Rizal Ramli: Kebangkitan Nasional Masih Jauh dari Cita-cita
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rizal Ramli: Kebangkitan Nasional Masih Jauh dari Cita-cita

Jumat, 28 Mei 2021 | 21:07 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Kebangkitan nasional yang telah diperingati selama 113 tahun dinilai masih jauh dari cita-cita bangkitnya rasa semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme. Bangsa Indonesia, kini masih disibukkan dengan adu domba soal agama, suku, dan kemanusiaan yang justru merusak kesatuan dan persatuan bangsa.

“Cita-cita kebangkitan bagi rakyat masih sangat jauh. Janji suci Sumpah Pemuda di mana meleburnya berbagai ego, suku, agama, dan bahasa dalam satu tarikan napas yang digelorakan 28 Oktober 1928 telah dikhianati,” ujar tokoh nasional Rizal Ramli dalam acara “Kebangkitan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Jalan Keadilan dan Kemakmuran!” di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/5/2021).

Menurut Rizal, bangsa Indonesia masih sibuk dengan adu domba soal agama, suku dan kemanusian yang justru dapat merusak kesatuan dan persatuan bangsa. Hal itu tidak lepas dari ketidaksinkronan antara niat, kata-kata, dan tindakan yang merupakan buah dari pragmatisme, oportunisme dan kerakusan materil.

“Padahal kita tahu dalam suasana pragmatisme, oportunisme dan kerakusan materil tidak ada tempat untuk idealisme, intelektualisme, empati dan kemanusiaan, sehingga Pancasila dan Konstitusi UUD 1945 hanya akan jadi slogan, kata-kata kosong,” ungkap Rizal.

Menurutnya, Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum mengubah demokrasi menjadi bersih serta amanah.

“Kita harus kembali berjuang agar demokrasi kriminal ini diubah menjadi yang bersih dan amanah,” ujar Rizal.

Dikatakan, perjuangan mengubah demokrasi menjadi bersih dan amanah, dapat bermanfaat memberikan keadilan, kemakmuran dan kejayaan bagi bangsa.

“Hanya dengan jalan perjuangan itu, demokrasi bisa bermanfaat untuk memberikan keadilan, kemakmuran dan kejayaan untuk seluruh bangsa Indonesia,” ujar Rizal.

Rizal menegaskan ekonomi nasional harus dikelola dan dijalankan berlandaskan ekonomi konstitusi UUD 1945 agar bangsa Indonesia berjaya.

“Ekonomi dari, dengan, dan untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Bukan ekonomi neoliberalisme yang menjadi pintu masuk neo kolonialisme baru,” ucap Rizal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Bamsoet Kutuk Tindakan Biadab KKB terhadap Nakes di Papua

Ketua MPR Bambang Soesatyo atau yang disapa Bamsoet mengutuk keras serangan KKB terhadap nakes di Distrik Kiwirok, Papua.

POLITIK | 19 September 2021

KKB Serang Nakes di Papua, Politikus PKS: Bentuk Penghinaan terhadap Kemanusiaan

Politikus PKS Netty Prasetiyani Aher menyebut aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Kiwirok, Papua.

POLITIK | 19 September 2021

Haji Lulung: Waspada Propaganda yang Benturkan Agama dan Pancasila

Haji Lulung mengingatkan masyarakat mewaspadai propaganda yang membentukan agama dan Pancasila.

POLITIK | 19 September 2021

Jalan Pagi dengan Jan Ethes, Jokowi: Rasanya Baru Kemarin Saya Timang-timang

Jokowi membagikan video momen jalan pagi dan bersepeda dengan sang cucu Jan Ethes Srinarendra di Istana Yogyakarta.

POLITIK | 19 September 2021

Partai Demokrat Dorong Jokowi Terbitkan Perppu Hilangkan Presidential Threshold

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan mendorong Presiden Jokowi menerbitkan perppu untuk menghilangkan presidential threshold.

POLITIK | 19 September 2021

Lestari Moerdijat: Jangan Terburu-buru Buka Pintu untuk Wisman

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai rencana kebijakan pemerintah membuka kembali pariwisata untuk wisman harus dipersiapkan secara matang.

POLITIK | 19 September 2021



Survei: Elektabilitas PDIP-PSI Unggul di DKI, PKS Terancam

Lembaga survei Jakarta Research Center (JRC) menyebutkan, elektabilitas PDIP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menduduki posisi teratas di DKI Jakarta

POLITIK | 18 September 2021

Analis KSP Usul Periode Jabatan DPR Dibatasi

Menurut Karyudi, jika eksekutif periode jabatannya sudah dibatasi hanya sampai dua periode, mengapa tidak dengan legislatif yakni DPR/DPRD juga demikian.

POLITIK | 18 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Masih Misteri, ICK Minta Kapolri Evaluasi Kapolres Subang

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Masih Misteri, ICK Minta Kapolri Evaluasi Kapolres Subang

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings