Politikus PDIP Minta Andi Mallarangeng Jaga Perkataan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Politikus PDIP Minta Andi Mallarangeng Jaga Perkataan

Senin, 22 November 2021 | 20:18 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus meminta Andi Mallarangeng untuk menjaga perkataan. Deddy menilai pernyataan Andi yang mengkritik pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, sangat tidak etis dan kekanak-kanakan.

“Pertemuan Ibu Megawati dengan Prabowo hanyalah sebuah kebetulan belaka saat seremoni pelantikan Panglima TNI. Coba Bung Andi itu mikir, memangnya kedua tokoh itu kekurangan tempat untuk bertemu, sehingga harus menggunakan istana untuk membicarakan masalah internal?,” kata Deddy, Senin (22/11/2021).

Sebagai seorang intelektual, menurut Andi, seharusnya Andi memiliki imajinasi dan nurani yang baik. Bukan membuat keonaran seolah-olah kedua tokoh itu memakai ruang istana untuk kepentingan partai.

Deddy mengatakan pertemuan spontan itu sifatnya silaturahmi dan merupakan hal yang wajar. Megawati dan Pravowo memanfaatkan waktu untuk sekadar saling menyapa.

“Sebagai tokoh politik nasional, hal yang lumrah saja mereka membicarakan sambil lalu kondisi politik dan kebangsaan terkini. Apalagi keduanya sama-sama intens terlibat belakangan ini dalam kaitannya dengan Universitas Pertahanan, meski hanya melalui aplikasi Zoom,” ucap Deddy.

“Jadi, saya kira wajar saja sebagai orang timur menyempatkan diri untuk bersilaturahmi saat bertemu muka. Kedua tokoh ini orang yang mengerti adab yang baik layaknya orang Timur,” tutur Deddy.

Deddy mengaku khawatir publik akan menilai tudingan Andi Mallarangeng merujuk kepada kebiasaan pribadinya, yakni saat menjadi elite berkuasa di era pemerintahan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Publik bisa berpikir begini kan, ‘jangan-jangan dulu Andi sering melakukan pertemuan-pertemuan yang kemudian jadi kasus hukum? Publik bisa menduga-duga berbagai kasus yang terjadi di pemerintahan lalu, apa juga dibahasnya di istana?’ Publik juga tahu kalau Andi Malarangeng kan pernah dipenjara karena kasus korupsi Hambalang,” kata Deddy.

“Jadi, karena dia dulu begitu, seenaknya melakukan apa pun di Istana, sekarang menuduh orang lain melakukan hal yang sama. Itu yang saya khawatir kini dipikirkan oleh masyarakat khususnya netizen,” tegas Deddy.

Oleh karena itu, Deddy menilai hal ini harus diklarifikasi oleh Andi Mallarangeng. Jika bukan karena alasan itu, maka pernyataan Andi Mallarangeng murni prasangka buruk atau ingin menuai simpati publik.

“Mungkin Andi Alfian Malarangeng harus piknik di Google untuk memastikan bahwa di masa pemerintahan SBY tidak pernah melakukan pertemuan politik atau dengan tokoh politik di Istana Negara. Jangan sampai nanti dipermalukan oleh netizen ketika kebenaran terungkap,” ujarnya.

Deddy meminta Andi Mallarangeng membayangkan Megawati dan Prabowo itu seperti saat orang biasa menghadiri pesta. Lalu, bertemu orang yang dikenal dan dihormati.

“Otomatis nyari tempat buat ngobrol kan? Tempat pertemuan juga bukan ruang rahasia dan di ruang pertemuan itu juga ada petugas istana hilir mudik melayani. Jadi, tudingan Andi Mallarangeng itu menurut saya gegabah dan tidak etis,” kata Deddy.

Sebelumnya, Andi Mallarangeng mengaku heran dengan pertemuan Megawati dan Prabowo bisa terjadi di Istana Negara, bahkan tanpa ada Presiden Jokowi.

“Bagaimana mungkin ada orang-orang yang bukan presiden menjabat, melakukan pertemuan politik kepartaian di Istana Presiden. Presiden saja tidak pantas melakukannya. Apakah sudah mendapat izin presiden?,” kata Andi Mallarangeng.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Perempuan NU Mojokerto Deklarasi Muhaimin Iskandar Jadi Capres 2024

Kaum perempuan di Kabupaten Mojokerto yang mayoritas warga Nahdlatul Ulama (NU) turut serta mendeklarasikan mendukung Gus Muhaimin maju sebagai capres 2024.

POLITIK | 28 Januari 2022

Gerilya di Jateng, Golkar Dinilai Pede Masuk Kandang Banteng

ksi sosial dan pengobatan gratis yang diselenggarakan Partai Golkar di Kota Salatiga, Jawa Tengah pada Kamis (27/1/2022) dianggap sebagai gerilya politik.

POLITIK | 28 Januari 2022

Refly Harun: Pres-T Berpotensi Lahirkan Calon Tunggal di Pilpres 2024

Kuasa Hukum Gatot Nurmantyo, Refly Harun, mengatakan aturan presidential threshold atau pres-T berpotensi melahirkan calon tunggal pada Pilpres 2024.

POLITIK | 27 Januari 2022

Jabat Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta, Mujiyono Siap Kerja Cerdas

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono ditetapkan menjadi ketua DPD Partai Demokrat DKI periode 2021-2026.

POLITIK | 27 Januari 2022

Sambangi DKPP, PKN Ingin Pemilu 2024 Berlangsung Fair Play

Partai Kebangkitan Nusantara menginginkan Pemilu 2024 berlangsung secara fair play.

POLITIK | 27 Januari 2022

Puan Maharani Tugaskan Sekjen DPR Serahkan UU IKN kepada Kemsetneg

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menyerahkan naskah UU IKN kepada Kementerian Sekretariat Negara.

POLITIK | 27 Januari 2022

Didukung Nahdliyin, Erick Thohir Punya Kualifikasi Sebagai Pemimpin Masa Depan

Erick Thohir mempunyai peluang yang sangat besar dalam menggaet massa pemilih dari warga nahdliyin pada Pilpres 2024.

POLITIK | 27 Januari 2022

Masa Kampanye Pemilu 2024 Diusulkan 120 Hari, Ini Penjelasan KPU

KPU mengusulkan waktu kampanye Pemilu 2024 dilaksanakan 120 hari, begini alasannya.

POLITIK | 27 Januari 2022

DPR Ingatkan Kejagung Soal Bahaya Kerja Sama Mafia Tanah di BPN dan Pemda

Kejaksaan Agung (Kejagung) diingatkan soal potensi bahaya bila oknum mafia tanah di BPN bekerja sama dengan oknum di pemerintah daerah

POLITIK | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Ibas: Jangan Sampai Ada Kartel Minyak Goreng

Ibas: Jangan Sampai Ada Kartel Minyak Goreng

POLITIK | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings