Logo BeritaSatu

Omicron Melonjak, DPR Minta Pemerintah Siap Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:30 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus Covid-19 varian Omciron di Indonesia terus mengalami penambahan sejak pertama kali diumumkan pada 15 Desember 2021. Saat ini dikonfirmasi sudah terjadi kasus transmisi lokal Omicron di Indonesia.

Terkait hal itu, Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati meminta kesiapan semua pihak utamanya pemerintah dalam menghadapi gelombang ketiga Covid-19 imbas dari varian Omicron.

Mufida, sapaan akrabnya, meminta sosialisasi secara gencar tentang varian Omicron lebih terpadu dan lengkap. Dia mengaku khawatir masyarakat hanya menyimpulkan gejala Omicron lebih ringan sehingga kehilangan kewaspadaan.

"Meski disebut lebih ringan tapi tetap saja itu gejala yang memerlukan perawatan. Jadi kami minta agar semua kesiapan dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi gelombang ketiga dengan varian Omicron ini," kata Mufida kepada wartawan, Sabtu (15/1/2022).

Mufida melanjutkan, pemerintah juga harus memperhatikan bagi mereka yang menjalani isolasi di rumah usai dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron. Dukungan dan kesiapan obat-obatan, telemedisin yang jauh lebih memadai haruslah sudah dipersiapkan oleh pemerintah.

"Kita sudah pernah melewati gelombang kedua dengan varian Delta seharusnya ada perbaikan yang signifikan sebagai bagian kesiapan kita menghadapi Omicron yang sudah transmisi lokal ini," tegas dia.

Selain obat-obatan, pasokan vitamin, oksigen, maupun sarana isolasi terpusat jika banyak rumah-rumah yang tidak memadai untuk melakukan isolasi mandiri. Hal ini adalah sebagai bentuk skenario terburuk dari pemerintah jika nantinya ada kenaikan kasus Covid-19.

"Ini bagian dari merencanakan yang terburuk. Jika yang terburuk skenario sudah kita siapkan, maka kita akan jauh lebih sigap menghadapi skenario yang lebih ringan. Mitigasinya harus seperti itu," papar dia.

Politisi PKS ini juga meminta agar mengaktifkan lagi satgas-satgas Covid-19 di tingkat masyarakat seperti di RT/RW yang mungkin sebagian sudah dibubarkan atau tidak diaktifkan karena kasus yang menurun.

"Termasuk memberikan dukungan bagi warga atau keluarga yang harus isolasi mandiri karena terpapar varian Omicron," ungkap Mufida.

Lebih lanjut, penguatan koordinasi antara satgas dengan Puskesmas jika memang banyak dilakukan isolasi mandiri di rumah, termasuk untuk pemenuhan kebutuhan obat, vitamin dan pemantauan kondisi pasien.

"Kita belajar dari kasus varian delta di mana cukup banyak yang akhirnya tidak tertolong saat melakukan isolasi mandiri di rumah. Bagaimanapun bagi yang memiliki komorbid atau lansia, cukup rawan itu sampai pada kondisi sedang atau berat bahkan kematian seperti yang terjadi di luar negeri," kata Mufida.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ridwan Kamil Masih Rahasiakan Parpol yang Jadi Pelabuhannya

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil masih merahasiakan soal parpol mana yang menjadi pelabuhan politiknya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kemendagri Dorong Kebijakan Afirmatif pada Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender

Program pengarusutamaan gender menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pembangunan di pusat maupun daerah.

NEWS | 2 Oktober 2022

Anies Bakal Diumumkan Surya Paloh sebagai Capres Nasdem?

Ketum Partai Nasdem Surya Paloh akan mengumumkan capers yang diusung Nasdem di Pilpres 2024 besok. Beredar kabar capres itu adalah Anies Baswedan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Nama Anies Bergema Saat Disinggung Sosok yang Bakal Pimpin Indonesia

Nama Anies Baswedan bergema ketika para peserta Supermentor-27 merespons pernyataan Dino Patti Djalal soal sosok yang bakal memimpin Indonesia.

NEWS | 2 Oktober 2022

NATO Peringatkan, Rusia Melemah tetapi Masih Berbahaya

NATO memperingatkan bahwa Rusia melemah tetapi masih berbahaya. Presiden Vladimir Putin dan Angkatan Bersenjata Rusia tidak boleh diremehkan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Gubernur Khofifah Berharap Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan 174 orang tidak terulang kembali.

NEWS | 2 Oktober 2022

Anies: Doakan Saya Bisa Jalankan Amanat Setelah Tak Jadi Gubernur

Anies Baswedan pun meminta doa kepada masyarakat agar dapat menuntaskan tugasnya hingga akhir masa jabatannya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kapolri Janji Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan, Malang, yang mengakibatkan sebanyak 125 orang meninggal dunia.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Pastikan Dalami Penggunaan Gas Air Mata di Stadion

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan jajarannya akan mendalami penggunaan gas air terkait tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan 125 orang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Blusukan Bareng Gibran Rakabuming, Puan: Solo Selalu di Hati Saya

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendampingi kunjungan kerja Ketua DPR Puan Maharani di Solo, Minggu (2/10/2022).

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ditolak Denmark, Prancis Akan Kirim Howitzer ke Ukraina

Ditolak Denmark, Prancis Akan Kirim Howitzer ke Ukraina

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings