PAN Minta TNI-Polri Jangan Lembek Hadapi Separatis Teroris di Papua
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PAN Minta TNI-Polri Jangan Lembek Hadapi Separatis Teroris di Papua

Minggu, 2 Mei 2021 | 15:32 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Amanat Nasional (PAN) meminta TNI-Polri harus tegas dan jangan lembek menghadapi kelompok separatis dan teroris di Papua demi membela Negara Kesatuan Republi Indonesia (NKRI). TNI dan Polri tak boleh membiarkan Merah Putih tercoreng terus dengan aksi kekerasan kelompok itu.

"PAN mendukung langkah dan kebijakan aparat kepolisian untuk menciptakan ketertiban sosial, keamanan, dan kenyamanan masyarakat sebagai hak asasi setiap warga negara Indonesia," kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, Minggu (2/5/2021).

Viva meminta pemerintah dengan seluruh jajarannya meningkatkan keamanan dan ketertiban di Provinsi Papua. Apalagi dengan gugurnya Kabinda Papua Brigjen (TNI) I Gusti Putu Danny Karya yang ditembak kelompok separatis dan teroris di Papua, telah menambah daftar korban orang tak berdosa yang diperlakukan secara tak berperikemanusiaan oleh kelompok tersebut.

Bagi PAN, kelompok kriminal bersenjata (KKB) adalah kelompok separatisme. Karena bertindak destruktif, anarkis, dengan meneror masyarakat dan bertujuan untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setiap gerakan separatisme bersenjata harus diambil tindakan tegas dan tuntas oleh TNI sebagai penjaga kedaulatan negara. Jika tidak ditangani dan ditindak tegas, maka aksi kelompok separatis dan teroris yang terjadi di Papua, bisa membahayakan seluruh integrasi bangsa dan mengancam nyawa masyarakat Papua.

"Jangan lagi ada anggota TNI atau Polri dan masyarakat Papua yang menjadi korban kebiadaban kelompok ini," kata Viva.

Lebih jauh, PAN mendorong transformasi kepolisian yang berlandaskan pada asas prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan. Hal ini diharapkan dapat diterapkan di lapangan, agar pelayanan lebih terintegrasi, modern, mudah dan cepat.

"Papua adalah Indonesia. Indonesia adalah negara kesatuan yang didirikan oleh suku-suku bangsa yang telah bersepakat bersama menjadi negara berdaulat, yaitu negara Indonesia," ujar Viva.

"Untuk itu penyelesaian persoalan Papua secara multidimensi mesti mempertimbanglan pada kearifan lokal, nilai dan budaya otentik, kesejahteraan, keadilan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga atas sandang, pangan dan papan dengan lebih baik lagi."

"Matahari muncul dari ufuk timur di bumi Papua. Papua adalah saudara kita, sesama anak bangsa," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

TPUA Gugat dan Minta Jokowi Lengser, Politikus PDIP: Tahu Aturan Enggak Sih?

Tubagus Hasanuddin mempertanyakan langkah sekelompok warga yang yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).

POLITIK | 2 Mei 2021

Fahri Hamzah Ungkap Alasan Tulis “Buku Putih: Kronik Daulat Rakyat Vs Daulat Parpol”

Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengungkap alasan menulis buku bertajuk “Buku Putih: Kronik Daulat Rakyat Vs Daulat Parpol”.

POLITIK | 1 Mei 2021

Sekjen PPK: Tidak Ada Lagi Dualisme di Kosgoro 1957

Sabil Rahman mengakui, PPK Kosgoro sempat terbelah.

POLITIK | 1 Mei 2021

AHY: Selamat Hari Buruh

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan selamat Hari Buruh 2021.

POLITIK | 1 Mei 2021

Survei: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Meningkat

Hasil survei yang dilakukan oleh New Indonesia Research and Consulting menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo meningkat.

POLITIK | 1 Mei 2021

Dana Desa, Ketua DPD: Pengelolaannya Harus Transparan

La Nyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan para kepala desa untuk mengelola dana desa secara transparan.

POLITIK | 1 Mei 2021

Kupas Tuntas Penyederhanaan Birokrasi di Daerah Lewat Podcast Ditjen Otda Kemdagri

Lewat Podcast episode perdananya, Kemdagri mengupas tuntas soal penyederhanaan birokrasi di daerah.

NASIONAL | 1 Mei 2021

Interaktif via Podcast, Kemdagri Jelaskan Agenda Penyederhanaan Birokrasi Pemda

Kemdagri hadir menyapa melalui channel Podcast bertajuk "Otda's Talk".

NASIONAL | 1 Mei 2021

Airlangga Hartarto Dinilai Paling Layak Maju Capres 2024

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto paling layak maju sebagai calon presiden (capres) pada 2024.

POLITIK | 30 April 2021

PAN Soroti Isu Penyederhanaan Partai

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyoroti isu penyederhanaan partai politik (parpol).

POLITIK | 30 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS