Dari Soal Aset TNI hingga Kisah dengan SBY, Ini Tudingan Demokrat ke Kubu Moeldoko
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dari Soal Aset TNI hingga Kisah dengan SBY, Ini Tudingan Demokrat ke Kubu Moeldoko

Minggu, 3 Oktober 2021 | 18:31 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Demokrat (PD) melancarkan serangan terhadap Ketua Umum PD versi KLB Deli Serdang, Moeldoko. Berbagai isu diangkat. Dari mulai penggunaan aset TNI AD oleh Moeldoko untuk kepentingan politiknya, hingga cerita sakit hati Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap Moeldoko yang pernah diusung pengusaha untuk jadi presiden. Sampai sejauh ini, belum ada konfirmasi dari pihak Moeldoko atas tuduhan keras ini.

Berikut adalah pernyataan yang disampaikan oleh Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP/Koordinator Juru Bicara, dalam konferensi pers yang ditayangkan secara daring, Minggu (3/10/2021).

"Kami memandang ulah KSP Moeldoko yang berkoalisi dengan Yusril, bukan hanya terhadap kader Partai Demokrat, tetapi juga kepada Rakyat Indonesia, akhir-akhir ini sudah sangat keterlaluan, melakukan siasat demi siasat jahat, menggunakan proksi para mantan kader Partai Demokrat, untuk mencapai ambisi kekuasaannya, dengan melakukan upaya-upaya pembodohan publik," ungkap Herzaky.

"Hanya karena jenderal, lalu merasa memiliki kuasa untuk membodohi publik. Hanya karena profesor hukum, lalu merasa memiliki kuasa untuk membodohi publik."

Menurutnya, Proksi KSP Moeldoko bernama Hasyim dan Ayu melakukan konferensi pers, kemarin. Kegiatan itu telah dirapatkan malam sebelumnya di Jalan Lembang. Sebuah rumah dinas milik Angkatan Darat yang masih dikuasai oleh KSP Moeldoko.

"Yang saya yakin, kalau publik tahu bahwa itu adalah rumah dinas Angkatan Darat, pasti bukan hanya publik, para prajurit pun tidak akan rela. Karena tempat yang suci dan netral itu, dikotori oleh sekelompok orang untuk melakukan siasat jahat, yakni membegal partai politik yang sah dan diakui oleh pemerintah. Darah prajurit itu loyal dan setia. Sedangkan pengkhianatan dan pemberontakan, tidak ada tempatnya dalam jiwa dan raga seorang prajurit," ungkapnya.

Dia juga menyebut 'Ambisi KSP Moeldoko: Besar Nafsu dari Kemampuan”.

Sebab, lanjutnya, konstruksi besar dari persoalan yang terjadi dimulai dari ambisi Moeldoko, yang ingin sekali menjadi presiden. KSP Moeldoko adalah seorang petualang politik, sejak melakukan Operasi Sajadah ketika menjadi Pangdam III Siliwangi. Lalu dimasukkan kotak menjadi Wagub Lemhannas.

"Sedangkan ambisi menjadi Presiden ini, pertama kali muncul pada 2014. Ada seorang pengusaha nasional yang menghadap Presiden SBY dan meminta restu Pak SBY, agar PD mengusung Moeldoko sebagai calon presiden. KSP Moeldoko saat itu masih perwira aktif dan baru saja diangkat menjadi Panglima TNI," urainya.

Lalu pada Mei 2015, Herzaky mengatakan, pagi-pagi sekali dengan menggunakan seragam dinas Panglima TNI, Moeldoko datang ke Cikeas. Hari itu, SBY akan berangkat ke Surabaya untuk melakukan Kongres Partai Demokrat.

SBY berpikir, tentulah ada sesuatu yang sangat penting dan mendesak, atau darurat, seorang Panglima TNI aktif dengan seragam dinas, menghadap seorang mantan Presiden. Ternyata, pesannya tidak penting dan mendesak.

Moeldoko hanya mengatakan: “Pak, tolong kalau Bapak terpilih lagi sebagai Ketua Umum, agar Bapak mengangkat Marzuki Alie sebagai Sekjen-nya.”

"Pak SBY marah. Beliau marah, bukan saja karena Moeldoko yang adalah Panglima TNI aktif telah melanggar konstitusi dan undang-undang dengan melakukan politik praktis dan intervensi, tetapi beliau juga marah karena sebagai salah satu penggagas dan pelaksana reformasi TNI, Pak SBY tidak rela TNI dikotori oleh ambisi pribadi yang ingin berkuasa dengan cara-cara yang melanggar aturan dan hukum," urai Herzaky.

Setelah pensiun dari TNI, Moeldoko datang lagi ke Cikeas. Meminta jabatan tinggi di kepengurusan PD. SBY mempersilahkannya bergabung dengan PD. Sementara bila ingin jabatan ketua umum, itu ada mekanismenya melalui Kongres.

Tak puas dengan jawaban itu, kata Herzaky, Moeldoko berusaha untuk menjadi ketua umum pada partai-partai lainnya.

"Bahkan, salah satu mantan wakil presiden bercerita, beliau didatangi oleh KSP Moeldoko dan meminta dukungan untuk KSP Moeldoko bisa menjadi ketua umum di salah satu partai politik. Lagi-lagi mantan wakil presiden ini juga menolaknya halus. Beliau katakan, untuk menjadi ketua umum itu ada mekanismenya melalui kongres," bebernya.

Kata Herzaky, PD meragukan kemampuan Moeldoko karena kalah dalam kompetisi apapun. Termasuk saat maju menjadi calon ketua umum PSSI. Termasuk kemampuan intelijen Moeldoko karena bersedia mengikuti keinginan Johny Allen Marbun untuk menjadi Ketua UmuM PD versi KLB.

Diapun membeberkan hasil pengumpulan intelijen pihaknya. Termasuk perjalanan Moeldoko saat pelaksanaan KLB di Sumatera Utara. Dari informasi mereka peroleh, para peserta KLB bermotivasi hanya demi mendapat imbalan. Janjinya akan diberi uang Rp 100 juta.

"Nyatanya, hanya sekitar 30an orang yang diberi Rp 100 juta. Sisanya bervariasi, mulai dari lima juta hingga dua puluh lima juta. Karena itu, terjadi kekacauan di pihak KSP Moeldoko. Banyak yang kecewa dan menuntut janji-janji palsu yang tidak tertunaikan," kata Herzaky.

"Kami diingatkan oleh beberapa jenderal bintang empat: KSP Moeldoko tidak akan berhenti. Selama dia masih di KSP, masih bercokol di istana, dia akan menggunakan kekuasaannya untuk mencapai ambisinya. Peringatan itu terbukti. KSP Moeldoko melakukan beberapa kali rapat, untuk melanjutkan gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat," kata Herzaky.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua MPR Sebut Pernyataan Bahlil yang Minta Pemilu 2024 Ditunda Sesat

Wakil Ketua MPR Syarief Hasan menilai pernyataan Bahlil yang minta pemilu 2024 ditunda menyesatkan.

POLITIK | 19 Januari 2022

Putuskan Jadwal Pemilu 2024, DPR Panggil Mendagri dan KPU-Bawaslu Pekan Depan

DPR akan memanggil KPU, Bawaslu dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada pekan depan untuk memutuskan jadwal dan tahapan Pemilu 2024.

POLITIK | 18 Januari 2022

Kepala Otorita IKN Nusantara Dipilih Presiden Tanpa Fit and Proper Test

Pansus Ibu Kota Negara menegaskan Kepala Otorita IKN Nusantara dipilih dan ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi tanpa fit and proper test

POLITIK | 18 Januari 2022

Tanggapi Sindiran Amien Rais, Gekira: Prabowo Diposisi Jaga Keutuhan NKRI

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais menyindir Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto

POLITIK | 18 Januari 2022

Begini Usul DPR Setelah Jakarta Tidak Lagi Jadi Ibu Kota Negara

Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengusulkan Jakarta menjadi kota bisnis setelah tidak lagi menjadi ibu kota negara.

POLITIK | 18 Januari 2022

Pertemuan La Nyalla dan AHY Bahas Hal Ini

Ketua DPD La Nyalla Mattalitti dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membahas sejumlah hal, salah satunya presidential threshold.

POLITIK | 18 Januari 2022

Legislator OptimistisHolding BUMN Pariwisata Optimalkan Potensi Indonesia

Anggota Komisi VI DPR RI Intan Fauzi optimistis Holding BUMN Pariwisata mampu mengoptimalkan semua potensi yang ada di BUMN.

POLITIK | 18 Januari 2022

AHY Enggan Berkomentar Banyak Soal OTT Bupati PPU

Ketua Umum Partai Demokrat AHY enggan berkomentar banyak saat dimintai tanggapan soal OTT Bupati PPU, Abdul Gafur Mas'ud.

POLITIK | 18 Januari 2022

Partai Demokrat Tegaskan Musda Bukan Adu Kekuatan dan Uang

BPOKK) DPP Demokrat Herman Khaeron menyatakan musyawarah daerah (musda) Partai Demokrat di sejumlah daerah bukan ajang beradu kekuatan dan uang.

POLITIK | 18 Januari 2022

Tiba di Kediaman Ketua DPD, AHY Didampingi Petinggi Demokrat

AHY diketahui turut didampingi oleh sejumlah petinggi Partai Demokrat.

NASIONAL | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
MAKI Kecewa terhadap Vonis Nihil Heru Hidayat

MAKI Kecewa terhadap Vonis Nihil Heru Hidayat

NASIONAL | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings