Logo BeritaSatu

Baliho Elite Politik, Cara Konvensional Tingkatkan Popularitas

Selasa, 10 Agustus 2021 | 17:49 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.comBaliho para elite politik yang bertebaran di daerah, dinilai sebagai cara konvensional untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas. Namun, dampak pemasangan baliho tersebut tidak akan efektif apabila dilakukan saat pandemi Covid-19.

“Baliho itu cara konvensional untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas,” kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin di Jakarta, Selasa (10/8/2021).

Advertisement

Menurut Ujang, ada dua cara untuk bisa menaikkan elektabilitas, yakni melalui “darat” dan “udara”. Pemasangan baliho dinilai bentuk “serangan darat”, sedangkan pemberitaan di media ialah “serangan udara”.

“Ketika (pemasangan baliho) dilakukan di masa pandemi jadinya tak efektif dan kontraproduktif. Karena rakyat sedang susah,” ujar Ujang.

Diketahui, baliho sejumlah elite politik, seperti Ketua DPR Puan Maharani menuai sorotan. Ujang menilai baliho Puan kemungkinan ikhtiar untuk menggeser elektabilitas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Mungkin-mungkin saja Puan akan menggeser Ganjar,” imbuh Ujang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Carlo Ancelotti


# Cacar Monyet


# Man City


# Parsindo


# Korea Utara


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Komoditas Pangan Didorong Adopsi Strategi Swasembada Beras

Komoditas Pangan Didorong Adopsi Strategi Swasembada Beras

EKONOMI | 31 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings