Logo BeritaSatu

Pertama dalam Sejarah, Tokoh Perempuan Masuk Kepengurusan PBNU

Rabu, 12 Januari 2022 | 13:51 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Sejak Nahdlatul Ulama (NU) didirikan tahun 1926, baru pertama kali PBNU diisi oleh pengurus perempuan. Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan masuknya sejumlah tokoh perempuan struktur PBNU periode 2022-2027 karena ada isu mendesak terkait perempuan.

“Sejak awal didirikan sebenarnya tidak ada pembatasan di PBNU. Sekarang tokoh perempuan dimasukkan karena memang ada kebutuhan yang mendesak,” kata Ketua Umum PBNU Gus Yahya saat membacakan susunan pengurus PBNU, Rabu (12/1/2022).

Beberapa perempuan yang masuk kepengurusan PBNU di antaranya jajaran Mustasyar ada Nyai Nafisah Sahal Mahfudz, Nyai Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid (istri Gus Dur), dan Nyai Mahfudloh Ali Ubaid. Selain itu juga di jabatan A’wan di antaranya, Nyai Nafisah Ali Masum, Nyai Badriyah Fayumi, serta Nyai Ida Fatimah Zaenal. Selain itu, di jajaran Tanfidziyah ada nama Khofifah Indar Parawansa serta Alissa Qotrunnada Wahid (putri Gus Dur) sebagai Ketua PBNU.

“Ada masalah-masalah besar terkait isu perempuan. Kita ajak tokoh perempuan yang paling tangguh dan kuat, seperti ibu Khofifah yang nanti akan kita andalkan juga Ibu Alissa,” kata Gus Yahya.

Sementara itu, dalam kesempatan ini, Alissa Wahid mengatakan bahwa masukna nama perempuan dalam jajaran kepengurusan PBNU merupakan terobosan yang sangat penting. “Sejak awal NU kita sadari ruang perempuan sangat besar. Selama ini tokoh-tokoh perempuan NU tidak hanya mengurusi kiai tapi juga pondok putri juga pengajian dan kegiatan di ruang publik juga banyak diurusi Bu Nyai,” ujar putri Gus Dur ini.

Hal yang sama diungkapkan Khofifah. Menurut dia, dalam menyongsong 100 tahun usia NU, peran perempuan NU harus diperkuat. Peningkatan SDM dan indeks pembangunan manusia (IPM), kata Khofifah, menjadi pertimbangan serius yang harus diperjuangkan PBNU.

“Saya mencontohkan kalau ada 10 ibu di Jatim, tujuh adalah muslimat dan lima di antaranya biasanya kurang mampu. Ini menjadi proses peningkatan IPM yang harus diprioritaskan NU,” pungkas Khofifah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kursi Sekutu Hizbullah Tergerus di Pemilu Lebanon

Sekutu Hizbullah diproyeksikan kehilangan kursi dalam pemilihan umum Lebanon. Beberapa kandidat anti-kemapanan merebut kursi dalam pemilihan pertama

NEWS | 17 Mei 2022

Singapura dan Uni Afrika Saling Akui Sertifikat Vaksinasi Covid

Singapura dan Uni Afrika (AU) akan mulai saling mengakui sertifikat vaksinasi Covid-19 digital mulai Senin (23/5/2022)

NEWS | 17 Mei 2022

Menkominfo Harap Paket Bali Jadi Tonggak Pemulihan Ekonomi

Menkominfo Johnny G Plate berharap pembahasan Rancangan Deklarasi Menteri Digital atau Paket Bali, menjadi tonggak pemulihan pasca pandemi Covid-19.

NEWS | 17 Mei 2022





Rekam Jejak Lin Che Wei Tersangka Baru Kasus Minyak Goreng

Lin Che Wei telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait izin ekspor crude palm oil dan turunannya oleh Kejagung.

NEWS | 17 Mei 2022




TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kursi Sekutu Hizbullah Tergerus di Pemilu Lebanon

Kursi Sekutu Hizbullah Tergerus di Pemilu Lebanon

NEWS | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings