Survei IPI: Minim, Perhatian Parpol pada Isu Krisis Iklim dan Lingkungan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei IPI: Minim, Perhatian Parpol pada Isu Krisis Iklim dan Lingkungan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:42 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Mayoritas anak muda menilai belum ada satu pun partai politik yang dominan dalam memberi perhatian pada isu krisis iklim atau pelestarian lingkungan.

Hal itu merupakan temuan survei Indikator Politik Indonesia (IPI) secara daring di Jakarta, Rabu (27/10/2021).

"Persepsi pemilih muda atas tingkat perhatian partai-partai di Indonesia dalam mengatasi krisis iklim masih rendah, tidak ada partai politik yang dominan dalam persepsi pemilih pemula memberikan perhatian yang cukup sejauh ini terkait isu krisis iklim atau pelestarian lingkungan," kata Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi.

Responden survei itu ditanyakan soal "seberapa besar perhatian partai politik berikut dalam menghentikan atau mengatasi perubahan iklim?".

Hasilnya, yang menilai Partai Demokrat sangat perhatian terkait isu krisis iklim atau pelestarian lingkungan hanya sebanyak 4%. Yang menilai cukup perhatian adalah 29%, dan menilai kurang perhatian 20%. Lalu yang menganggap tidak perhatian sama sekali 15%.

Untuk Gerindra, sangat perhatian 3%, cukup perhatian 29%, kurang perhatian 22%, tidak perhatian sama sekali 15%.

Untuk PDIP, memperoleh yang paling besar dengan penilaian sangat perhatian 5%, cukup perhatian 26%, kurang perhatian 22%, tidak perhatian sama sekali 16%.

Golkar dinilai sangat perhatian oleh 3% responden, cukup perhatian 27%, kurang perhatian 23%, tidak perhatian sama sekali 15%.

Nasdem sangat perhatian 3%, cukup perhatian 25%, kurang perhatian 23%, tidak perhatian sama sekali 16%.

PKB sangat perhatian 2%, cukup perhatian 25%, kurang perhatian 25%, tidak perhatian sama sekali 15%.

PKS sangat perhatian 2%, cukup perhatian 24%, kurang perhatian 54%, tidak perhatian sama sekali 16%.

PPP sangat perhatian 2%, cukup perhatian 24%, kurang perhatian 24%, tidak perhatian sama sekali 16%.

PAN sangat perhatian 2%, cukup perhatian 24%, kurang perhatian 24%, tidak perhatian sama sekali 17%.

Menurut Burhanuddin, temuan ini menunjukkan begitu besarnya peluang bagi parpol untuk secara serius bekerja menggarap isu krisis iklim dan lingkungan hidup. Apalagi jumlah pemilih muda dan pemula, kalangan Gen-Z dan milenial yang mencapai sekitar 80 juta atau 40% dari populasi pemilih di pemilu 2024.



Anak Muda Pilih Lingkungan Dibandingkan Ekonomi
Burhanuddin juga mengungkap bahwa anak muda memahami dilema antara kepentingan lingkungan hidup dengan pertumbuhan ekonomi. Survei pihaknya menemukan mayoritas anak muda lebih peduli terhadap isu lingkungan dari pada pertumbuhan ekonomi.

Sebanyak 81% responden penelitian memilih untuk melindungi dan melestarikan lingkungan meski hal itu akan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

"Lingkungan versus pertumbuhan ekonomi, 81% responden itu setuju kita harus melindungi dan melestarikan lingkungan meskipun hal itu akan memperlambat pertumbuhan ekonomi," kata Burhanuddin.

Survei dilakukan pada 9-16 September 2021 dengan populasi survei adalah seluruh warga Indonesia berumur 17 hingga 35 tahun.

Jumlah sampel adalah 4020 responden yang terdiri atas 3216 di rentang usia 17-26, dan 804 responden di usia 27-35 tahun. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Margin of error penelitian ini adalah sekitar plus minus 2,7% pada tingkat kepercayaan 95%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jika Ada Reshuffle, Ahok Dipandang Layak Jadi Menteri

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok layak menempati posisi sebagai menteri apabila terjadi reshuffle.

POLITIK | 1 Desember 2021

Survei Citra Nusantara Network: Elektabilitas Airlangga Naik

Elektabilitas Airlangga Hartarto kian terangkat dengan kinerja yang baik sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

POLITIK | 1 Desember 2021

Jokowi Bujuk Basuki Beli Sepatu Buat Naik Motor

Jokowi membujuk Basuki Hadimuljono untuk membeli sepatu berbahan kulit.

POLITIK | 30 November 2021

Simulasi Pilpres, Prabowo-Puan 67,7 Persen

Pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani (Prabowo-Puan) sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) meraih 67,7 persen.

POLITIK | 30 November 2021

Survei Lanskap, Prabowo Subianto Teratas

Elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencapai 23 persen dalam survei yang dilakukan Lembaga Survei dan Analisa Kebijakan Publik.

POLITIK | 30 November 2021

Baleg: Revisi UU PPP Harus Dilakukan

Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi menegaskan revisi UU PPP harus dilakukan. Setelah itu, pemerintah dan DPR akan mengubah UU Cipta Kerja.

POLITIK | 30 November 2021

Fadel Muhammad: MPR Kecewa dengan Kinerja Kemenkeu

Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menyatakan pihaknya kecewa dengan Kementerian Keuangan.

POLITIK | 30 November 2021

Zulkifli Hasan Bakal Jadi Menteri, PAN: Kita Tunggu Nanti

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan disebut-sebut bakal menjadi menteri.

POLITIK | 30 November 2021

Puan: Perbaikan UU Cipta Kerja Dilakukan dengan Cepat

Ketua DPR Puan Maharani menegaskan DPR akan segera menindaklanjuti putusan MK terkait UU Cipta Kerja.

POLITIK | 30 November 2021

Jadi Anggota Banser, Erick Thohir Komitmen Jihad untuk NKRI

Erick Thohir menegaskan siap mewakafkan pikiran, energi dan kemampuan untuk NKRI.

POLITIK | 30 November 2021


TAG POPULER

# Aturan Perjalanan Dalam Negeri


# Fadel Muhammad


# Umrah


# Reuni 212


# Omicron



TERKINI
Taliban dan Junta Myanmar Belum Diterima di PBB

Taliban dan Junta Myanmar Belum Diterima di PBB

DUNIA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings