Duet Jokowi-Prabowo pada 2024 Diyakini Hapus Polarisasi di Masyarakat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wacana Jabatan Presiden 3 Periode

Duet Jokowi-Prabowo pada 2024 Diyakini Hapus Polarisasi di Masyarakat

Jumat, 19 Maret 2021 | 19:03 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM


Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari berpendapat, jika Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024, polarisasi di masyarakat dapat berkurang atau hilang. Karena itu, M Qodari memproklamirkan duet Jokowi-Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

"Saya kira (wacana masa jabatan presiden tiga periode) inheren ya, dan levelnya (polariasi) itu semakin buruk dibandingkan katakanlah dulu karena apa, misalnya, dulu pilpres zaman SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) begitu perkembangan medsos belum seperti sekarang ini," kata M Qodari, dalam tayangan video, Jumat (19/3/2021).

Qodari mengaku enggan masuk ke perdebatan wacana amendemen UUD 1945 yang mengatur soal masa jabatan presiden. Tapi, dia melihat kepada bagaimana Pilpres 2024 dapat menghapus polarisasi di masyarakat. Polarisasi ini juga sudah jauh-jauh hari diprediksi.

Menurutnya, figur Jokowi dan Prabowo saat ini dipandang sebagai imajinasi politik yang ada di masyarakat. Katanya, Jokowi-Prabowo dilahirkan dalam suasana politik yang dipengaruhi perkembangan digital. Sehingga, polarisasi itu juga tak bisa dilepaskan dari kontestasi politik yang pernah mereka rasakan.

"Karena itu kalo Jokowi-Prabowo, dua tokoh yang mempresentasikan Indonesia dalam dua pertarungan tersebut itu bergabung ya, di sini (pemerintahan) mereka sudah bergabung saat ini tinggal dilanjutkan saja," katanya.

"Hemat saya potensi polarisasi di 2024 akan sangat minimal karena apa. Karena satu, dua-duanya kan mewakili katakanlah dua mahluk yang lahir gara-gara polarisasi itu yakni cebong dan kampret, (akhirnya) bersatu mereka," kata Qodari.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Romo Benny: Pancasila Belum Terinternalisasi dalam Nilai Kehidupan

Antonius Benny Susetyo atau disapa Romo Benny menyatakan Pancasila belum terinternalisasi dalam nilai kehidupan.

POLITIK | 20 September 2021

Gus Jazil: Pancasila Merupakan Azimat yang Ditemukan Pendiri Bangsa

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid atau disapa Gus Jazil menyebut Pancasila merupakan azimat yang ditemukan para pendiri bangsa.

POLITIK | 20 September 2021

Teras Narang: Jangan Berhenti Membumikan Pancasila

Anggota MPR Agustin Teras Narang menegaskan upaya membumikan Pancasila tidak boleh berhenti.

POLITIK | 20 September 2021

Kode Inisiatif Usulkan 3 Tahapan Pemilu 2024 Diperpendek

Kode Inisiatif mengusulkan tiga tahapan Pemilu 2024 diperpendek untuk efektivitas dan efisiensi Pemilu.

POLITIK | 20 September 2021

Pemerintah RI Bantu US$ 200.000 untuk Penanganan Covid-19 di Myanmar

Pemerintah Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar U$ 200.000 kepada Myanmar untuk penanggulangan Covid-19.

NASIONAL | 20 September 2021

Bamsoet Kutuk Tindakan Biadab KKB terhadap Nakes di Papua

Ketua MPR Bambang Soesatyo atau yang disapa Bamsoet mengutuk keras serangan KKB terhadap nakes di Distrik Kiwirok, Papua.

POLITIK | 19 September 2021

KKB Serang Nakes di Papua, Politikus PKS: Bentuk Penghinaan terhadap Kemanusiaan

Politikus PKS Netty Prasetiyani Aher menyebut aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Kiwirok, Papua.

POLITIK | 19 September 2021

Haji Lulung: Waspada Propaganda yang Benturkan Agama dan Pancasila

Haji Lulung mengingatkan masyarakat mewaspadai propaganda yang membentukan agama dan Pancasila.

POLITIK | 19 September 2021

Jalan Pagi dengan Jan Ethes, Jokowi: Rasanya Baru Kemarin Saya Timang-timang

Jokowi membagikan video momen jalan pagi dan bersepeda dengan sang cucu Jan Ethes Srinarendra di Istana Yogyakarta.

POLITIK | 19 September 2021

Partai Demokrat Dorong Jokowi Terbitkan Perppu Hilangkan Presidential Threshold

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan mendorong Presiden Jokowi menerbitkan perppu untuk menghilangkan presidential threshold.

POLITIK | 19 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
IHSG Turun, Asing Lepas BBRI dan Buru TLKM

IHSG Turun, Asing Lepas BBRI dan Buru TLKM

EKONOMI | 32 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings