Logo BeritaSatu

J Kristiadi: Masyarakat Jangan Hanya Percaya Omongan dari Bakal Capres

Jumat, 11 Juni 2021 | 19:46 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Peneliti senior Centre for Strategic of International Studies, J Kristiadi mengajak masyarakat agar tidak hanya mempercayai omongan dari bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden. Menurut Kristiadi, masyarakat nantinya harus cerdas untuk menentukan pilihan pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 2024.

“Masyarakat jangan hanya percaya omongan, tetapi yang dipercaya adalah rekam jejak kebijakannya. Itu yang utama,” kata Kristiadi dalam acara Prime Time Beritasatu TV, Jumat (11/6/2021).

Kristiadi menyatakan saat ini memang banyak tokoh yang sedang mengalami semacam demam politik menuju Pilpres 2024. Kristiadi mengkritisi hal tersebut. Sebab, Kristiadi menegaskan para tokoh semestinya memahami kondisi tak normal dunia, tanpa terkecuali Indonesia yang masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Jadi menurut saya jangan terlalu berlebihan ekspose. Fokus dulu dalam penanganan pandemi. Tunjukkan prestasi mereka yang mau masuk ini, apa yang dikerjakan. Pilpres penting, tetapi rakyat perlu tahu bahwa mereka kerja benar. Kalau cuma hura-hura, membangun citra, kita takkan ke mana-mana,” ujar Kristiadi.

Kristiadi mengingatkan presiden mendatang akan menghadapi tantangan super berat, karena harus mampu membawa Indonesia pulih akibat dampak pandemi. Kemudian, mempercepat proses berhentinya pandemi secara total.

Hal yang paling krusial, menurut Kristiadi, pemimpin di masa mendatang harus bisa membangun pakem pembangunan yang komprehensif. Karenanya, setiap orang yang berkeinginan mengikuti Pilpres 2024, kata Kristiadi, seharusnya tak sekadar berani maju hanya karena didukung bandar.

“Saya setuju dengan pernyataan sekjen PDIP dan sekjen PAN bahwa ajang pemilu harus menjadi momen mengembangkan semangat kebangsaan,” tegas Kristiadi.

Kristiadi menambahkan substansi yang sama pernah dikatakan juga oleh Proklamator M Hatta. Dikatakan, Bung Hatta menyebut kepemimpinan yang muncul harus mampu membangun rasa saling merasakan hal sama akan Indonesia, di sanubari rakyat Indonesia.

“Jadi ketika pilpres, para capres ini harus bisa merasakan apa yang dirasakan rakyat. Itulah semangat kebangsaan. Rakyat jangan mau ditipu oleh orang yang mau nyalon, tapi cuma omong saja. Jadi masyarakat harus tahu. Kita sudah pengalaman, sudah beribu pilkada. Kita harus belajar dari pengalaman itu. harus dipastikan calon memiliki semangat kebangsaan itu,” ucap Kristiadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Surya Paloh Pastikan Pencapresan Anies Baswedan Tidak Terkait Isu di KPK

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan langkah pencapresan Anies Baswedan tidak terkait dengan isu dugaan kasus korupsi Formula E Jakarta di KPK.

NEWS | 4 Oktober 2022

Besok, Ferdy Sambo Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

Polri akan melimpahkan Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

NEWS | 4 Oktober 2022

Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

Seluruh sentra vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), dihentikan sementara, karena stok vaksin tak tersedia.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Buka Peluang Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Formula E

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk mengungkapkan hasil yang diperoleh dalam proses penyelidikan kasus Formula E Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022

Hari Ini, Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Brigadir J

Polri melimpahkan barang bukti kasus tewasnya Brigadir J dan obstruction of justice ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, hari ini.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Bakal Bahas Kelanjutan Penanganan Kasus Surya Darmadi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal membahas soal kelanjutan penanganan kasus dugaan suap bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Tak Segan Bantarkan Penahanan Lukas Enembe jika Betul Sakit

KPK menegaskan tak segan untuk membantarkan penahanan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe jika yang bersangkutan terbukti menderita sakit.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Nilai Indonesia Tak Kekurangan Dokter untuk Obati Lukas Enembe

Gubernur Papua Lukas Enembe diketahui memiliki keinginan untuk bisa menjalani pengobatan di Singapura.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pemprov Jateng Gandeng Densus 88 Lawan Paham Radikal

Pemprov Jateng bersama Densus 88 melakukan pemetaan langkah-langkah strategis untuk menekan paham radikal.

NEWS | 4 Oktober 2022

PPKM Diperpanjang sampai 7 November 2022, Semua Daerah Level 1

Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Surya Paloh Pastikan Pencapresan Anies Baswedan Tidak Terkait Isu di KPK

Surya Paloh Pastikan Pencapresan Anies Baswedan Tidak Terkait Isu di KPK

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings