Ketua Komisi X DPR Minta Kemdikbudristek Segera Percepat Vaksinasi Anak
Logo BeritaSatu

Ketua Komisi X DPR Minta Kemdikbudristek Segera Percepat Vaksinasi Anak

Minggu, 11 Juli 2021 | 23:16 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda, meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi agar segera mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun. Syaiful menyarankan pemerintah bekerja sama dengan lembaga pendidikan seperti sekolah berasrama dan pondok pesantren agar cakupan vaksinasi anak semakin besar.

“Ketika vaksin dinyatakan sudah bisa dipakai anak umur 12-17 tahun, tapi sampai hari ini saya tidak melihat respon cepat dari Kemdikbudristek atau kementerian lain untuk segera bergerak membuat skema vaksinasi anak,” kata Syaiful dalam konferensi pers secara virtual terkait hasil survei Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengenai vaksinasi anak dan pembelajaran tatap muka (PTM), Minggu (11/7/2021).

Syaiful menyesalkan tidak adanya inisiatif dan langkah cepat dari Kemdikbudristek untuk segera menindaklanjuti persetujuan vaksin untuk anak. Apalagi, jika melihat hasil survei P2G bahwa angka persetujuan orangtua untuk anaknya divaksin terbilang tinggi sebesar 63,3%.

“Tapi saya tidak melihat respon cepat dan bernas dari Kemdikbudristek untuk merespon mengenai sudah siapnya vaksin untuk anak umur 12 tahun,” kata Syaiful.

Menurut Syaiful, Kemdikbudristek seharusnya segera mengecek kepada Kementerian Kesehatan mengenai jumlah vaksin yang tersedia untuk anak, serta mendorong percepatan vaksinasi anak kepada satuan pendidikan yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Kalau tidak dimulai maka butuh berapa lama transisi waktunya? Kelihatannya ini masih inisiatif sektoral, belum terkomando,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pemerintah mengalokasikan 20 juta vaksin Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun yang akan diberikan secara bertahap. Sejauh ini, sebanyak 153.000 yang telah menerima vaksinasi secara nasional.

Menurut Nadia, meski vaksin anak sudah diizinkan, pemerintah saat ini masih menjadikan orang berusia di atas 18 tahun sebagai sasaran utama vaksinasi. Alasannya, peningkatan kasus pada anak saat ini disebabkan karena masih tidak terkendalinya laju penularan di kalangan orang dewasa.

“Bukan berarti anak-anak tidak menjadi prioritas, tapi yang lebih pentng saat ini adalah usia di atas 18 tahun karena data mengatakan bahwa betul kematian dan kesakitan pada anak meningkat tapi karena masih banyak orang dewasa di sekitarnya belum divaksin,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Mahfud MD dan Tito Bahas Simulasi Jadwal Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian rapat koordinasi membahas simulasi tanggal Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

POLITIK | 23 September 2021

Yusril Siapkan Argumen Gugat AD/ART Partai Demokrat ke MA

Yusril Ihza Mahendra telah menyiapkan argumenn untuk mengajukan uji materi terkait AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).

POLITIK | 23 September 2021

Puan: Antisipasi Lonjakan Covid-19 pada Akhir Tahun, Percepat Vaksinasi

Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan program vaksinasi untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan Covid-19

POLITIK | 23 September 2021

IKA PMII Harap Muktamar Ke-34 NU Pertimbangkan Kondisi Objektif Bangsa

Ahmad Muqowam menyatakan, Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) harus mempertimbangkan kondisi objektif bangsa

POLITIK | 23 September 2021

Gerindra dan Muhammadiyah Komitmen Jaga Persatuan dan Kedaulatan Bangsa

Gerindra-Muhammadiyah menegaskan komitmen untuk menjaga persatuan serta kedaulatan bangsa.

POLITIK | 23 September 2021

Bawaslu Rekomendasikan Regulasi Kampanye Virtual

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar merekomendasikan regulasi kampanye virtual.

POLITIK | 23 September 2021

MIPI Usulkan Penerapan E-Voting

MIPI menilai e-voting menjadi salah satu cara agar pelaksanaan pesta demokrasi tidak terhambat situasi pandemi Covid-19.

POLITIK | 23 September 2021

Penting, Kepastian Tanggal Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024

Kepastian tanggal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 dinilai penting untuk segera ditetapkan.

POLITIK | 23 September 2021

Inovasi Penyelenggaraan Pemilu 2024 Terkendala Regulasi

Inovasi penyelenggaraan pemilu selama ini dinilai kerap terkendala regulasi kepemiluan.

POLITIK | 23 September 2021

KPU Diminta Minimalisasi Anggaran Pemilu 2024

Komisi II DPR mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminimalisasi anggaran Pemilu 2024.

POLITIK | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini

IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini

EKONOMI | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings