Logo BeritaSatu

Qodari: Cawapres Berpengaruh Tentukan Kemenangan

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:42 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei peta elektoral terkini calon presiden dan wakil presiden 2024 mendatang. Hasil survei menunjukkan dari sejumlah nama besar yang disurvei belum ada kandidat calon presiden yang memiliki elektabilitas dominan guna memenangkan pertarungan.

Menanggapi hasil temuan survei tersebut, Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyampaikan bahwa survei dari Indikator ini dianggap penting dan menarik karena ada faktor penentu kemenangan dari calon presiden yaitu sosok dari calon wakil presiden.

“Jika mencermati hasil survei, hasilnya sangat menarik yaitu ada the power of cawapres, karena ternyata cawapres penentu kemenangan, ada cawapres yang bisa menaikkan suara capres nya, pasangannya, ada juga yang bisa menurunkan contoh yang bisa menaikkan itu adalah Erick Thohir dan Sandiaga Uno,” ujar M Qodari melalui keterangan, Selasa (7/12/2021).

Menurut Qodari, pertarungan di Pilpres 2024 akan semakin ketat dan kompetitif mengingat selisih diantara kandidat sangat ketat dan tipis. “Maka ke depan yang akan menentukan kemenangan adalah pengaruh dari calon wakil presidennya.” Papar Qodari

Hal menarik lainnya dari hasil survei tersebut, lanjut Qodari bahwa posisi cawapres juga ternyata ada kelasnya. Qodari kemudian membagi tiga kelas cawapres berdasarkan perolehan elektabilitasnya, yakni; papan atas dengan peroleh 10% ke atas, papan tengah sekitar 5-10% dan papan bawah kurang dari 5%.

Jika melihat hasil survei, maka posisi cawapres papan atas yaitu Sandiaga Uno 30,6%, Ridwan Kamil 13,2% dan Erick Thohir 10,2%. Selanjutnya, papan tengah Agus Harimurti Yudhoyono 9,3% dan Khofifah Indar Parawansa 6.0%. Kemudian papan bawah, Puan Maharani 4.4%, Airlangga Hartarto 3,8%.

“Jadi kalau melihat simulasi yang ada, posisi cawapres dari kelas papan atas yang dapat menambah perolehan suara pasangannya,” urai Qodari

Dengan begitu, kata Qodari peta konstelasi bisa berubah karena melihat posisi cawapres ikut menyumbang suara.

“Jadi dengan survei ini bahwa ternyata posisi cawapres itu menentukan capres menjadi turun itu ketika berpasangan dengan cawapres papan bawah dan yang naik adalah nama-nama yang berpasangan cawapres papan atas,” beber Qodari.

Qodari menambahkan, dari data survei yang ada menunjukkan bahwa nama Sandiaga Uno, Ridwan Kamil dan Erick Thohir masuk papan atas jajaran cawapres 2024 dan berpotensi membantu dongkrak suara pasangannya.

Disebutkan dalam survei dengan simulasi 3 nama, Prabowo Subianto memiliki elektabilitas 35,5%, Ganjar Pranowo 30% dan Anies Baswedan 23,7%.

Namun, jika dilakukan simulasi dengan pasangan cawapres konstelasi berubah. Suara pasangan kandidat ada yang mengalami kenaikan bahkan ada yang turun. Seperti Prabowo Subianto - Puan Maharani turun signifikan 6-8% dari 35,5% menjadi 29,6% dan 28,1%, Ganjar Pranowo – Airlangga Hartarto turun sekitar 2,8% dari 30% jadi 28,8% sedangkan Anies Baswedan – Erick Thohir naik sekitar 4,5% dari 23,7% jadi 28,2%.

“Ada cawapres yang bisa menaikkan suara capres-nya, pasangannya ada juga yang bisa menurunkan contoh yang bisa menaikkan itu adalah Erick Thohir,” ucapnya.

Lanjut Qodari, dari simulasi tiga pasangan di atas posisi cawapres di papan bawah berpotensi menggerogoti elektabilitas pasangannya.

“Simulasi lainya dengan tiga nama pasangan capres cawapres, Anies Baswedan–Sandiaga Uno naik 2,6% mencapai 30,8%, Ganjar Pranowo–Erick Thohir juga naik 1,1% menjadi 31,1% sementara pasangan Prabowo Subianto–Puan Maharani tetap turun 8% menjadi 28,1%," ulasnya.

Melihat data survei diatas, Qodari menyatakan elektabilitas Prabowo Subianto yang tadinya tinggi, begitu dipasangkan dengan Ketua DPR, Puan Maharani malah menjadi turun.

Qodari kemudian memprediksi, hasil survei ini bukan hanya dapat mengubah konstelasi perolehan suara saja, juga lebih lanjut dapat mempengaruhi skema koalisi yang selama ini sudah dibangun.

“Dengan survei Indikator ini jangan-jangan Pak Prabowo ini enggak jadi berpasangan ini dengan Puan, bubar ini poros PDIP-Gerindra bisa enggak jadi, atau pilihan rasionalnya Prabowo kembali memilih Sandi sebagai wakilnya,” paparnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 4 Oktober 2022

Pergerakan kasus positif dan kematian Covid-19 di Jakarta sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Infografik penerima vaksin Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia sampai 4 Oktober 2022

Infografik kasus aktif Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 4 Oktober

Infografik prevalensi tertinggi Covid-19 di 10 provinsi pada 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Infografik positivity rate Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Klub Spanyol Elche Pecat Pelatih Francisco Rodriguez

Rodriguez sudah menangani Elche sejak November 2021 dan dia sebelumnya berhasil mempertahankan Elche di kompetisi kasta tertinggi Spanyol, La Liga.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 4 Oktober

Infografik kesembuhan terendah Covid-19 di 10 provinsi pada 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Infografik kasus positif dan kematian Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 4 Oktober

Infografik kematian tertinggi Covid-19 tingkat provinsi pada 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 4 Oktober 2022

Infografik prediksi puncak Covid-19 berdasarkan data 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
<em>Fintech</em> Teregulasi di Bahrain Fasilitasi Pembayaran Kripto dengan Binance

Fintech Teregulasi di Bahrain Fasilitasi Pembayaran Kripto dengan Binance

EKONOMI | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings