Jokowi: ASN Bukan Pejabat yang Bergaya di Zaman Kolonial
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jokowi: ASN Bukan Pejabat yang Bergaya di Zaman Kolonial

Selasa, 27 Juli 2021 | 11:42 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) buan pejabat yang minta dilayani dan yang bergaya seperti pejabat zaman kolonial dulu. ASN harus mempunyai jiwa untuk melayani dan membantu masyarakat.

“ASN bukan pejabat yang justru minta dilayani, yang bergaya seperti pejabat zaman kolonial dulu. Itu tidak boleh lagi, bukan Zamannya lagi. Setiap ASN harus mempunyai jiwa untuk melayani untuk membantu masyarakat,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Launching Core Values and Employer Branding ASN yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi secara virtual, Selasa (27/7/2021).

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan setiap organisasi, perusahaan, pemerintahan daerah, bahkan hingga kementerian atau lembaga memiliki semboyan, slogan atau motto untuk menjalankan tugas dan kewenangannya.

“Kita semua sangat sering mendengar semboyan, slogan ataupun motto sebuah organisasi atau perusahaan. Sejak lama semua pemerintah daerah punya semboyan yang masing-masing, ada yang semboyannya berhati nyaman, ada yang berirama, bersahabat dan masih banyak lagi,” ujar Jokowi.

Menurut Kepala Negara, variasi semboyan atau motto antar daerah baik-baik saja. Karena setiap daerah mempunyai kekhasan masing-masing, sehingga banyak daerah yang membuat semboyan menggunakan bahasa daerahnya.

Namun, Jokowi menegaskan kekhasan daerah dapat memperkaya keberagaman di Tanah Air, asalkan sesuai dengan Pancasila dan nilai-nilai universal.

“Tetapi pada kesempatan ini saya tegaskan bahwa setiap aparatur sipil negara di manapun bertugas, seharusnya memegang teguh nilai-nilai dasar yang sama, mempunyai semboyan yang sama,” tegas Jokowi.

ASN yang bertugas sebagai pegawai pusat maupun pegawai daerah, lanjut Presiden, harus mempunyai core values yang sama. Baik itu ASN yang berprofesi sebagai dosen, guru, jaksa, dokter, perawat, analisis kebijakan, administrator maupun juga petugas Satpol PP seharusnya mempunyai nilai dasar yang sama. Bahkan, pegawai BUMN dan pegawai-pegawai yang lain juga sebaiknya mempunyai proposisi nilai rujukan yang sama.

Tidak hanya itu, Jokowi menginginkan setiap ASN harus mempunyai orientasi yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Untuk itu ASN dilengkapi dengan kewenangan dan sumber daya yang diberikan oleh negara.

Otoritas dan sumber daya ini, menurut Jokowi, harus digunakan secara akuntabel dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah, bangsa dan negara serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Dan di tengah dunia yang penuh disrupsi, peningkatan kapasitas dan kompetensi serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan menjadi mutlak bagi ASN,” terang Jokowi.

Sebab banyak sekali masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh satu dinas, satu daerah, satu kementerian atau lembaga maupun oleh satu keahlian dan satu disiplin ilmu. Justru saat ini, masalah dapat dipecahkan dengan kolaborasi lintas organisasi, lintas daerah, lintas ilmu dan lintas profesi. Kolaborasi menjadi sangat penting, mengingat semua masalah selalu lintas sektor dan lintas disiplin.

“Saat ini, dunia menjadi serba hybrid, serba kolaboratif, tidak boleh lagi ada ego, baik ego sektor, ego daerah maupun ego ilmu,” ungkap Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Presiden Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Jawab Kegelisahan Masyarakat Internasional

Jokowi ajak para pemimpin dunia melakukan langkah nyata untuk menjawab kegelisahan masyarakat internasional.

NASIONAL | 23 September 2021


Ikut Jejak SBY, Calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Temui Ulama

Calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim mendatangi ponpes dan bersilaturahmi dengan para ulama di Aceh.

POLITIK | 22 September 2021

DPR Dorong KPU dan Pemerintah Sepakati Jadwal Pemilu 2024

Komisi II DPR mendorong KPU dan pemerintah segera menemukan titik kesepahaman mengenai jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024.

POLITIK | 22 September 2021

Perang Supremasi AS dan Tiongkok, Anis Matta: Jangan Lihat Drama, tetapi Skenarionya

Anis Matta menyebut Indonesia harus pandai melihat perang supremasi antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

POLITIK | 22 September 2021

Pengamat: Penghargaan Priyardarshni Academy Bukti Kerja Airlangga

Penghargaan Priyadarshni Academy Global Award berhasil diboyong Airlangga berkat kinerjanya mengeluarkan Indonesia dari resesi ekonomi.

POLITIK | 22 September 2021

KPU Akan Simulasi Lagi Tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

Ketua KPU Ilham Saputra mengatakan pihaknya akan melakukan simulasi lagi terhadap pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

POLITIK | 22 September 2021

BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS di Sejumlah Wilayah

BKN akan menjadwal ulang pelaksanaan SKD, 20-21 September 2021 di sejumlah wilayah.

POLITIK | 21 September 2021

DPR Sahkan Nyoman Adhi Suryadnyana Sebagai Anggota BPK

DPR mengesahkan Nyoman Adhi Suryadnyana sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

POLITIK | 21 September 2021

Moeldoko: KASN Masih Dibutuhkan

Moeldoko mengatakan peran Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) masih sangat dibutuhkan.

POLITIK | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Kasus Muhammad Kace, Penyidik Konfrontasi Keterangan Napoleon Bonaparte dengan Saksi

Kasus Muhammad Kace, Penyidik Konfrontasi Keterangan Napoleon Bonaparte dengan Saksi

MEGAPOLITAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings