Logo BeritaSatu

Hasil Lengkap Rapat DPR, KPU, dan Pemerintah soal Pemilu

Senin, 16 Mei 2022 | 19:09 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota komisi II DPR Guspardi Gaus membeberkan hasil lengkap konsinyering antara DPR, KPU, Bawaslu dan DKPP, serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Jumat (13/5/2022). Guspardi mengatakan rapat tersebut menghasilkan beberapa kesepahaman soal tahapan dan anggaran Pemilu 2024 untuk nantinya diputuskan dalam rapat dengar pendapat (RDP).

Anggaran Pemilu 2024 disepakati sebesar Rp 76 triliun. Angka tersebut merupakan hasil rasionalisasi dari usulan awal KPU sebesar Rp 86 triliun. “Dari Rp 86 triliun jadi Rp 76 triliun ini pun kita sudah mencoba untuk mengkritisi meminta juga supaya dilakukan penghematan untuk dibawa ke RDP,” kata Guspardi kepada wartawan, Senin (16/5/2022).

Durasi masa kampanye Pemilu 2024. Sebelumnya, kata Guspardi, KPU mengusulkan masa kampanye selama 120 hari, pemerintah merekomendasikan 90 hari dan Komisi II menyampaikan 60-75 hari. “Akhirnya kesimpulan semua anggota fraksi di DPR minta durasi kampanye adalah 75 hari,” ujarnya.

Guspardi mengatakan terdapat catatan penting yang disampaikan dalam konsinyering terkait durasi 75 hari masa kampanye ini, yakni tentang pengadaan logistik dan durasi sengketa pemilu. Menurutnya, dua persoalan itu jika bisa diakomodasi, maka durasi masa kampanye bisa dilakukan selama 75 hari.

“Hal-hal yang berkaitan dengan logistik pemilu, pemerintah akan menyiapkan regulasi dan Presiden juga diminta untuk bisa mengeluarkan Keppres dalam mendukung logistik pemilu 2024,” ucapnya.

Sementara itu, terkait sengketa pemilu merupakan ranah Bawaslu Bawaslu dan PTUN di Mahkamah Agung (MA). DPR, menurut Guspardi, nantinya akan melakukan pertemuan dengan ketua MA untuk membahas waktu sengketa agar lebih singkat, sehingga bisa dilakukan masa kampanye selama 75 hari.

“Karena itu catatan 75 hari ini bisa dilakukan jika difasilitasi untuk mempersingkat proses sengketa di PTUN,” tambah Guspardi.

Terakhir, Guspardi mengatakan DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu sepakat belum menggunakan teknologi pemungutan suara memakai perangkat elektronik atau e-voting pada Pemilu 2024. Pasalnya, infrastruktur teknologi informasi belum merata. Pemungutan suara masih menggunakan sistem seperti pada Pemilu 2019.

“Kita lihat Indonesia bukan hanya Pulau Jawa dan di Jawa pun masih ada hal-hal berkaitan pendukung digitalisasi belum sempurna seperti masalah internet, masalah Wifi, apalagi di luar Jawa, sehingga keputusan yang kita ambil tetap menerapkan sistem seperti Pemilu 2019,” kata Guspardi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kapolres Maluku Tengah Abdul Gafur Dicopot dari Jabatannya

Kapolres Maluku Tengah AKBP Abdul Gafur dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

NEWS | 29 Juni 2022

Menkes Ungkap Peran Keluarga dalam Penanganan Stunting

Menkes menyatakan bahwa keluarga memiliki peran yang penting dalam penanganan stunting di Indonesia.

NEWS | 29 Juni 2022

Pemprov Jateng Hadirkan Alat USG untuk Warga Karimunjawa

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memberikan bantuan berupa alat ultrasonografi atau alat USG untuk Puskesmas Karimunjawa.

NEWS | 29 Juni 2022

Wagub DKI Janji Carikan Solusi Nasib 3.000 Karyawan Holywings

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berjanji akan mencarikan solusi soal nasib sekitar 3.000 karyawan Holywings yang kini tidak bisa bekerja.

NEWS | 29 Juni 2022

Jokowi Harap Tak Ada Lagi Kota Ukraina Rusak Akibat Perang

Presiden Jokowi mengharapkan tidak ada lagi kota-kota di Ukraina yang rusak akibat dampak dari perang.

NEWS | 29 Juni 2022

Rudal Rusia Hantam Apartemen di Mykolaiv, Ukraina Selatan

Rudal Rusia pada Rabu (29/6/2022) menggempur wilayah selatan Ukraina, dan menghantam sebuah apartemen di Kota Mykolaiv.

NEWS | 29 Juni 2022

Harganas 2022, Ganjar Tekankan soal Pencegahan Stunting

Dalam momentum Harganas 2022, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menekankan pentingnya gerakan mencegah stunting

NEWS | 29 Juni 2022

IpeKB Ajak HaloPuan Beri Penyuluhan Stunting di Pangandaran

IPeKB Jawa Barat mengundang HaloPuan untuk menyosialisasikan manfaat super daun kelor dalam melawan stunting di Pangandaran,

NEWS | 29 Juni 2022

Kasus E-KTP, Gamawan Fauzi Klaim Tak Pernah Bertemu Paulus Tanos

Usai diperiksa tim penyidik KPK, mantan Mendagri Gamawan Fauzi mengeklaim tidak pernah bertemu dengan tersangka kasus e-KTP, Paulus Tannos yang kini buron.

NEWS | 29 Juni 2022

Bulan Imunisasi Anak Nasional Upaya Cegah Polio dan Rubela

Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022 penting terhadap pencapaian target eliminasi campak-rubela/Congenital Rubella Syndrome (CRS) pada 2023.

NEWS | 29 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kemenkes Sebut Situasi Pandemi Covid-19 Masih Terkendali

Kemenkes Sebut Situasi Pandemi Covid-19 Masih Terkendali

NEWS | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings