Kasus Penistaan Agama, PDIP Ajak Ormas Keagamaan Sosialisasikan Konsekuensi Hukum
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Penistaan Agama, PDIP Ajak Ormas Keagamaan Sosialisasikan Konsekuensi Hukum

Selasa, 5 Oktober 2021 | 15:30 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Aparat penegakan hukum diminta untuk tegas menangani setiap kasus dugaan penistaan agama. Jangan sampai penistaan agama memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kita mendukung agar aparat penegak hukum menindak tegas penista agama. Tertibkan konten-konten di media sosial yang berisi ujaran kebencian dan penistaan terhadap agama," kata Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Eriko Sotarduga, Selasa (5/10/2021).

Hal itu diungkap Eriko ketika dimintai tanggapan soal kasus-kasus dugaan penistaan agama. Belakangan salah satu kasus yang menarik perhatian adalah menyangkut Muhammad Kace. Semakin menjadi keributan karena Kace diduga telah dianiaya Irjen (Pol) NP bersama sejumlah individu di Rutan Bareskrim Polri.

Kata Eriko, perbedaan yang ada antarwarga masyarakat Indonesia sebenarnya indah. Indonesia juga ada sebagai negara kesatuan, karena dibentuk dari berbagai kekayaan suku, agama, dan budaya. Dan dasar negara Pancasila menjadi landasannya bersama dengan Bhinneka Tunggal Ika atau berbeda-beda namun tetap satu juga.

"Kita harus menghargai keberagaman. Tidak ada bahwa pihak yang lebih besar menekan pihak yang lebih kecil. Semua dihargai sebagai makhluk hidup, sebagai orang, sebagai pribadi yang sama di dalam ketentuan hukum, dalam menjalankan UU, dalam menerima hak dan kewajiban. Jadi tentunya tidak boleh ada penekanan pada pihak minoritas," ujar Eriko.

Para bapak pendiri bangsa, termasuk Bung Karno, juga sudah sejak awal mengatur prinsip itu dalam dasar negara kita.

Di sisi lain, Eriko juga mengatakan pemerintah, organisasi kemasyarakatan (ormas), maupun unsur keagamaan sebaiknya makin masif melakukan sosialisasi. Bahwa ada konsekuensi hukum dari pernyataan maupun tindakan menyangkut agama dan keyakinan. Segala sesuatu yang bisa mengganggu persatuan Indonesia harus selalu dihindarkan.

"Semua pihak, dari pemerintah, aparat penegakan hukum, organisasi seperti parpol dan ormas agama, khususnya justru alim ulama, harusnya memberi tahu juga kepada warganya agar memahami bahwa hukum itu berdiri tegak. Ada konsekuensi hukum atas pernyataan dan tindakan kita, termasuk ketika memasuki ranah dugaan penistaan agama," pungkas Eriko.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Saan Imbau Arteria Minta Maaf Soal Ganti Kajati Berbahasa Sunda

Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustopa menilai Arteria Dahlan harus meminta maaf soal ucapannya tentang ganti Kajati berbahasa Sunda.

POLITIK | 19 Januari 2022

Soal Ganti Kajati Berbahasa Sunda, Arteria Persilakan Ridwan Kamil Lapor MKD

Anggota DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan mempersilakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil melaporkannya ke MKD DPR terkait pernyataan ganti Kajati berbahasa Sunda.

POLITIK | 19 Januari 2022

Pembangunan IKN Butuh The Crazy Government Man Seperti Ahok

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dinilai figur yang tepat untuk dipilih menjadi kepala Otorita IKN Nusantara.

POLITIK | 19 Januari 2022

Gerindra Minta Jakarta Tetap Jadi Pusat Keuangan, Bisnis dan Ekonomi

Pemerintah harus memikirkan Jakarta sebagai daerah khusus ekonomi, bisnis dan keuangan serta sejarah setelah UU Pemindahan (IKN) Ibu Kota Negara ditetapkan.

POLITIK | 19 Januari 2022

Masyarakat Pasundan Bersatu Deklarasi Dukung La Nyalla Jadi Presiden 2024

Ribuan masyarakat Pasundan Bersatu mendeklarasikan Dukungan ke Ketua DPD La Nyalla Mattalitti untuk maju sebagai calon Presiden 2024.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Anggota DPR Anggap Rapat dengan Timsel KPU-Bawaslu Hanya Basa-Basi

Anggota Komisi II DPR fraksi Partai Demokrat Wahyu Sanjaya mengatakan agenda rapat dengan Timsel KPU-Bawaslu hanya basa-basi.

POLITIK | 19 Januari 2022

Anggota DPR Soroti Adanya Tekanan terhadap Timsel KPU-Bawaslu

Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus menyoroti soal dugaan adanya tekanan terhadap kerja Tim Seleksi (Timsel) KPU dan Bawaslu.

POLITIK | 19 Januari 2022

Wakil Ketua MPR Sebut Pernyataan Bahlil yang Minta Pemilu 2024 Ditunda Sesat

Wakil Ketua MPR Syarief Hasan menilai pernyataan Bahlil yang minta pemilu 2024 ditunda menyesatkan.

POLITIK | 19 Januari 2022

Putuskan Jadwal Pemilu 2024, DPR Panggil Mendagri dan KPU-Bawaslu Pekan Depan

DPR akan memanggil KPU, Bawaslu dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada pekan depan untuk memutuskan jadwal dan tahapan Pemilu 2024.

POLITIK | 18 Januari 2022

Kepala Otorita IKN Nusantara Dipilih Presiden Tanpa Fit and Proper Test

Pansus Ibu Kota Negara menegaskan Kepala Otorita IKN Nusantara dipilih dan ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi tanpa fit and proper test

POLITIK | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# Arteria Dahlan


# Rahmat Effendi


# IBL


# Gaga Muhammad


# Kereta Peluru



TERKINI
Omicron Melambat, WHO Catat 18 Juta Kasus Minggu Lalu

Omicron Melambat, WHO Catat 18 Juta Kasus Minggu Lalu

DUNIA | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings