Ahmad Basarah Optimistis Parlemen Dunia Dapat Jadi Lokomotif Perdamaian Palestina-Israel
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ahmad Basarah Optimistis Parlemen Dunia Dapat Jadi Lokomotif Perdamaian Palestina-Israel

Sabtu, 15 Mei 2021 | 22:03 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beriasatu.com – Pimpinan MPR, DPR, dan DPD perlu mengambil inisiatif konkret untuk mengumpulkan seluruh parlemen dunia, khususnya dari negara-negara berpenduduk mayoritas muslim. Tujuannya untuk membahas bersama dalam sebuah syura terkait persoalan Palestina-Israel.

Lokasi pertemuan tingkat tinggi itu bisa dilakukan di Jakarta atau kota lain yang dianggap strategis dan netral. Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Sabtu (15/5/2021). Basarah optimistis parlemen dunia dapat menjadi lokomotif perdamaian.

“Saya optimistis parlemen Indonesia bersama parlemen negara-negara muslim lainnya dapat menjadi lokomotif perdamaian Palestina-Israel, karena Indonesia memiliki landasan filosofis konstitusional sebagaimana pembukaan UUD NRI 1945 yang menginginkan semua penjajahan di atas muka bumi ini harus dihapuskan,” kata Basarah.

“Indonesia juga wajib ikut serta menjaga perdamaian dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan. Konsekuensi sebagai negara yang menganut politik bebas aktif, Indonesia memang harus selalu aktif menciptakan perdamaian dunia,” ucap Basarah.

Basarah menyatakan pada masa Presiden Pertama Soekarno, Indonesia dikenal sebagai salah satu pemimpin dunia, terutama bagi negara-negara yang baru lepas dari penjajahan dan kolonialisme. Indonesia melaksanakan politik luar negeri bebas aktif.

Kepemimpinan dunia dipegang oleh Indonesia antara lain dalam Konferensi Asia Afrika, Conference of New Emerging Forces (Conefo), Games of New Emerging Forces (Ganefo), dan kegiatan Gerakan Non Blok lainnya.

Basarah merasa prihatin atas ketegangan Palestina-Israel yang berlarut-larut selama sepekan ini hingga menewaskan ratusan warga sipil, termasuk anak-anak. Menurut Basarah, Israel harus menghentikan kekerasan yang saat ini tengah berlangsung dan mengindahkan hukum internasional untuk melindungi warga sipil.

“Kedua negara harus menyelesaikan konflik dengan cara-cara beradab dan manusiawi, serta kembali ke meja perundingan. Indonesia sebagai warga dunia dan menganut politik bebas aktif juga harus berinisiasi mengupayakan solusi damai yang berkeadilan atas konflik Israel-Palestina ini,” ujar ketua bidang Luar Negeri DPP PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.

Basarah menyatakan saat ini masyarakat dunia tak bisa berharap banyak dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB). Sebab Amerika Serikat sebagai salah satu anggota tetap DK PBB sudah memblokir rapat darurat DK PBB yang sedianya digelar Jumat (14/5/2021).

Padahal, rapat DK PBB dengan agenda tunggal membahas perseteruan Israel-Palestina itu bisa batal jika salah satu dari 15 anggotanya tidak setuju rapat digelar. Basarah menuturkan, sebagai manifestasi Dasa Sila Bandung, Indonesia mendukung penuh berdirinya negara Palestina.

Basarah mengatakan Soekarno sejak Konferensi Asia Afrika digelar, sudah bertekad hendak memperjuangkan negara-negara yang belum merdeka termasuk Palestina. Dikatakan, Soekarno juga menolak Israel ikut dilibatkan dalam persiapan konferensi tersebut.

“Sebagai sikap solidaritas terhadap Palestina, Indonesia pernah menolak kehadiran Israel pada Asian Games 1962 di Jakarta dan inilah yang menyebabkan Indonesia kena skors dan tidak diperbolehkan ikut cabang atletik di Olimpiade Tokyo 1964,” ucap Basarah.

Basarah mengatakan saat Indonesia melakukan protes dengan berani memboikot Olimpiade Tokyo, negara-negara lain, termasuk negara-negara Arab, tidak mengikuti jejak Indonesia. Ketua Fraksi PDIP MPR tersebut menyayangkan saat ini pun semua organisasi dari negara-negara berpenduduk mayoritas Islam, belum terlihat maksimal memperjuangkan hak-hak dan kemerdekaan bangsa Palestina.

Mulai dari level pemerintah semacam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dari tingkat parlemen seperti himpunan parlemen-parlemen negara anggota OKI (PUIC), serta dari level non-pemerintahan seperti Liga Muslim Dunia.

“Bagi Indonesia, berdirinya negara Palestina adalah sikap yang tidak dapat di tawar. Untuk itu Indonesia juga konsisten mendukung resolusi PBB yang mengusung penyelesaian 'Dua Negara' yang saling berdampingan secara damai berdasarkan batas-batas yang ditetapkan tahun 1967. Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada bangsa Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menentang penjajahan Israel,” tegas Basarah menyitir pernyataan Soekarno.

Menurut Basarah, dalam memperjuangan keadilan buat Palestina, negara-negara anggota OKI sebenarnya sudah cukup bagus, karena memiliki program khusus. Namun, masih kata ketua umum Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) itu, OKI tidak punya kekuatan politik untuk menekan anggotanya menjalankan programnya.

Sementara PUIC sebagai organisasi internasional yang berdiri sejak 1999 di Teheran, Iran, dan beranggotakan 54 parlemen dan 21 observer dari organisasi parlemen regional dan internasional, menurut Basarah, menghadapi kendala internal berupa sikap ekstrem dalam beragama sebagian anggotanya serta mengabaikan konsep musyawarah.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Puan Kecam Serangan Israel ke Palestina

Ketua DPR Puan Maharani mengecam keras serangan Israel ke Palestina.

POLITIK | 15 Mei 2021

Oesman Sapta Usul Capres dan Cawapres dari Luar Parpol

Oesman Sapta Odang (OSO) mengusulkan agar dibuka keran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dari luar partai politik (parpol).

POLITIK | 15 Mei 2021

Kunjungi Jawa Tengah, Hasnaeni Inginkan Kader Sosialisasikan Partai Emas

Hasnaeni meminta para kader dan pimpinan Partai Emas di Jawa Tengah untuk terus mensosialisasikan keberadaan Partai Emas.

POLITIK | 15 Mei 2021

Birgaldo Sinaga Wafat, Andi Gani: Almarhum Sosok yang Peduli Kemanusiaan

Andi Gani Nena Wea menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya Birgaldo.

POLITIK | 15 Mei 2021

Michael Umbas: Selamat Jalan Sahabatku Birgaldo Sinaga

Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya aktivis Birgaldo Sinaga.

POLITIK | 15 Mei 2021

Kosgoro 1957 Dukung Pemerintah Galang Dukungan Internasional

PPK Kosgoro 1957 mendukung pemerintah menggalang dukungan internasional untuk menghentikan kekerasan di Palestina.

POLITIK | 15 Mei 2021

Politikus PKS Pertanyakan Nasib Ribuan Pemudik yang Terbukti Positif Covid-19

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani Aher mempertanyakan nasib 4.123 pemudik yang terbukti positif Covid-19.

POLITIK | 14 Mei 2021

Pengamat Politik: Belum Ada Jaminan Anies Baswedan Dicalonkan di Pilpres 2024

Boni Hargens mengatakan Anies Baswedan belum ada jaminan akan dicalonkan menjadi calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden.

NASIONAL | 14 Mei 2021

Penjajakan Politik Anies Baswedan Dinilai Belum Hasilkan Kepastian untuk 2024

Dalam kurun waktu 3 minggu terakhir, Anies bertemu dengan sejumlah tokoh politik.

POLITIK | 14 Mei 2021

Catatan di Tiga Minggu Terakhir, Anies Baswedan Ketemu Erick Thohir hingga Zulhas

Anies Baswedan menjadi salah satu sosok yang kerap diperbincangkan sebagai bakal calon presiden atau wakil presiden di Pilpres 2024.

NASIONAL | 14 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS