Logo BeritaSatu

Ma’ruf Amin Tegaskan Covid-19 Bukan Konspirasi

Selasa, 13 Juli 2021 | 17:38 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Presiden (wapres) Ma’ruf Amin menegaskan Covid-19 bukan konspirasi. Ma’ruf mengajak para ulama untuk menjaga umat dari berita-berita bohong. Menurut Ma’ruf pada era post truth sekarang ini, banyak masyarakat yang tidak bisa membedakan antara informasi benar dan bohong.

“Termasuk informasi bahwasanya Covid-19 adalah konspirasi, padahal ini nyata. Oleh karena itu, saya menamakan era ini (sebagai) istibah yang artinya terserupakan, sehingga orang bisa keliru, bisa salah menerima kalau tidak teliti, tidak tabayun,” kata Ma’ruf dalam keterangannya, Selasa (13/7/2021).

Ma’ruf meminta para ulama bersama-sama pemerintah dan masyarakat berjuang menanggulangi pandemi Covid-19. Sebab bahayanya benar-benar nyata dan mengancam nyawa. Menurut Ma’ruf, dalam sepekan terakhir, jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan cukup signifikan, bahkan mencapai rekor tertinggi selama pandemi berlangsung.

“Pertama atas nama pemerintah, kedua atas nama sahabat daripada para ulama, saya ingin mengajak sahabat-sahabat saya semua, untuk bersama-sama pemerintah menanggulangi bahaya Covid-19 yang demikian besar dan dahsyatnya,” ujar Ma’ruf.

Hal ini pun sempat disampaikan Ma’ruf dalam pertemuan virtualnya dengan para ulama dan tokoh agama Islam, Senin (12/7/2021). Ma’ruf mengajak para ulama agar melihat secara murni terhadap begitu banyaknya korban yang berjatuhan akibat terpapar Covid-19.

Dikatakan, tenaga kesehatan yang wafat karena Covid-19 per 6 Juli 2021 telah mencapai 1.000 lebih. Dokter sebanyak 405 orang, perawat sejumlah 399 orang, 166 bidan, 43 dokter gigi, 32 ahli tenaga laboratorium, 9 apoteker, 6 petugas rekam radiologi.

Selain itu, lebih dari 541 ulama meninggal karena Covid-19, yang terdiri dari 451 laki-laki dan 90 perempuan.

“Untuk jadi dokter itu tidak mudah, bukan satu atau dua tahun. Tapi sekarang banyak jadi korban. Ini juga kehilangan besar. Mencetak ulama itu tidak gampang, tidak mudah juga,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf juga menyesalkan bahwa saat ini masih ada masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan sehingga menjadi salah satu pemicu naiknya kasus Covid-19. Satgas Covid-19 mencatat bahwa di antara yang menyebabkan tingginya kasus Covid-19, antara lain kurang patuhnya masyarakat melaksanakan protokol kesehatan.

Ma’ruf menambahkan banyak juga masyarakat yang belum mau mengikuti tes dan vaksinasi, serta mengetahui telah positif Covid-19, tetapi enggan melakukan isolasi mandiri.

“Pemerintah sekarang juga pontang-panting menyiapkan perawatan, sampai banyak sekarang yang pasang tenda rumah sakit, kekurangan oksigen, kekurangan tenaga kesehatan, sebenarnya ini bertumpuk-tumpuk masalah yang dihadapi,” kata Ma’ruf.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Singapura dan Uni Afrika Saling Akui Sertifikat Vaksinasi Covid

Singapura dan Uni Afrika Saling Akui Sertifikat Vaksinasi Covid

NEWS | 21 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings