Politikus PDIP Harap Kerumunan di Pasar Tanah Abang Tidak Terulang
Logo BeritaSatu

Politikus PDIP Harap Kerumunan di Pasar Tanah Abang Tidak Terulang

Senin, 3 Mei 2021 | 18:56 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo menyoroti kasus kerumunan di Pasar Tanah Abang, belum lama ini. Politikus PDI Perjuangan (PDIP) tersebut berharap peristiwa tersebut tidak terulang.

“Jangan sampai kerumunan itu terjadi lagi. Ingat yang paling efektif itu adalah menerapkan protokol kesehatan. Kita juga imbau warga masyarakat jangan paksakan untuk ke Pasar Tanah Abang, atau pasar lain yang sangat ramai,” kata Rahmad, Senin (3/5/2021).

Menurut Rahmad kerumunan di Pasar Tanah Abang semestinya dapat diantisipasi. Rahmad meminta Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI Jakarta dan para pihak terkait agar melakukan penyekatan akses transportasi menuju ke wilayah itu.

Keramaian Pasar Tanah Abang, kata Rahmad, menunjukkan sama sekali tak ada pelaksanaan protokol kesehatan. Hal ini sangat mengkhawatirkan mengingat besarnya potensi paparan Covid-19.

“Di Pasar Tanah Abang seperti seolah-olah tidak ada takutnya terhadap masa pandemi Covid-19. Kita harus segera konsolidasikan,” ucap Rahmad.

Rahmad mengatakan kasus positif Covid-19 di India sudah pada tahap gelombang ketiga. Hal ini perlu menjadi bahan pelajaran berharga bagi semua pihak di Indonesia. Setiap pemerintah daerah (pemda), menurut Rahmad, perlu berkolaborasi, bergotong royong dengan masyarakat, maupun aparat instansi lainnya, bersama-sama memerangi pandemi Covid-19.

“Saya mendesak perlu koordinasi aparat kepolisian dan TNI untuk melakukan penyekatan-penyekatan-penyekatan sampai sore, harus diantisipasi jangan sampai masuk dulu ke Tanah Abang, ini perlu dilakukan,” kata Rahmad.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPR Minta Semua Pihak Belajar dari Kasus Kerumunan Tanah Abang

Wakil Ketua Komisi II DPR, Luqman Hakim, meminta agar semua pihak belajar dari membeludaknya pengunjung Pasar Tanah Abang, Jakarta.

POLITIK | 3 Mei 2021

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Ibas Harap Masyarakat Tunda Mudik

Ibas menyarankan masyarakat agar dapat menunda mudik dan menghindari kegiatan berkumpul bersama.

POLITIK | 3 Mei 2021

NU: Pancasila itu Bukan Ideologi Tagut

Ulama senior Nahdlatul Ulama (NU) KH Yahya Cholil Staquf menyatakan, Pancasila sama sekali bukanlah ideologi yang tagut.

POLITIK | 3 Mei 2021

Pengamat: Kita Butuh Orang yang Punya Ideologi Kuat

Presiden Jokowi mengangkat Megawati sebagai ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

POLITIK | 3 Mei 2021

Hasto Sebut Megawati Sebagai Penggagas Awal Dibentuknya BRIN

Megawati Soekarnoputri merupakan penggagas dibentuknya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

POLITIK | 3 Mei 2021

Ibas Ajak Masyarakat Saling Berbagi

Ibas menyerukan agar masyarakat terus merapatkan barisan.

POLITIK | 3 Mei 2021

Jokowi Berbagi Cerita kepada Nadiem tentang Karakternya Saat Masih Pelajar

Jokowi berbagi cerita tentang karakternya sebagai pelajar dulu yang manfaatnya dirasakan hingga sekarang kepada Nadiem Anwar Makarim.

NASIONAL | 2 Mei 2021

Buktikan Pengurus Partai Ummat Mayoritas Mantan PAN, Gerindra dan PBB, Waketum: Ini Data Tak Bisa Dibantah

Agung Mozin, menyatakan pihaknya menyebut banyak kader partai politik (Parpol) lain yang memilih bergabung ke pihaknya.

NASIONAL | 2 Mei 2021

MPR Apresiasi Langkah Cepat TNI-Polri Tumpas Teroris di Papua

Dia menilai, merebut hati dan pikiran masyarakat Papua adalah cara terbaik, ibarat keringkan sumber air kolam untuk bisa tangkap ikan.

POLITIK | 2 Mei 2021

Relawan Jokowi: KSP Moeldoko Terima Buruh Bukti Komitmen Pemerintah

Sikap Moeldoko tersebut mencerminkan sikap pemerintahan Presiden Jokowi yang tidak pernah mengabaikan nasib buruh Indonesia.

POLITIK | 2 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS