Logo BeritaSatu

Langkah KSP dan Kemenkominfo Persiapkan Presidensi G-20 Indonesia Diapresiasi

Rabu, 17 November 2021 | 19:21 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia meneruskan estafet keketuaan atau Presidensi G-20 dari Italia dan untuk pertama kalinya akan memegang Presidensi G-20 pada tahun 2022. Sambutan positif diutarakan Aliansi Mahasiswa dan Milenial (AMMI). Pasalnya, kepercayaan kepada Indonesia itu tidak hanya menjadi sejarah baru, melainkan menjadi catatan gemilang yang akan dikenang hingga generasi mendatang.

Menurut Koordinator AMMI Nurkhasanah, yang lebih membanggakan adalah sikap proaktif yang dilakukan para pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) seiring akan datangnya amanah kepercayaan tersebut.

"Langkah Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, yang proaktif segera menggelar rapat koordinasi media dan komunikasi G-20 bersama kementerian dan lembaga terkait di Gedung Kemenkominfo patut diapresiasi," ujar Nurkhasanah melalui keterangan tertulis, Rabu (17/11/21).

Menurutnya, Moeldoko dalam kesempatan tersebut terlihat begitu intens mengangkat arti penting penunjukan Indonesia dalam Presidensi G-20 tersebut. Moeldoko terlihat bersemangat dan semringah. Namun, Moeldoko juga tidak menutup kekecewaannya karena terkait hal itu masih belum banyak tersampaikan kepada publik.

"Karena itu, Moeldoko menegaskan, bahwa KSP akan segera mendorong pengelolaan komunikasi dan isu-isu terkait pelaksanaan G-20 di Bali, 30-31 Oktober 2022. Yang urgent untuk segera dikembangkan, menurutnya adalah mekanisme kerja atau flow yang tegas dengan tim substance," urai Nurkhasanah.

"Dengan demikian, pola hubungan serta aliran kerja yang tegas dan terukur pun akan segera terwujud. Selain itu, KSP pun akan lebih efektif memantau dan mengevaluasi kinerja yang berjalan. Flow ini yang menghubungkan KSP dan tim komunikasi, dengan apa yang dibicarakan di floor,” lanjutnya.

Di sisi lain, sesuai bidang kerjanya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memberikan perhatian khusus pada tiga isu prioritas Presidensi G-20 tahun 2022 mendatang. Tidak hanya itu, Kemenkominfo sadar bahwa perlunya adopsi teknologi untuk menjembatani kesenjangan digital yang masih ada.

"Menkominfo juga menyatakan, pihaknya secara berkala akan memberikan update kepada pemangku kepentingan/ekosistem industri dan publik mengenai perkembangan pembahasan Pokja Ekonomi Digital pada pertemuan G-20," kata Nurkhasanah.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak dibentuknya forum G20, yang merupakan lembaga dialog dan aksi langsung negara-negara maju pada 1999, baru kali ini Indonesia mendapatkan kepercayaan untuk menjadi ketua.

Maka demikian, Nurkhasanah selaku mahasiswa dan milenial, melihat semua ini dengan kebanggaan dan keyakinan besar bahwa Indonesia saat ini memang tak selayaknya terus berada dalam “rendah diri” alias "minder waardigheid complex" atau "inferiority complex".

"Sudah bukan saatnya terus merasa tak mampu, rendah diri dan menunduk di hadapan bangsa-bangsa lain. Ini bangsa sudah maju, sudah diakui negara-negara besar lain di dunia sebagai bangsa yang setara dengan mereka," tegasnya.

Untuk itu, lanjutnya, yang kini harus dilakukan adalah menatap dengan kepala tegak, agar tak ada satu pun kesempatan untuk meraih kesempatan untuk kian maju dan makin berjalan ke depan itu lolos dari bangsa ini.

"Dengan kepala yang tegak, penuh keyakinan dan kebanggaan, Insyaallah Indonesia akan kian maju dan berkembang. Semua karena kita telah melempar sejauh-jauhnya rasa minder dan rendah diri, yang dalam sejarah telah terbukti mengerdilkan kemampuan, menyurutkan tekad untuk maju, setara, bahkan melampaui apa pun yang bisa diraih bangsa-bangsa lain," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
RUU KIA Bisa Jadi Pedang Bermata 2 bagi Perempuan Pekerja

RUU KIA Bisa Jadi Pedang Bermata 2 bagi Perempuan Pekerja

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings