Rokhmin Dahuri Beberkan Kronologi Pemberian Gelar Profesor Kehormatan dari Unhan untuk Mega
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rokhmin Dahuri Beberkan Kronologi Pemberian Gelar Profesor Kehormatan dari Unhan untuk Mega

Rabu, 9 Juni 2021 | 16:01 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) Rokhmin Dahuri membuka kronologi cerita Universitas Pertahanan (Unhan) RI hendak memberikan gelar profesor kehormatan kepada Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri.

Pemegang gelar profesor kehormatan dari Mokpo National University Korea Selatan itu menjelaskan semua berawal pada November tahun lalu. Saat itu, beberapa guru besar, semuanya tentu bergelar profesor, berkumpul. Ada dari Unhan, dari Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Negeri Padang.

Semuanya lalu datang menemui Rokhmin dan Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) di Jakarta. Para Guru Besar itu menyampaikan gagasan dan usulan agar Unhan menganugerahkan Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) kepada Megawati.

”Saat itu disampaikan tiga alasan,” kata Rokhmin, yang juga Ketua DPP PDIP itu, dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021).

Apa saja alasannya? Pertama, Megawati dianggap memiliki dan menguasai tacid knowledge tentang ilmu pertahanan, khususnya bidang kepemimpinan strategis. Para guru besar itu menilai kualitas itu sudah diaplikasikan dalam berbagai peran publik. Yakni saat Megawati menjabat tiga periode anggota DPR dari tahun 1984-1999. Lalu saat menjabat wakil presiden dari 1999 hingga 2001, dan saat menjadi presiden di 2001 hingga 2004.

”Plus saat menjadi ketua umum PDI Perjuangan sejak 1999 hingga saat ini. Tacit knowledge ini bila diajarkan dan dibukukan bisa menjadi explicit or empirical knowledge yang sangat berguna bagi peradaban manusia. Begitu pemikiran para guru besar,” ujar Rokhmin.

Alasan kedua, Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI Pusat itu mengatakan Megawati dinilai telah memenuhi semua persyaratan akademis maupun administratif untuk diangkat sebagai profesor kehormatan di Unhan.

Dan sudah dicek, semua sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 40 Tahun 2002 tentang Pengangkatan Profesor Kehormatan/Guru Besar Tidak Tetap pada Perguruan Tinggi. Sejalan juga dengan pasal 2 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 88 Tahun 2003 tentang Pengangkatan Dosen Tidak Tetap dalam Jabatan Akademik pada Perguruan Tinggi Negeri.

Alasan ketiga, penganugerahan profesor kehormatan ini diharapkan menjadi contoh teladan alias a role model. Para guru besar menilai kiprah Megawati dapat menjadi motivasi bagi generasi muda penerus bangsa untuk senantiasa berprestasi.

”Sehingga generasi muda menyumbangkan kemampuan terbaiknya bagi kemajuan, kesejahteraan dan kedaulatan bangsa. Tak ada yang salah dengan niatan itu bukan?” kata Rokhmin.

Berangkat dari situ, Hasto dan dirinya lalu menemui Megawati untuk menyampaikan aspirasi para guru besar itu. Megawati lalu merespons dengan sebuah apresiasi, sekaligus penugasan.

”Ibu Megawati meminta kepada kami berdua untuk mengecek dan mengevaluasi secara serius dengan Rektor dan Senat Guru Besar Unhan tentang legitimasi penganugerahan profesor kehormatan kepada beliau. Jangan sampai ada motif untuk ’cari muka’. Demikian Ibu Megawati menugaskan Pak Hasto dan saya,” kata Rokhmin.

Rokhmin mengaku Hasto dan dirinya bekerja sangat keras untuk mengerjakan penugasan dari putri Proklamator RI Bung Karno itu. Dan setelah berhasil membuktikan gagasan guru besar serta niatan Unhan adalah benar, maka Megawati menyampaikan kesediaan.

Rokhmin melanjutkan, setelah itu, politikus PDIP yang juga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah ikut terlibat. Bersama Hasto dan Basarah, Rokhmin mengajak rektor Unhan dan tim senat guru besar kampus milik pemerintah itu bekerja. Memproses satu demi satu persyaratan. Tujuannya, demi memastikan terpenuhinya semua persyaratan penganugerahan profesor kehormatan kepada Megawati.

”Dan di tengah perjalanan proses tersebut, sejumlah profesor malah memberikan endorsement untuk Ibu Megawati,” kata Rokhmin.

”Kami pastikan publikasi ilmiah Ibu Mega terkait kepemimpinan strategis telah terbit di jurnal ilmiah nasional maupun jurnal ilmiah internasional,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPR Tegaskan Belum Putuskan Jadwal Pemilu 2024

Komisi II DPR belum memutuskan jadwal pelaksanaan Pemilu Legislatif (pileg) serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 2024.

POLITIK | 9 Juni 2021

Puan Maharani Kenang Gemblengan dari Taufiq Kiemas

Puan Maharani mengenang gemblengan politik dari ayahnya, Taufiq Kiemas semasa hidup.

POLITIK | 9 Juni 2021

Hadiri Peringatan 100 Tahun Soeharto, Ini Kata Anies

Menurut Anies Baswedan, Soeharto memiliki mental yang luar biasa sehingga bisa dengan tenang menghadapi berbagai situasi.

POLITIK | 8 Juni 2021

100 Tahun Soeharto, Tutut Ingatkan Kejayaan Masa Lalu

Jika masih hidup, Soeharto akan berusia 100 tahun hari ini (8/6/2021).

POLITIK | 8 Juni 2021

DPD Wacanakan Amendemen Ke-5 UUD 1945

DPD mewacanakan amendemen ke-5 UUD 1945,sebuah ikhtiar untuk mengembalikan atau memulihkan hak konstitusional DPD, untuk mengajukan capres-cawapres

POLITIK | 8 Juni 2021

Politikus PDIP Tepis Kabar Puan Maharani Harus Jadi Cawapres

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Komarudin Watubun menepis kabar bahwa Ketua DPR Puan Maharani harus menjadi calon wakil presiden.

POLITIK | 8 Juni 2021

Pilgub Kalsel, Pj Gubernur: Seluruh TPS Telah Siap Laksanakan PSU

Seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di tiga daerah, siap melaksanakan pemungutan suara ulang Pilgub Kalsel.

POLITIK | 8 Juni 2021

Pilgub Kalsel, Ketua KPU: Semoga Tidak Ada PSU Lagi

Ketua KPU berharap tidak ada lagi pemungutan suara ulang (PSU) pada Pilgub Kalsel.

POLITIK | 8 Juni 2021

Arus Survei Indonesia: Elektabilitas PDIP Teratas, tetapi di Bawah 20%

Arus Survei Indonesia menyebutkan PDIP berada di puncak pimpinan partai politik dengan elektabilitas tertinggi jika Pemilu 2024 digelar hari ini.

POLITIK | 8 Juni 2021

Survei: Sandiaga Uno Jadi Menteri Paling Populer Pada Pilpres 2024

Menteri Sandiaga Uno menjadi menteri paling populer pada Pilpres 2024 dalam survei yang dirilis Arus Survei Indonesia, Selasa (8/6/2021).

POLITIK | 8 Juni 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS