Indeks 98 Minta ICW Tidak Timbulkan Keresahan di Masyarakat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indeks 98 Minta ICW Tidak Timbulkan Keresahan di Masyarakat

Minggu, 25 Juli 2021 | 19:48 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Indeks 98 Wahab Talaohu mengkritik Indonesia Corruption Watch (ICW) yang dinilai telah menebar keresahan di masyarakat dengan menuduh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko punya relasi dengan produsen obat Ivermectin PT Harsen Laboratories.

“ICW jangan jadi lembaga penebar keresahan publik. Karena argumentasi yang katanya dari hasil penelitian ternyata hanya logika cocoklogi saja. Sebab tidak berdasar fakta, tidak punya alat bukti dan telah melanggar kaidah-kaidah penelitian ilmiah”, tegas Wahab Talaohu dalam keterangan pers, Minggu (25/7/2021).

Wahab menjelaskan, ICW terlalu memaksakan fakta atau data yang sesungguhnya tidak punya keterkaitan sama sekali dengan Moeldoko. Bahkan sebenarnya ICW sendiri telah mengugurkan fakta atau hasil penelitian yang dibuatnya sendiri.

“Jadi ini lucu, ICW yang punya kredibelitas sebagai lembaga penelitian justru mengunakan metode yang bertentangan dengan metode penelitian ilmiah. ICW mengunakan metode cocoklogi di mana argumentasi yang dibangun bukan berdasar fakta dan data tetapi lewat mencocok-cocokkan, lalu membangun narasi seakan-akan ada bubungan kausalitas,” terangnya.

Iya mencontohkan logika cocoklogi ala ICW. Peneliti ICW Egi Primayoga menyebut adanya dugaan PT Harsen Laboratories memiliki hubungan dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

"Saya ingin menyoroti nama Sofia Koswara, memang nama Sofia tidak tertera dalam akta (perusahaan PT Harsen Laboratories), tapi dalam berbagai sumber dia disebut sebagai Wakil Presiden PT Harsen Laboratories, dan dia tampaknya punya peran sentral dalam menjalin relasi dengan berbagai pihak," tutur Egi dalam diskusi virtual ICW, Kamis (22/7/2021).

“Ini buktinya, di mana sudah jelas bahwa Sofia Koswara bukan bagian dari PT Harsen Laboratories dan tidak punya kontrol atas perusahaan karena tidak ada dalam akta perusahaan. Tapi ICW justru lebih percaya pada sumber yang salah karena tidak merujuk pada dokumen hukum. Harusnya merujuk pada sumber primer yaitu dokumen yang punya kekuatan dan keabsahan hukum seperti akta perusahaan," terang Wahab.

Wahab menjelaskan bahwa secara hukum Sofia Koswara tidak punya hubungan dengan PT Harsen Laboratories maka tidak dapat bertindak atas nama atau mewakili PT Harsen Laboratories dalam berkomunikasi atau bahkan membangun Kerjasama bisnis dengan pihak lain.

“Sofia Koswara jelas-jelas bukan bagian dan tidak punya hubungan dengan PT Harsen Laboratories. Secara kebetulan Sofia Koswara punya saham di PT Noorpay bukan berarti serta-merta ada kerja sama antara PT Harsen Laboratories dengan PT Noorpay. Ini logika cocoklogi, terlalu dipasakan dan tidak berdasar pada data dan fakta. Karena berteman, belum tentu punya kerja sama bisnis," jelasnya.

Wahab juga mengungkap kejanggalan lain dari tuduhan ICW yaitu terkait dengan hubungan kerja sama antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia HKTI yang di ketuai oleh Moeldoko dan PT Noorpay Perkasa untuk ekspor beras.

“Tuduhan ICW soal HKTI ekspor beras ini lebih ngawur lagi. Masa ICW tidak bisa membedakan antara organisasi bisnis dengan organisasi petani. HKTI didirikan sebagai wadah untuk membangun kemandirian dan kedaulatan petani Indonesia. Sehingga berbentuk perkumpulan yang bersifat sosial kemasyarakatan dengan substansi yang terdapat dalam AD/ART yaitu demi penguatan petani Indonesia dan tidak ada satu poin pun yang menyatakan soal bisnis, jual-beli, atau bahkan ekspor beras,” katanya.

Wahab menduga ICW sudah masuk angin karena sengaja menebar keresahan di tengah ikhtiar nasional dalam penanggulangan Covid-19. Dia menduga bahwa tuduhan ICW lebih bersifat pembunuhan karakter dengan motif tertentu.

“Saya khawatir ICW sudah masuk angin. Sengaja menebar polemik untuk mencipta keresahan publik lewat operasi character assassination dengan motif tertentu. Saya cuma mau mengingatkan, ICW jangan genit dan tergoda rayuan kartel obat dan vaksin Covid-19 untuk terlibat dalam perang dagang di tengah pandemik," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IG Live Bareng Feni Rose, Puan Pastikan DPR Tetap Terbuka dengan Rakyat

Feni Rose pun bertanya metode apa saja yang bisa digunakan untuk menyampaikan aspirasi ke DPR.

POLITIK | 26 September 2021

KNPI dan FKPPI Sinergi Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

KNPI, FKPPI dan OKP siap membantu pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19.

POLITIK | 26 September 2021

Pandemi Covid-19, Politikus PAN: Perlu Penguatan Solidaritas Global dan Nasional

Politikus PAN Achmad Hafisz Tohir menyebut perlu penguatan solidaritas global dan nasional untuk mengatasi pandemi Covid-19.

POLITIK | 25 September 2021

PBNU: Muktamar Ke-34 NU Digelar Desember

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU akan diselenggarakan pada 23 hingga 25 Desember 2021

POLITIK | 25 September 2021

Rachmat Gobel: Politik Nasdem Adalah Tercapainya Kesejahteraan Rakyat

Rachmat Gobel menegaskan tujuan politik partainya adalah tercapainya kesejahteraan rakyat.

POLITIK | 25 September 2021

La Nyalla Ajak Senator Terus Perjuangkan Amendemen

La Nyalla Mahmud Mattalitti mengajak seluruh senator untuk terus memperjuangkan amendemen UUD 1945.

POLITIK | 25 September 2021

Partai Nasdem Terus Perkuat Mesin Pemenangan untuk Pemilu 2024

Partai Nasdem terus memperkuat mesin pemenangan dan insfrastruktur partai untuk merealisasikan target sebagai pemenang Pemilu 2024.

POLITIK | 25 September 2021

Puan: Karang Taruna Selalu Aktif Hadirkan Solusi

Ketua DPR Puan Maharani menilai sebagai organisasi sosial anak muda, Karang Taruna sedikit banyak sudah berpartisipasi dalam mengatasi berbagai persoalan.

POLITIK | 25 September 2021

Puan Harap Karang Taruna Bangkitkan Semangat Gotong Royong Generasi Muda

Ketua DPR Puan Maharani berharap Karang Taruna dapat membangkitkan semangat gotong royong di kalangan generasi muda.

POLITIK | 25 September 2021

Amendemen Konstitusi Dinilai Cara Wujudkan Keadilan Sosial

La Nyalla Mahmud Mattalitti menilai amendemen UUD 1945 merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial.

POLITIK | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Rocky Gerung vs Sentul City


# Literasi Perdamaian


# Permata Buana


# Kegiatan Besar



TERKINI
Investasi di Daerah Harus Libatkan Pengusaha Lokal dan UMKM

Investasi di Daerah Harus Libatkan Pengusaha Lokal dan UMKM

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings