Logo BeritaSatu

RUU IKN Dinilai Minim Partisipasi Publik, Ketua Pansus: Itu Relatif

Senin, 17 Januari 2022 | 21:34 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Pansus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) Ahmad Doli Kurnia mengatakan penilaian minimnya partisipasi publik dalam pembahasan RUU IKN sangat relatif. Hal ini karena pihaknya sudah membuka ruang sebanyak mungkin untuk partisipasi publik dalam pembahasan RUU IKN.

"Saya kira itu relatif, sejak pertama kami bentuk pansus, agenda pertama kali yaitu membuka diri mendengarkan aspirasi masyarakat, yang tadinya RDPU dua hari menjadi lima hari," ujar Ahmad Doli di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/1/2022).

Ahmad Doli mengatakan, dalam RDPU tersebut pihaknya telah mengundang sekitar 30 ahli lintas bidang untuk menyampaikan pendapatnya baik secara lisan maupun tertulis. Selain itu, kata dia, pihaknya juga mengundang masyarakat adat dari Kalimantan, seperti suku Dayak.

"Lalu kami sudah lakukan konsultasi publik, datang ke kampus-kampus yang representatif seperti Universitas Sumatera Utara yang merupakan representasi di bagian barat, Universitas Mulawarman mewakili bagian tengah, dan Unhas di bagian timur," jelasnya.

Pansus RUU IKN, tutur Ahmad Doli, juga sudah ke Kalimantan Timur. Kunjungan yang awalnya hanya meninjau lokasi IKN baru, kemudian menjadi pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan sekitar 30 ormas kesultanan di Kalimantan Timur untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

Tak hanya itu, kata Ahmad Doli, pihaknya juga menyerap aspirasi dari empat pemerintah daerah yang ada di sekitar lokasi IKN baru, yakni Samarinda, Balikpapan, Kutai Kertanegara, dan Panajem Paser Utara. Keempat Pemda tersebut menyampaikan aspirasi masyarakat selama ini terkait IKN baru.

"Kalau ada yang berpandangan belum puas, ya itu hak masing-masing tetapi kami berupaya semaksimal mungkin untuk jadikan UU ini milik rakyat, dan kami di sini tunggu terus," tegasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Doli mengaku pihaknya tidak akan melarang masyarakat atau kelompok masyarakat yang akan melakukan uji materi atas UU IKN ini nantinya. Menurut dia, uji materi tersebut merupakan hak setiap warga negara.

"Tetapi saya sampaikan dari awal bertekad bahwa dalam penyusunan UU ini dilakukan dengan konsentrasi yang tinggi yaitu bagaimana padukan, karena ada keinginan untuk segera selesaikan UU ini tetapi kami sadar dalam penyusunannya ada peraturan dan tatib sehingga semua syarat formil dan materil harus terpenuhi. Itu yang disebut susun UU dengan konsentrasi tinggi, waktunya diatur sedemikian rupa tetapi nggak langgar akidah penyusunan UU," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Bertambah

Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, bertambah tiga orang.

NEWS | 21 Mei 2022

Sanksi Barat pada Rusia Dapat Berlangsung Beberapa Dekade

Sanksi Barat pada Rusia tampaknya akan tetap berlaku untuk waktu yang sangat lama, bahkan mungkin beberapa dekade.

NEWS | 21 Mei 2022

BMKG: Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir

BMKG menginformasikan, Jakarta berpotensi diguyur hujan dengan disertai petir dan angin kencang pada siang dan sore hari ini, Sabtu (21/5/2022).

NEWS | 21 Mei 2022

Wabah Cacar Monyet, AS Beli Jutaan Dosis Vaksin

Amerika Serikat (AS) membeli jutaan dosis vaksin untuk virus berbahaya saat wabah cacar monyet melanda.

NEWS | 21 Mei 2022

Kabar Duka! Mantan Anggota KPU Viryan Aziz Meninggal Dunia

Anggota KPU periode 2017-2022, Viryan Aziz meninggal dunia karena sakit yang dideritanya di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta.

NEWS | 21 Mei 2022

Adikoesoemo Hadirkan Beasiswa Pascasarjana Pertama di SMU

Adikoesoemo menghadirkan program beasiswa pascasarjana pertama di Singapore Management University (SMU) untuk mahasiswa Indonesia.

NEWS | 21 Mei 2022

Presenter TV Perempuan Afghanistan Wajib Tutupi Wajah

Presenter TV Perempuan Afghanistan perempuan harus menutupi wajah saat sedang siaran. Perintah Taliban harus diterapkan dan tidak untuk didiskusikan.

NEWS | 21 Mei 2022

Rusia Tuding Sanksi Barat Merusak Ketahanan Pangan

Rusia menuding sanksi Barat terkait perang Ukraina telah merusak ketahanan pangan.  Sanksi terkait Ukraina telah memperburuk masalah yang ada.

NEWS | 21 Mei 2022

Produksi Ikan Bandeng Kabupaten Bekasi Terus Digenjot

Produksi ikan bandeng Kabupaten Bekasi terus digenjot. Selain bandeng, ada ikan lain yang akan ditingkatkan, seperti nila, patin, dan gurame,

NEWS | 21 Mei 2022

Polandia Siap Bangun Pangkalan Militer NATO Permanen

Polandia siap membangun pangkalan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) permanen. Polandia juga akan menampung unit infanteri ringan dari blok tersebut.

NEWS | 21 Mei 2022


TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Bertambah

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Bertambah

NEWS | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings