Logo BeritaSatu

Soal Calon Pemimpin Nasional, Megawati Disebut Akan Baca Kehendak Rakyat

Jumat, 11 Juni 2021 | 18:25 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa pada saatnya, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri akan mengumumkan siapa Capres-Cawapres yang diusung di Pilpres 2024.

Hasto juga mengingatkan, bahwa Megawati adalah model pemimpin strategic yang memikirkan masa depan, yakni dengan menyiapkan sosok-sosok pemimpin untuk masa mendatang.

Bagi PDIP, kata Hasto, menjadi presiden dan wakil presiden itu akan ditentukan oleh rakyat.

"Sehingga kehendak rakyat itulah yang akan dibaca oleh Bu Megawati yang punya hak prerogatif dan inipun di dalam memohon terang dari Tuhan yang Maha Kuasa agar memberikan suatu inspirasi terhadap pemimpin ke depan guna membawa kejayaan bangsa ini," kata Hasto, menjawab wartawan, usai pengukuhan gelar profesor dari Unhan untuk Megawati, Jumat (11/6/2021).

"Apakah keinginan rakyat ini tergambar dari hasil survei yang ada?" tanya wartawan.

"Ah, yang jelas bukan saya. Saya membantu Bu Mega membangun partai," jawab Hasto sambil tertawa.

Yang jelas, lanjutnya, Megawati dan PDIP memahami bahwa survei adalah instrumen. Namun harus dipastikan tanpa rekayasa opini.

"Tadi kan Ibu Mega mengatakan supremasi opini itu sering kali mengalahkan fakta. Dan menjadi seorang pemimpin memang dia harus punya kemampuan komunikasi politik yang baik. Tetapi di luar itu, dia punya tanggung jawab, dia punya kekokohan dalam hal prinsipn. Dia punya kemampuan teknokratik dan itu kan harus dipersiapkan, dilakukan dengan sebaik baiknya," urai Hasto.

"Jadi kita tunggu momentum yang tepat dari PDI Perjuangan, dari Bu Mega untuk mengumumkan siapa calon presiden dan wakil presiden," tegas Hasto.

Yang jelas, sesuai dengan orasi ilmiah Megawati soal kepemimpinan strategik, pihaknya akan mencari sosok pemimpin yang punya watak pembebasan serta keberpihakan kepada wong cilik.Pemimpin strategik yang punya tanggung jawab bagi masa depan bangsa dan negara.

Megawati juga menyatakan kepemimpinan strategik itu bukan hanya bicara keberhasilan masa lalu, namun bagaimana korelasinya dengan masa kini dan tanggung jawab akan masa depan.

"Dan kalau kita lihat kepemimpinan strategik ibu Megawati Soekarnoputri, memang punya orientasi menyiapkan kader-kader pemimpin tidak hanya bagi 2024 yang akan datang, tetapi bagi kelangsungan bangsa dan negara ini dengan jati diri bangsa itu," urai Hasto.

Dia lalu menyontohkan tahun 2014 lalu. Saat itu, banyak yang meragukan ketulusan Megawati bertanggung jawab atas masa depan Indonesia. Dan Megawati menjawabnya dengan sebuah keputusan genuine mengangkat Joko Widodo (Jokowi), menjadi presiden.

"Bapak Jokowi ini berproses dari bawah. Dari walikota, gubernur, dan kemudian menjadi presiden RI. Nah karakter kepemimpinan dari bawah inilah yang terus didorong, pemimpin yang memahami hati dan kehendak dari rakyat itu sebagai fungsi yang dijalankan oleh pratai politik seperti PDI Perjuangan," Urai Hasto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Saat Prajurit Penjaga Perbatasan Tak Berani Jawab soal Tunjangan ke Jokowi

Jokowi berkesempatan menyapa prajurit TNI yang sedang bertugas menjaga di sejumlah kawasan perbatasan dengan negara-negara tetangga.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Aremania Gugat Tindakan Represif Aparat

Aremania, yang merupakan suporter Arema FC mengajukan gugatan kepada aparat atas tindakan represif aparat dalam tragedi Kanjuruhan di Malang.

NEWS | 5 Oktober 2022

Dinkes Rilis Daftar Nama-Nama Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Dinas Kabupaten (Dinkes) Kabupaten Malang merilis daftar nama-nama korban meninggal tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kasus Brigadir J, Kejagung Terima Pelimpahan Berkas Perkara Ferdy Sambo Dkk

Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima pelimpahan tahap kedua perkara Ferdy Sambo dan kawan-kawan terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J Proses Dilimpahkan ke Kejagung

penyidik Bareskrim saat ini tengah mempersiapkan untuk melimpahkan tersangka dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J dan Obstruction of Justice ke JPU

NEWS | 5 Oktober 2022

Bima Arya Sebut KIB Akan Sikapi Langkap Nasdem Usung Anies Capres

Ketua DPP PAN Bima Arya mengatakan KIB bersama Golkar dan PPP akan menyikapi langkah Nasdem yang mengusung Anies Baswedan maju capres.

NEWS | 5 Oktober 2022

HUT Ke-77 TNI, PDIP Dorong Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

Pada HUT ke-77 TNI, PDIP memberikan dukungan penuh kebijakan Presiden Jokowi untuk meningkatkan profesionalisme TNI dan kesejahteraan prajurit.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Aremania: Bukan Kerusuhan, Ini Kelalaian Semua

Salah satu Aremania menilai tragedi Kanjuruhan bukan kerusuhan melainkan sebuah insiden dan kelalaian semua pihak

NEWS | 5 Oktober 2022

Soal Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Sudah Kontak Presiden FIFA

Presiden Jokowi mengaku sudah berbicara Presiden FIFA, Gianni Infantino terkait tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur yang menewaskan 131 orang.

NEWS | 5 Oktober 2022

KPK Jadwalkan Periksa Anak dan Istri Lukas Enembe Hari Ini

Tim penyidik menjadwalkan memeriksa anak dan istri Gubernur Papua Lukas Enembe. Lukas diketahui menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. 

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Saat Prajurit Penjaga Perbatasan Tak Berani Jawab soal Tunjangan ke Jokowi

Saat Prajurit Penjaga Perbatasan Tak Berani Jawab soal Tunjangan ke Jokowi

NEWS | 18 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings