PAN Tak Tertarik Wacana Koalisi Partai Poros Islam
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

PAN Tak Tertarik Wacana Koalisi Partai Poros Islam

Kamis, 15 April 2021 | 20:37 WIB
Oleh : Willy Masaharu / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Amanat Nasional (PAN) tidak berminat ikut dalam wacana koalisi partai Islam. Namun demikian, PAN mengapresiasi sikap politik tersebut.

"Adanya gerakan untuk menghidupkan wacana poros Islam di Pemilu 2024 yang dilakukan oleh PPP dan PKS, PAN memberikan apresiasi atas sikap politik tersebut sebagai bagian dari ijtihad politik PPP dan PKS," kata Waketum PAN Viva Yoga Mauladi, kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

"Namun PAN tidak akan ikut wacana poros Islam. Hal ini karena beberapa hal penting sebagai dasar pemikiran PAN," kata Viva Yoga.

PAN, terang Viva, dalam politik menggunakan identitas berbasis agama sebagai jualan ke publik harus berhati-hati. Simbol agama dinilai tidak dimasukan dalam dinamika politik karena menyebabkan keretakan kohevitas sosial dan dapat mengganggu integrasi nasional.

"Di beberapa kasus di Pilkada atau di Pilpres adalah bukti dan fakta lapangan yang mesti menjadi pelajaran sejarah bagi kita. PAN tidak ingin kondisi seperti itu akan terulang lagi," ujar Viva.

Selain itu, katanya, wacana koalisi poros Islam bakal melahirkan antitesis poros non agama. PAN menilai hal itu tidak produktif.

"Sebaiknya wacananya diarahkan ke adu ide dan gagasan untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan sumber daya manusia unggul, memperbaiki kesehatan dan perekonomian nasional, membangun kedaulatan pangan agar tidak impor, membangun militer yang modern, dan tema lainnya yang bermanfaat buat kecerdasan bangsa," jelas Viva.

Viva melanjutkan, partainya menilai proses pendidikan politik masyarakat harus diarahkan dengan pendekatan rasional. Bukan politik prosedural atau rutinitas.

"Proses pendidikan politik rakyat harus diarahkan secara rasional, melalui pendekatan akal sehat agar demokrasi dapat berjalan sehat dan berguna untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Bukan politik prosedural atau rutinitas, tetapi berpolitik yang substantif dan produktif," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengusulkan partai-partai Islam membentuk koalisi. Hal itu melihat pertemuan PKS dan PPP. Yusril juga menilai, partai Islam bisa melebur menjadi satu kekuatan.

"Partai-partai Islam bisa saja tampil dengan satu partai koalisi dalam pemilu, katakanlah, misalnya, diberi nama Partai Koalisi Islam yang terdiri atas beberapa partai Islam peserta pemilu. Tanda gambar peserta pemilunya terdiri atas beberapa partai Islam yang bergabung dalam koalisi itu," ujar Yusril dalam keterangannya, Kamis (15/4/2021).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Harapan Para Ahli Profesi terhadap Ibu Kota Negara Baru

IAPI bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana bahas Ibu Kota Baru.

NASIONAL | 15 April 2021

MK Nyatakan Pencalonan Pasangan Orient dan Thobias Uly Gugur

MK gugurkan Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly sebagai bupati Pilkada Sabu Raijua.

NASIONAL | 15 April 2021

Respons PDIP NTT Atas Putusan MK di Kasus Orient

PDI Perjuangan (PDIP) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyesalkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua.

POLITIK | 15 April 2021

Orient Didiskualifikasi, MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang di Sabu Raijua

MK juga memerintahkan agar PSU tersebut harus sudah selesai dalam waktu 60 hari sejak putusan MK dibacakan.

NASIONAL | 15 April 2021

Soal Reshuffle Kabinet, Nasdem Terima Apa pun Keputusan Jokowi

Pembentukan kabinet tetap menjaga demokrasi itu bisa berjalan. Artinya check and balances tetap ada. Jadi, tidak semua harus berada di dalam.

NASIONAL | 15 April 2021

Presiden Jokowi Bayar Zakat Melalui Baznas

Presiden Jokowi dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju membayarkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta.

POLITIK | 15 April 2021

Ketua Banggar DPR Klarifikasi Video Viral, Bantah Bagi-bagi Uang di Madura

Menurut Said, video itu dibuat oleh seorang anak muda yang merupakan tetangganya.

POLITIK | 15 April 2021

Jokowi Luncurkan Gerakan Cinta Zakat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Gerakan Cinta Zakat untuk mendorong partisipasi masyarakat untuk meningkatkan zakat, infaq, dan sedekah.

POLITIK | 15 April 2021

PAN Dukung Jokowi Reshuffle Kabinet

PAN selalu mendukung kebijakan pemerintahan Jokowi, termasuk soal reshuffle kabinet.

POLITIK | 15 April 2021

Hari ini MK Putuskan Pilbup Sabu Raijua, Nasib Orient Segera Dapat Kepastian

Sidang akan menentukan apakah Orient tetap dinyatakan pemenang pilkada atau dibatalkan oleh MK.

POLITIK | 15 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS