Kemdagri Dorong Penguatan Sistem Kepartaian yang Sehat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemdagri Dorong Penguatan Sistem Kepartaian yang Sehat

Rabu, 16 Juni 2021 | 15:11 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) mendorong sistem kepartaian yang sehat. Salah satunya, melalui pembiayaan partai politik (Parpol).

Hal itu disampaikan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Pol dan PUM) Kemdagri, Bahtiar dalam Penyelenggaraan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Tahun 2021 Lemhanas dengan tema paparan "Kaderisasi Pimpinan Nasional oleh Parpol, antara Idealisme dan Realita" yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (16/6/2021).

"Kita harus mendorong sistem kepartaian yang sehat, mau tidak mau, harus ada alokasi keuangan negara yang cukup signifikan pada parpol. Supaya parpol itu sehat, lebih baik parpol mendapatkan sumber keuangan yang sah secara perundang-undangan, dibandingkan jika kita biarkan parpol survival dengan cara-cara yang bermasalah,” kata Bahtiar.

Menurut Bahtiar, di era reformasi yang menuntut paradigma baru penempatan sistem kepartaian yang tepat dalam sistem ketatanegaraan, kebangsaan, dan masyarakat, parpol perlu ditempatkan sebagai bagian penting dari sebuah sistem demokrasi.

"Sebagaimana amanat undang-undang, parpol mengemban fungsi yang penting bagi kehidupan berdemokrasi, misalnya saja sebagai sarana pendidikan politik dan kaderisasi atau rekrutmen. Parpol ini bukan hanya sekedar peserta pemilu, tapi justru sumber kaderisasi pemimpin negara baik di nasional maupun daerah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari sistem demokrasi yang tidak dapat dipisahkan, parpol memiliki peranan penting untuk dapat menghasilkan pemimpin masa depan yang berkualitas. Bahtiar menyebut, sehebat apapun sistem Pemilu maupun Pilkada yang dibangun, tak akan mampu menghasilkan pemimpin berkualitas, jika sistem parpol yang tidak sehat.

"Bisa dibayangkan parpol ini jika dibiarkan tidak sehat, maka sehebat apapun sistem pemilu, kita tidak bisa berharap banyak pemimpin yang sesuai dengan harapan reformasi,” bebernya.

"Saya berpandangan, parpol ini adalah intinya sistem, disinilah semua diproduksi, bayangkan jika parpol mampu melahirkan kepala daerah, pemimpin negara dan anggota legislatif yang hebat, maka kita akan melahirkan pemimpin yang mampu mensejahterakan rakyatnya di segala level pemerintahan,” tambahnya.

Diakuinya, salah satu tantangan membangun sistem kepartaian yang sehat, adalah keuangan parpol. Beratnya fungsi yang diemban parpol tak sejalan dengan keuangan yang memadai. Padahal, tak semua partai politik memiliki pendanaan yang cukup. Disatu sisi diketahui, dana parpol berasal dari 3 sumber pendanaan, yakni iuran anggota, sumbangan masyarakat, dan pembiayaan negara, dan tidak diperkenankan mendapatkan sumber pendanaan lainnya seperti kepemilikan badan usaha layaknya di negara lainnya seperti Jerman.

"Hingga hari ini 22 tahun reformasi, alokasi atau bantuan negara untuk parpol hanya Rp 1.000 per suara, maka kehendak kita untuk membangun sistem kepartaian yang sehat tidak kompatibel dengan cita-cita kita bersama, kita biarkan parpol itu sesuai dengan pembiayaannya masing-masing, jadi parpol yang cukup pembiayaannya akan bertahan, dan yang tidak, akan hilang, maka ini tentu tidak sehat dalam masa transisi demokrasi,” jelasnya.

Bahtiar menyebut perlu ada dorongan dan kehendak bersama, untuk membuat sistem kepartaian yang sehat. Ia juga menyebut, negara berkewajiban dalam memberikan proteksi atau perlindungan terhadap keberlangsungan hidup partai politik di Indonesia. Salah satunya, melalui alokasi keuangan yang cukup signifikan dalam rangka mendukung fungsi, tugas, dan tanggungjawab partai politik yang sentral dalam kehidupan berdemokrasi.

"Tak ada negara demokrasi yang sehat, tanpa parpol yang sehat, negara Indonesia ini akan maju jika (didukung) parpol yang sehat,” tukas Bahtiar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Partai Emas Ucapkan Selamat Atas Keberhasilan Megawati Dapatkan Profesor Kehormatan

Partai Emas mengucapkan selamat atas pengukuhan gelar profesor kehormatan yang diberikan Universitas Pertahanan kepada Megawati Soekarnoputri.

POLITIK | 15 Juni 2021

Guntur Soekarnoputra Pertanyakan Model Demokrasi Indonesia

Putra Proklamator Soekarno, Guntur Soekarnoputra mempertanyakan model demokrasi yang saat ini dipraktikkan di Indonesia.

POLITIK | 15 Juni 2021

Tjahjo Kumolo: Birokrasi Harus Lebih Dinamis

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Tjahjo Kumolo berharap agar birokrasi di Indonesia lebih dinamis.

POLITIK | 15 Juni 2021

Gubernur Lemhannas: Kalau Bukan Kita yang Menghormati Konstitusi, Siapa Lagi?

Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengajak seluruh anak bangsa untuk memperkuat karakter kebangsaan.

POLITIK | 15 Juni 2021

Ahmad Basarah: Pancasila Mempersatukan Keragaman Indonesia

Ahmad Basarah menegaskan Pancasila terbukti telah mempersatukan keragaman Indonesia.

POLITIK | 15 Juni 2021

Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Kongres PA GMNI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (wapres) Ma'ruf Amin dijadwalkan menghadiri Kongres IV PA GMNI.

POLITIK | 15 Juni 2021

Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Tunda Sekolah Tatap Muka Sampai Lonjakan Covid-19 Reda

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta Pemerintah segera mengeluarkan keputusan menunda sekolah tatap muka di tengah lonjakan kasus Covid-19.

POLITIK | 15 Juni 2021

Harus Fokus Hadapi Covid-19, PDIP: Kader Tak Usah Tanggapi "Gorengan Politik" Pilpres 2024

PDIP terus mencermati perkembangan akibat Covid-19 dimana lonjakan penderita sangat mengkhawatirkan.

NASIONAL | 15 Juni 2021

Ini Analisis M Qodari soal Tiga Capres dan Koalisi pada 2024

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, menyatakan peta politik saat ini memunculkan tiga peluang capres dengan tiga koalisi parpol pada 2024.

POLITIK | 15 Juni 2021

Arif Rahman: Barikade'98 Akan Patuh dengan Amanat Jokowi

Barikade'98 menyatakan sikap tetap tegak lurus mengikuti arahan yang diberikan Presiden Joko Widodo.

POLITIK | 15 Juni 2021


TAG POPULER

# PPKM Level 4 Diperpanjang


# Greysia Polii


# Akidi Tio


# Olimpiade Tokyo


# Jokowi



TERKINI

CDC: 70% Orang Dewasa AS Sudah Terima Satu Dosis Vaksin Covid-19

DUNIA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS