akan diakui oleh pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham).

POLITIK | 12 Maret 2021

Marzuki Alie: Ketua Umum itu Jangan Berpikir untuk Menjadi Presiden

AHY dinilai keliru jika berpikir maju di Pilpres 2024 namun juga sekaligus berposisi sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat (PD)

POLITIK | 12 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS