Logo BeritaSatu

Kasus Arteria Dahlan Soal Bahasa Sunda Dinilai Tidak Untungkan PDIP

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:26 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksektutif Parameter Politik Adi Prayitno menilai kasus Arteria Dahlan soal bahasa Sunda secara nyata tidak menguntungkan PDIP khususnya di Jawa Barat. Hal ini mengingat polemik itu menciptakan kemarahan masyarakat Sunda terhadap PDIP sebagai rumah Arteria Dahlan.

“Secara nyata dalam waktu satu dua hari ini kan masyarakat Sunda marah terhadap Arteria dan imbasnya ke PDIP sehingga muncullah tagar Sunda tanpa PDIP, demonstrasi sana sini dan bahkan sampai ada yang melaporkan Arteri ke polisi,” ujar Adi saat dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (22/1/2022).

Kondisi yang tidak menguntungkan ini, kata Adi, juga tampak dari langkah PDIP Jawa Barat yang meminta DPP PDIP memecat Arteria Dahlan. Menurut Adi, langkah ini wajar karena PDIP Jawa Barat khawatir akan kehilangan konstituennya sebagai dampak pernyataan Arteria Dahlan.

“Tak hanya PDIP Jawa Barat, petinggi PDIP juga kecewa dengan pernyataan Arteria Dahlah sehingga juga ikut menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat Sunda seperti Ketua DPP Said Abdullah,” tutur dia.

Meski demikian, Adi menilai langkah PDIP memberikan sanksi teguran keras kepada Arteria Dahlan sudah tepat. Begitu juga dengan permohonan maaf yang disampaikan Arteria dan jajaran DPP PDIP kepada masyarakat Sunda. Kedua langkah itu setidaknya dapat mengobati kemarahan masyarakat Sunda.

“Karakter masyarakat Sunda adalah cepat memaafkan orang, meskipun Arteria Dahlan menyampaikan permohonan maaf dalam tekanan publik, masyarakat Sunda pasti menerimanya,” ungkap Adi.

Lebih lanjut, Adi mengatakan kasus Arteria harus menjadi pelanjaran penting bagi PDIP dan juga partai-partai lainnya. Partai, kata dia, harus bisa memastikan kader-kadernya khususnya yang berada pada posisi jabatan publik baik di legislatif atau eksekutif untuk menjaga perilaku dan tutur bahasanya sehingga tidak menyinggung SARA.

“Kader-kader partai termasuk politisi harus memiliki sensitivitas agar tidak mengusik-usik sentimen suku atau agama karena hal tersebut sangat sensitive dan itu merupakan realitas dari Indonesia yang beragam, kaya akan suku dan agama,” tegasnya.

Adi juga menilai PDIP tidak perlu memecat Arteria, tetapi perlu diarahkan dan dibina. Menurut dia, sanksi teguran keras bagi Arteria sudah cukup sembari memastikan Arteria berubah. Hal ini karena proses memecat kader muda seperti Arteria tidak mudah dan prosesnya panjang.

“Bagaimana pun, Arteria merupakan salah satu kader muda PDIP yang bagus, cerdas, bicaranya tegas, dan kuasai hukum. Dia merupakan aset PDIP yang memang perlu dibina dan diarahkan. Kalaupun mau dipecat kan ada mekanisme-mekanisme yang harus dilalui oleh internal partai, dan itu prosesnya panjang,” kata Adi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPPPA Gandeng UGM Siapkan Aturan Pelaksana UU TPKS

Kementerian PPPA menggandeng UGM untuk menyiapkan aturan pelaksana Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).  

NEWS | 18 Mei 2022

Penolakan Singapura Terhadap UAS, Begini Respons NU

Keputusan Singapura menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) atau not to land mendapatkan tanggapan dari NU.

NEWS | 18 Mei 2022

Airlangga Optimistis Koalisi Indonesia Bersatu Menang Pemilu

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto optimistis Koalisi Indonesia Bersatu akan memenangkan Pemilu 2024.

NEWS | 18 Mei 2022

Orang Tua dan Guru Harus Pantau Remaja Agar Tidak Kecanduan Gawai

Orang tua dan guru bimbingan dan konseling (BK) perlu berkolaborasi memantau risiko kecanduan gawai pada remaja termasuk saat pandemi Covid-19.

NEWS | 18 Mei 2022

Kepuasan Publik terhadap Jokowi Meningkat karena Mudik 2022

Kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami peningkatan karena keberhasilan pemerintah dalam penyelenggaraan mudik Lebaran 2022.

NEWS | 18 Mei 2022

Survei SMRC: 76,7% Warga Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

Kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencapai 76,7 persen. Hal tersebut mengacu survei SMRC.

NEWS | 18 Mei 2022

Penghapusan Tes Covid-19 bagi Pelaku Perjalanan Adaptif

Tes Covid-19 bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) atau luar negeri (PPLN) bersifat adaptif atau menyesuaikan dengan situasi serta kondisi.

NEWS | 18 Mei 2022

Kerja Sama KSP dengan Pihak Lain Dilakukan Sesuai Ketentuan Hukum

Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodawardhani menegaskan, kerja sama KSP dengan pihak lain dilaksanakan sesuai ketentuan hukum.

NEWS | 18 Mei 2022

Pekan Ini, Masyarakat Terkoneksi Sapa Warga Bahas PMK Hewan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali menggelar program Masyarakat Terkoneksi Sapa Warga dengan tema kewaspadaan terhadap PMK.

NEWS | 18 Mei 2022

Airlangga Bantah Isu Adanya Kudeta di Partai Golkar

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membantah kabar adanya kudeta di Partai Golkar. Airlangga memastikan Golkar solid menghadapi Pemilu 2024.

NEWS | 18 Mei 2022


TAG POPULER

# Lin Che Wei


# UAS


# Cabul


# Atribut Keagamaan


# Tes Covid-19


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kemenkominfo Percepat Pembangunan Infrastruktur Digital

Kemenkominfo Percepat Pembangunan Infrastruktur Digital

EKONOMI | 33 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings