Ridwan Kamil Siap Nyapres, Ini Pendapat "Wanita Emas"
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ridwan Kamil Siap Nyapres, Ini Pendapat "Wanita Emas"

Senin, 9 Agustus 2021 | 21:10 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) Hasnaeni "Wanita Emas" menilai bahwa Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tak layak menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Sebab, menurutnya pria itu tak mampu memperbaiki kondisi di wilayahnya.

"Masukan saya ke Ridwan Kamil janganlah bermimpi untuk menjadi calon presiden 2024, karena membereskan Sukabumi saja, orang yang tidak bermasker saja dia tidak bisa atasi," kata Hasnaeni, Senin (9/8/2021).

Hasnaeni mengambil kesimpulan demikian, karena ia melihat langsung warga di salah satu wilayah Sukabumi, yakni Citarik, banyak yang tak mengenakan masker. Hal ini ia dapati kala dirinya hendak membeli ikan di wilayah tersebut. "Saya tadi beli ikan di pelabuhan ikan di Sukabumi, saya melihat orang yang tidak menggunakan masker di Citarik ya," ujarnya.

Karenanya, selain membeli ikan, Hasnaeni pun berinisiatif membagikan masker kepada masyarakat yang tak mengenakan masker. Seiring dengan itu, ia membagikan uang Rp50.000 kepada mereka. Ini dilakukan guna meringankan beban masyarakat semasa pandemi Covid-19.

Namun, terjadi kesalahpahaman. Karena spontan menimbulkan kerumunan, pihaknya pun ditegur pihak terkait. "Terjadi insiden kesalahpahaman dengan pihak sekuriti dan aparat kepolisian. Saya kan niatnya hanya membeli ikan. Saat saya membagikan masker dan membagikan uang Rp 50.000," ungkap Hasnaeni.

"Sehingga polisinya saya tanya tadi, 'kenapa warga di sini tidak menggunakan masker?' Katanya di sini bebas (tak pakai) masker. Niat baik saya yakni memutus mata rantai penularan Covid dengan memberikan masker dan uang Rp 50.000. Tetapi itu dianggap salah oleh mereka," imbuhnya.

Hasnaeni menyesalkan jawaban petugas kepolisian tersebut. Ia juga menyayangkan mengapa masih ada daerah di Indonesia, yang warganya abai terhadap protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan virus corona.

Menurut dia, hal ini menjadi tanggung jawab kepala daerah di tingkat kabupaten/kota, maupun provinsi. "Bagaimana Ridwan Kamil mau mengurusi Indonesia, di Sukabumi saja warganya masih banyak yang tak pakai masker," imbuh dia.

Lebih lanjut, Hasnaeni juga mengkritik kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat(PPKM) Level 4 pemerintah pusat. Menurutnya, kebijakan tersebut takkan ada artinya jika tak dibarengi dengan adanya data terkait Covid-19 yang terintegrasi.

"Masukan saya ke Presiden Jokowi, data Covid ini harus terintegrasi. Sehingga kita bisa tahu orang yang sedang isoman, orang yang sedang OTG, orang yang kena Covid lagi bepergian, berjalan-jalan yang mana? Kami tidak bisa membedakan," paparnya.

"Percuma PPKM itu diperpanjang terus, kalau data tidak terintegrasi. Kasihan negara ini, seolah nyawa tidak berharga," pungkas Hasnaeni.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ketua DPR: Jangan Ada Kompromi untuk Prokes Karantina

Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan agar aturan karantina bagi siapa pun yang baru datang dari luar negeri dijalankan secara tegas

POLITIK | 16 Oktober 2021

2 Calon Ketua DPD Demokrat NTT Akan Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan

Dua calon ketua DPD Partai Demokrat (PD) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPP

POLITIK | 16 Oktober 2021

Tak Punya Figur Kuat, Golkar Bisa Bertahan karena Sistem dan Jaringan yang Mengakar

Meski tidak mempunyai figur yang kuat, tetapi Golkar akan tetap bisa bertahan dalam dunia politik karena mempunyai sistem dan jaringan yang mengakar

POLITIK | 16 Oktober 2021

Hadapi Pilpres 2024, Golkar Masih Terbuka untuk Berkoalisi dengan Partai Apa pun

Golkar masih sangat terbuka untuk membangun koalisi dengan partai politik apa pun dalam menghadapi Pilpres 2024

POLITIK | 16 Oktober 2021

Ibas Soroti Kelangkaan Pupuk yang Menjadi Persoalan Klasik Sektor Pertanian

Ketua Fraksi Demokrat di DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono menyoroti kelangkaan pupuk yang menjadi persoalan klasik sektor pertanian.

POLITIK | 16 Oktober 2021

Akbar Tandjung: Pengalaman Politik Jadi Pembeda Golkar Dibanding Parpol Lain

Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung menyebutkan pengalaman politik yang panjang menjadi pembeda Partai Golkar dibanding parpol lain.

POLITIK | 16 Oktober 2021

Akbar Tanjung: Golkar Ingin Antarkan Airlangga Jadi Presiden

Akbar Tanjung meminta agar kader Golkar untuk berjuang sesuai dengan aspirasi rakyat dan memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

POLITIK | 16 Oktober 2021

Akbar Tandjung Jagokan Airlangga Hartarto Menangi Pilpres 2024

Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung menegaskan Partai Golkar mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi calon presiden.

POLITIK | 16 Oktober 2021

Pemerhati Pangan Nilai Bapanas Tidak Efektif

Irma Suryani Chaniago menganggap pembentukan Badan Ketahanan Pangan Nasional (Bapanas) dinilai tidak efektif.

POLITIK | 16 Oktober 2021

Akbar Tanjung Minta Golkar Siapkan Diri untuk Menangkan Pemilu 2024

Politisi Golkar Akbar Tandjung meminta seluruh kader Partai Golkar dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar dapat menangi Pemilu 2024.

POLITIK | 16 Oktober 2021


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Pinjol Ilegal


# Kasus Covid-19



TERKINI
47 Negara Akan Gagal Capai Tingkat Kelaparan Rendah

47 Negara Akan Gagal Capai Tingkat Kelaparan Rendah

DUNIA | 54 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings