Pascateguran Mendagri, Insentif Tenaga Kesehatan Meningkat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pascateguran Mendagri, Insentif Tenaga Kesehatan Meningkat

Senin, 19 Juli 2021 | 18:42 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Setelah 19 provinsi mendapatkan teguran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, maka per 17 Juli 2021 terjadi kenaikan penyerapan atau realisasi anggaran insentif tenaga kesehatan daerah (inakesda) di tingkat provinsi mencapai 11,63% dan tingkat kabupaten/kota sebesar 9,25%. Atau ada kenaikan anggaran inakesda secara nasional sebesar 10,11 %.

Demikian disampaikan Dirjen Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Mochamad Ardian Noervianto dalam keterangan pers secara virtual, Senin (19/7/2021).

“Perlu kami sampaikan bahwa 19 kepala daerah yang pada Jumat lalu mendapat teguran dari bapak mendagri, itu dikarenakan alokasi insentif tenaga kesehatannya masih di bawah 25%,” kata Ardian Noervianto.

Data 19 daerah tersebut, menurut Ardian, merupakan hasil perhitungan bersama antara data Kementerian Keuangan (Kemkeu) dan Kementerian Kesehatan (Kemkes). Kemdagri sendiri sudah melakukan asistensi dan monitoring selama 5 hari dengan melibatkan tim dari Kemkeu, Kemkes dan BPKP bersama pemerintah daerah untuk mengecek satu per satu angka dan realisasi, termasuk sebab adanya keterlambatan insentif tenaga kesehatan (nakes).

“Namun kalau kita perhatikan, inakesda dalam rangka penanganan Covid-19 yang bersumber dari refocusing 8% dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH), kita melihat adanya kenaikan yang cukup signifikan,” ujar Ardian.

Jika pada 9 Juli 2021, alokasi anggaran inakesda di tingkat provinsi mencapai Rp 1,7 triliun, maka pada 17 Juli, alokasi anggaran meningkat menjadi Rp 1,93 triliun. Terjadi peningkatan anggaran sebesar Rp 225,5 miliar.

Kemudian dari sisi realisasi inakesda periode 9-17 Juli mengalami penambahan sebesar Rp 289,66 miliar, dari awalnya sebesar Rp 491,2 miliar menjadi Rp 780,9 miliar. Kemudian rasio realisasi sebesar 40,43% atau bertambah 11,63%.

“Ini langkah yang sudah sangat bagus dilakukan pemerintah provinsi. Upaya percepatan sudah dilakukan,” terang Ardian.

Kenaikan alokasi dan serapan anggaran inakesda juga terjadi di tingkat kabupaten/kota. Alokasi anggaran inakesda di tingkat kabupaten/kota antara 9-17Juli mengalami penambahan sebesar Rp 127,97 miliar, dari awalnya Rp 6,8 triliun menjadi Rp 6,92 triliun.

Begitu juga dari sisi realisasi, bila pada 9 Juli terserap Rp 661,86 miliar, maka pada 17 Juli mencapai Rp 1,31 triliun. Mengalami kenaikan sebesar Rp 653,59 miliar. Rasio realisasi sebesar 18,99% atau bertambah 9,25%.

Bila dilihat secara agregat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, alokasi anggaran inakesda mengalami kenaikan sebesar Rp 353,5 miliar. Dari 9 Juli sebesar Rp 8,5 triliun menjadi Rp 8,85 triliun di 17 Juli 2021.

Begitu juga dengan realisasi inakesda secara agregat bertambah signifikan sebesar Rp 943,2 miliar. Dari 9 Juli sebesar Rp 1,15 triliun menjadi Rp 2,09 triliun di 17 Juli. Sehingga rasio realisasi menjadi sebesar 23,66% atau bertambah 10,11%.

“Kami tentu berharap secara agregat semua bisa minimal di 50% syukur-syukur bisa sama dengan pemerintah pusat. Tentunya kami berharap kedepan realisasi terhadap anggaran inakesda ini terus digenjot oleh pemerintah daerah. Ini menjadi atensi pak mendagri, mengingat kita pahami bersama, para nakes ini merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19,” ungkap Ardian.

Bahkan, lanjut Ardian, para nakes sudah bertaruh nyawa dan risiko terpapar tidak hanya dirinya tetapi keluarganya juga. Sehingga kalau hak-haknya tidak diberikan atau tidak diterima, dikhawatirkan akan memunculkan demotivasi.

“Apresiasi dalam bentuk insentif ini pada prinsipnya adalah sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan para pejuang tenaga kesehatan selaku garda terdepan dalam penanganan Covid-19,” jelas Ardian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pandemi Covid-19, Politikus PAN: Perlu Penguatan Solidaritas Global dan Nasional

Politikus PAN Achmad Hafisz Tohir menyebut perlu penguatan solidaritas global dan nasional untuk mengatasi pandemi Covid-19.

POLITIK | 25 September 2021

PBNU: Muktamar Ke-34 NU Digelar Desember

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU akan diselenggarakan pada 23 hingga 25 Desember 2021

POLITIK | 25 September 2021

Rachmat Gobel: Politik Nasdem Adalah Tercapainya Kesejahteraan Rakyat

Rachmat Gobel menegaskan tujuan politik partainya adalah tercapainya kesejahteraan rakyat.

POLITIK | 25 September 2021

La Nyalla Ajak Senator Terus Perjuangkan Amendemen

La Nyalla Mahmud Mattalitti mengajak seluruh senator untuk terus memperjuangkan amendemen UUD 1945.

POLITIK | 25 September 2021

Partai Nasdem Terus Perkuat Mesin Pemenangan untuk Pemilu 2024

Partai Nasdem terus memperkuat mesin pemenangan dan insfrastruktur partai untuk merealisasikan target sebagai pemenang Pemilu 2024.

POLITIK | 25 September 2021

Puan: Karang Taruna Selalu Aktif Hadirkan Solusi

Ketua DPR Puan Maharani menilai sebagai organisasi sosial anak muda, Karang Taruna sedikit banyak sudah berpartisipasi dalam mengatasi berbagai persoalan.

POLITIK | 25 September 2021

Puan Harap Karang Taruna Bangkitkan Semangat Gotong Royong Generasi Muda

Ketua DPR Puan Maharani berharap Karang Taruna dapat membangkitkan semangat gotong royong di kalangan generasi muda.

POLITIK | 25 September 2021

Amendemen Konstitusi Dinilai Cara Wujudkan Keadilan Sosial

La Nyalla Mahmud Mattalitti menilai amendemen UUD 1945 merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial.

POLITIK | 25 September 2021

Pengajuan Judicial Review ke MA Murni Inisiatif 4 Kader Partai Demokrat

Judicial review AD/ART Partai Demokrat yang diajukan ke MA murni keinginan dari kader Demokrat.

POLITIK | 25 September 2021

Blusukan ke Tambora, Puan Pantau Vaksinasi Covid-19

Ketua DPR Puan Maharani memantau langsung vaksinasi Covid-19 di permukiman padat penduduk di Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat

POLITIK | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

HIBURAN | 6 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings