Politikus Partai Demokrat Duga Yusril Membela Invisible Power
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Politikus Partai Demokrat Duga Yusril Membela Invisible Power

Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:09 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Politikus Partai Demokrat (PD) Benny K Harman menduga Yusril Ihza Mahendra membela kepentingan invisible power. Menurut Benny, Yusril kemungkinan tidak bekerja untuk membela kepentingan para pihak yang memberinya kuasa menggugat AD/ART Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Pengacara Yusril sebenarnya bekerja untuk kepentingan siapa? Pengacara Yusril patut diduga kuat tidak bekerja untuk membela kepentingan dari pihak-pihak yang telah memberinya kuasa karena memang tidak ada kepentingan nyata di sana melainkan untuk membela kepentingan dari kekuatan tertentu yang tidak tampak ke permukaan atau invisible power," kata Benny, Selasa (12/10/2021).

Kekuatan yang tidak tampak tersebut, menurut Benny, sebenarnya memiliki kepentingan politik. Kemudian, mereka bersekutu dengan empat eks ketua DPC PD melayangkan uji materi di Mahkamah Agung (MA).

"Karena yang berkepentingan secara politik sebenarnya adalah kekuatan tersembunyi tersebut dan bukan empat orang eks ketua DPC Partai Demokrat yang memberinya kuasa, maka tidak mustahil yang membiayai jasa hukum pengacara Yusril adalah kekuatan tersembunyi tersebut," ujar Benny.

"Saya merasa terlalu besar pengorbanan dari empat orang eks ketua DPC Partai Demokrat yang telah memberi kuasa kepadanya dengan mengeluarkan dana mungkin ratusan miliar hanya untuk meminta norma-norma dalam AD/ART PD dibatalkan dengan alasan bertentangan dengan UU Parpol dan UU MA," imbuh anggota Komisi III DPR ini.

Lalu apa kepentingan politik dari kekuatan tersembunyi itu?.

"Kepentingan mereka ialah menyingkirkan Partai Demokrat dan ketua umumnya AHY dari kontestasi politik menjelang hajatan politik nasional di tahun 2024 nanti. Partai Demokrat dan AHY oleh kekuatan ini dianggap sebagai batu sandungan atau penghalang utama untuk mewujudkan skenario gelap mereka, karena itu harus diganggu, disingkirkan atau diambilalih jika tidak mau bekerja sama dalam skema politik yang mereka desain," kata Benny.

Benny mengatakan kekuatan-kekuatan tersembunyi tersebut tentu sangat bervariasi. Namun, Benny ingin menegaskan langkah Yusril membela empat orang eks kader PD itu tidak terjadi dalam ruang hampa politik.

"Tidak datang begitu saja. Ini adalah titik kulminasi dari berbagai langkah dan proses yang telah berjalan selama ini. Jelas ini bukan perkara biasa, bukan juga soal hukum semata. Di balik hukum itu ada maksud untuk memperlemah atau menyingkirkan musuh potensial, seperti Adolf Hitler yang selalu kampanyekan mendukung negara hukum, tapi hukum yang diperalat untuk mengabsahkan langkah-langkahnya yang jauh dari makna hukum yang sebenarnya," ujar Benny.

Benny sulit memahami langkah dari tokoh sekelas Yusril Ihza Mahendra, tampil sebagai pengacara membela kepentingan empat eks ketua DPC PD.

"Apakah perjuangannya murni untuk membela demokrasi dan menegakkan keadilan hukum seperti yang diklaimnya? Sekilas Yusril memang hanya bertindak mewakili empat orang eks Ketua DPC Partai Demokrat yang telah memberi kuasa hukum kepadanya untuk mengajukan gugatan AD/ART Partai Demokrat ke MA. Namun, jika ditelusuri lebih dalam keempat orang itu sebenarnya tidak memiliki kepentingan langsung dengan adanya sejumlah norma dalam AD/ART Partai Demokrat yang mereka klaim bertentangan dengan UU Parpol dan UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan," kata Benny.

Benny pun menyebut, " Klaim moral yang juga digunakan Yusril untuk membenarkan langkah sesatnya menggugat keabsahan keputusan Kongres V PD seperti untuk memajukan demokrasi dan mendorong demokratisasi internal Parpol juga kehilangan dasar pijakannya bahkan menerapkan standar ganda karena pada saat yang bersamaan partai yang dia sendiri pimpin malah tidak mempraktikkan nilai-nilai demokrasi yang hendak dia perjuangkan melalui perkara ini."



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terpapar Radikalisme, 16 ASN Gagal Jadi Eselon I

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengungkap lebih dari 16 ASN gagal menjadi eselon I.

POLITIK | 1 Desember 2021

Respons Fadel Muhammad, Mensesneg: Itu Urusan Presiden

Merespons Fadel Muhammad yang minta Sri Mulyani dicopot, Mensesneg Pratikno menekankan pemberhentian dan pengangkatan meteri merupakan urusan presiden.

POLITIK | 1 Desember 2021

ASN Dinilai Kurang Dibekali Pancasila

Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebut ASN pascareformasi kurang dibekali Pancasila.

POLITIK | 1 Desember 2021

5 Kursi Wamen Kosong, Begini Jawaban Mensesneg

Sampai saat ini masih ada 5 posisi wakil menteri (wamen) yang belum terisi di kabinet pemerintahan Presiden Jokowi.

POLITIK | 1 Desember 2021

Bertemu Jokowi, Johan Budi Bantah Bahas Wamen atau Jubir

Anggota DPR dari Fraksi PDIP Johan Budi membantah pertemuannya dengan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi). Johan membahas posisi Wamen atau jubir presiden.

POLITIK | 1 Desember 2021

Johan Budi Bertemu Jokowi, Mensesneg: Silaturahmi

Pratikno menegaskan pertemuan antara anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Johan Budi dengan Presiden Jokowi hanya sekadar silaturahmi.

POLITIK | 1 Desember 2021

Mensesneg: Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet

Mensesneg Pratikno mengungkapkan hingga saat ini tidak ada rencana Presiden Joko Widodo untuk melakukan reshuffle kabinet.

POLITIK | 1 Desember 2021

Dituding Tidak Menghargai MPR, Ini Jawaban Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati angkat bicara terkait tudingan bahwa dirinya tidak menghargai MPR.

POLITIK | 1 Desember 2021

Jika Ada Reshuffle, Ahok Dipandang Layak Jadi Menteri

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok layak menempati posisi sebagai menteri apabila terjadi reshuffle.

POLITIK | 1 Desember 2021

Survei Citra Nusantara Network: Elektabilitas Airlangga Naik

Elektabilitas Airlangga Hartarto kian terangkat dengan kinerja yang baik sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

POLITIK | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Perkuat Daya Tahan Tubuh dengan Vitamin

Perkuat Daya Tahan Tubuh dengan Vitamin

BERITA GRAFIK | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings