Jokowi Dinilai Jadi Faktor Penentu Koalisi Pilpres 2024
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jokowi Dinilai Jadi Faktor Penentu Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 14 Januari 2022 | 22:14 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai Presiden Joko Widodo bakal menjadi salah satu faktor penentu koalisi Pilpres 2024 mendatang. Menurut Arya, arahan Jokowi bakal menjadi pertimbangan penting bagi parpol untuk menentukan calon yang diusung dalam Pilpres 2024.

“Faktor Jokowi juga menentukan koalisi Pilpres 2024 karena Jokowi masih memilih pengaruh elektoral yang besar, apalagi tingkat kepuasan publik atas kinerjanya di atas 70%,” ujar Arya saat dihubungi, Jumat (14/1/2022).

Menurut Arya, peluang calon presiden yang didukung Jokowi tentu berpotensi besar untuk menang. Meskipun demikian, kata Arya, Jokowi masih menjalin komunikasi dengan semua bakal calon yang tampak memiliki elektabilitas tinggi dalam berbagai lembaga survei belakangan ini, seperti Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Bahkan saya cenderung menilai Jokowi akan bersikap netral di Pilpres 2024 karena bakal calon presiden saat ini tingkat elektabilitasnya belum stabil, masih naik turun,” tandas dia.

Arya menilai memang lebih bijak jika Jokowi saat ini bersikap netral sambil terus membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh dijagokan menjadi bakal capres. Menurut dia, komunikasi ini penting agar para calon presiden terpilih nantinya bisa menuruskan program-program yang sudah dijalankan oleh Presiden Jokowi.

“Hal ini juga menghindari polarisasi di masyarakat antara pendukun Jokowi dan anti Jokowi. Jadi, Presiden Jokowi sebaiknya bersikap netral, menjalankan program-program yang belum tuntas dan memastikan Pemilu 2024 berjalan luber dan jurdil serta aman terkendali,” pungkas Arya.

Dalam survei terbaru Indikator Politik menyebutkan elektabilitas Presiden Joko Widodo masih tertinggi dibandingkan tokoh-tokoh lain. Meskipun secara aturan, Jokowi sudah tidak bisa lagi manjadi calon presiden pada Pilpres 2024, namun mayoritas publik masih mendukungnya menjadi capres 2024.

“Jika kita pakai top of mind pilihan presiden, artinya kita bertanya tanpa menyebutkan nama-nama capres, maka secara spontan Jokowi mendapat dukungan tertinggi 20,8%,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi saat merilis hasil survei secara daring, Minggu (9/1/2022).

Posisi kedua, kata Burhanuddin, adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan tingkat elektabilitas di angka 13,1%, lalu disusul oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 8,9% dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 8,7%. Tokoh-tokoh lain, elektabilitasnya di bawah angka 2%, seperti Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan tokoh-tokoh lainnya.

“Trend elektabilitas Jokowi mengalami kenaikan sejak September 2021, sejak varian Delta tertangani, saat itu elektabilitas Jokowi 13,8%, lalu naik pada November menjadi 19,6% dan pada Desember menjadi 20,8%,” ungkap Burhanuddin.

Tingginya elektabilitas Presiden Jokowi ini tidak terlepas dari tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi. Masih dari hasil survei tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi berada di angka 71,4%. Presiden Jokowi dinilai publik mampu melakukan perbaikan ekonomi dan mampu menangani pandemi Covid-19 dengan baik.

Bahkan, kata Burhanuddin, terdapat tren peningkatan dukungan Jokowi kembali menjadi capres di Pilpres 2024. Pada September 2021, hanya 27,5% responden yang mendukung Jokowi untuk maju pada periode ketiganya. Dukungan ini meningkat dalam 2 survei terakhir, yakni pada November 2021 dengan tingkat dukungan berada pada angka 38,4% dan pada Desember 2021 kembali meningkat menjadi 40%. Tren peningkatan ini tidak berbeda jauh dengan dukungan publik terhadap perpanjangan masa jabatan presiden untuk tiga periode.

Pada September 2021, hanya 23,9% responden yang mendukung wacana masa jabatan presiden diperpanjang menjadi tiga periode. Namun, dalam 2 survei terakhir, dukungan terhadap perpanjangan masa jabatan presiden mengalami peningkatan yang signifikan.

Survei indikator politik ini dilakukan pada 6-11 Desember 2021 terhadap warga negara yang sudah memiliki hak pilih dengan jumlah sampel basis sebanyak 1.220 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Sampel ditarik dengan metode multistage random sampling. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Survei ini memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sebanyak plus minus 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sebut IKN Tempat “Jin Buang Anak”, Edy Mulyadi Diminta Minta Maaf

Edy Mulyadi diimbau untuk meminta maaf, karena menyebut IKN baru di Kalimantan Timur merupakan tempat “jin buang anak”.

POLITIK | 23 Januari 2022

Formasi CPNS Tidak Tersedia Tahun 2022, Pemerintah Fokus Merekrut PPPK

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menegaskan formasi CPNS pada 2022. Pemerintah hanya akan merekrut PPPK.

POLITIK | 23 Januari 2022

Dukung Kang Emil, Jawara Bogor Raya Ingin Presiden 2024 Orang Sunda

Jawara Bogor Raya mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Kang Emil) sebagai capres di Pilpres 2024. Jawara ingin presiden mendatang orang Sunda.

POLITIK | 23 Januari 2022

KSP: Pembangunan IKN Tidak Menghambat Penanganan Covid-19

Skema pembiayaan pembangunan Ibu Kota negara (IKN) dari APBN tidak akan menghambat penanganan Covid-19.

POLITIK | 23 Januari 2022

Pramono Ungkap Hidangan Favorit Megawati Soekarnoputri Saat Rapat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyukai makanan yang direbus saat mengadakan rapat.

POLITIK | 23 Januari 2022

Pilot Ini Ungkap Cerita Saat Megawati Mendaratkan Pesawat Hercules

Agus Sudarya, pilot Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri membeberkan cerita saat Megawati mendaratkan pesawat Hercules yang ditumpanginya.

POLITIK | 23 Januari 2022

Megawati Sosok Tidak Kenal Waktu, Pramono Anung Pernah Dipanggil Jam 2 Pagi

Mantan Sekjen PDIP, Pramono Anung menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tak mengenal waktu dan pernah memanggilnya jam 2 pagi.

POLITIK | 23 Januari 2022

Guntur Soekarno: Megawati Jago Main Bola dan Manjat Pohon

Guntur Soekarno mengungkap sisi lain adik kandungnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

POLITIK | 23 Januari 2022

Tjahjo: Bu Mega Selalu Minta Kader PDIP Jadi Banteng Sejati Bela Kebinekaan

Tjahjo Kumolo mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang merayakan HUT ke-75 selalu meminta kader PDIP menjadi banteng sejati membela kebhinekaan.

POLITIK | 23 Januari 2022

Pramono: Megawati Pernah Ancam Pecat Kader yang Hendak Interupsi SBY

Pramono Anung mengungkapkan Megawati Soekarnoputri pernah mengancam akan memecat kader PDIP di parlemen yang hendak menginterupsi SBY.

POLITIK | 23 Januari 2022


TAG POPULER

# Kakek Dihakimi Massa


# Alinea


# Omicron


# Covid-19


# Arsenal



TERKINI
Pemain Timnas Putri Indonesia Sempat Stres Setelah Kalah 0-18 dari Australia

Pemain Timnas Putri Indonesia Sempat Stres Setelah Kalah 0-18 dari Australia

BOLA | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings