Survei SMRC: 40,2% Publik Ingin Jokowi Maju Lagi pada Pilpres 2024
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei SMRC: 40,2% Publik Ingin Jokowi Maju Lagi pada Pilpres 2024

Minggu, 20 Juni 2021 | 16:16 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Survei nasional yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan mayoritas warga Indonesia tidak setuju Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju kembali dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Peneliti sekaligus Direktur Komunikasi SMRC Ade Armando mengatakan sekitar 52,9% warga menyatakan tidak setuju Jokowi maju kembali dalam Pilpres 2024. Sementara, warga yang setuju ada 40,2%.

“Memang dukungan terhadap gagasan untuk mencalonkan Jokowi kembali sebagai presiden nampak cukup tinggi, yakni sekitar 40%,” kata Ade Armando dalam webinar peluncuran hasil survei nasional SMRC bertajuk “Sikap Publik Nasional terhadap Amandemen Presidensialisme dan DPD” yang dilakukan secara daring, Minggu (20/6/2021).

Namun, lanjut Ade, tetap persentase itu lebih rendah secara signifikan dibandingkan mereka yang menganggap Jokowi cukup menjabat dua kali yang mencapai 53%. Apalagi, tambah Ade, 74% warga menyatakan tidak perlu ada perubahan dalam pembatasan masa jabatan presiden.

“Ini berarti ada cukup banyak warga yang menyatakan mendukung pencalonan kembali Jokowi sebenarnya menganggap pencalonan kembali tersebut tidak sejalan dengan ketetapan UUD. Dan mayoritas warga tersebut percaya bahwa UUD 1945 tidak perlu diubah untuk alasan apa pun,” terang Ade Armando.

Tidak hanya itu, survei SMRC juga menunjukkan mayoritas warga berpendidikan tinggi menolak gagasan pencalonan kembali Jokowi dalam Pilpres 2024. Sekitar 75% warga berpendidikan tinggi dari perguruan tinggi menolak pencalonan tersebut, dan hanya 20% yang mendukung.

“Terdapat perbedaan pandangan antar kelompok latar belakang pendidikan, penghasilan dan agama berbeda dalam hal dukungan dan penolakan terhadap gagasan tersebut,” ujar Ade Armando.

Dilihat dari latar belakang pendidikan, terdapat 75% warga dengan tingkat pendidikan perguruan tinggi yang menolak pencalonan kembali Jokowi sebagai capres 2024, sementara hanya 45% warga berpendidikan SD yang juga menolak gagasan tersebut.

Kemudian, dilihat dari tingkat penghasilan, terdapat 62% warga dengan penghasilan di atas Rp 2 juta per bulan yang menolak gagasan pencalonan kembali Jokowi, sementara hanya 43% warga berpenghasilan di bawah Rp 1 juta per bulan yang juga menolak gagasan tersebut.

Di sisi lain, perbedaan juga terlihat dalam hal kelompok agama. Di kalangan warga beragama Islam, 59% menolak pencalonan kembali Jokowi, sementara yang mendukung hanya 35%. Sebaliknya di kalangan warga beragama non-Islam, 76% menyatakan mendukung pencalonan kembali Jokowi, sementara yang menolak 13%.

Seperti diketahui, survei nasional SMRC tersebut dilakukan pada 21-28 Mei 2021. Penelitian melalui wawancara tatap muka ini melibatkan 1.072 responden yang dipilih melalui metode penarikan sampel random bertingkat (multistage random sampling). Margin of error penelitian sekitar 3,05%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sahabat Ganjar Dideklarasikan Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024

Leni mengeklaim Ganjar merupakan tokoh yang tepat untuk meneruskan estafet kepemimpinan nasional dari Joko Widodo (Jokowi).

POLITIK | 20 Juni 2021

Survei SMRC: Mayoritas Rakyat Indonesia Ingin Jabatan Presiden Hanya 2 Periode

Hasil survei SMRC mematahkan wacana yang dihembuskan akhir-akhir ini terkait masa jabatan presiden tiga periode.

POLITIK | 20 Juni 2021

Hindari Polarisasi, Jokpro Dorong Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024

Salah satu alasan mendorong Jokowi-Prabowo pada Pilpres 2024 adalah kekhawatiran terjadinya polarisasi ekstrem.

POLITIK | 19 Juni 2021

Tony Hasibuan Ajak Anak Muda Berkarya

Partai Berkarya mengajak anak muda Indonesia untuk turut berkarya membangun bangsa.

POLITIK | 19 Juni 2021

Tidar Gelar Tunas III Gerindra, Prioritaskan Rekrutmen Generasi Milenial

Tidar diminta kreatif untuk sebanyak-banyak menjaring milenial untuk kemudian memilih Partai Gerindra.

POLITIK | 19 Juni 2021

Rencana Peleburan Lembaga Litbangjirap, Ini Pandangan Anggota DPR

Rencana peleburan Litbangjirap ke dalam BRIN dianggap suatu kemunduran.

POLITIK | 19 Juni 2021

Deklarasi Seknas Jokowi-Prabowo, Politikus Gerindra: Aneh

Kemunculan sekretariat pemenangan merupakan hal lumrah. Namun, politikus Gerindra menegaskan pembentukan Seknas Jokpro merupakan suatu keanehan.

POLITIK | 18 Juni 2021

Didukung, Sikap Airlangga Hartarto Tetap Fokus Tangani Pandemi

Sikap Menteri Koordinator (menko) Perekonomian Airlangga Hartarto yang memilih fokus menangani pandemi Covid-19, menuai dukungan.

POLITIK | 18 Juni 2021

Jokowi Dinilai Tak Bisa Tolak Bila PDIP Minta Maju Kembali di Pilpres 2024

Jokowi tidak bisa menolak bila PDIP memintanya kembali maju sebagai calon presiden (capres) dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

NASIONAL | 18 Juni 2021

Menteri Tito: Sekwan Harus Jadi Jembatan Komunikasi Internal Legislatif dan Eksekutif

Mendagri mengharapkan Sekwan dapat menjadi penghubung komunikasi di internal legislatif dan eksekutif di daerah

POLITIK | 18 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS