Hary Tanoe: Properti dan Pariwisata Harus Dongkrak Ekonomi

Hary Tanoe: Properti dan Pariwisata Harus Dongkrak Ekonomi
Hary Tanoesoedibjo. ( Foto: Antara )
/ YS Jumat, 7 Desember 2018 | 16:45 WIB

Jakarta - Sektor properti dan pariwisata harus dibangun bersama untuk pembangunan negara khususnya di bidang ekonomi. Pembangunan ekonomi itu dari sisi devisa, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat menjadi pembicara kunci di hadapan ratusan pengusaha properti dari berbagai negara yang menghadiri FIABCI Global Business Summit 2018 “Affordable Housing & Tourism Development” di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12).

Dalam keterangan tertulis yang diterima SP  Jumat (7/12) disebutkan, ia berharap seluruh masyarakat Indonesia maju bersama.

"Ini menjadi ekosistem yang sangat luar biasa penting yang perlu kita dukung bersama. Dari sisi devisa, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Hary.

Ia menjelaskan, berkembangnya sektor pariwisata akan mendatangkan banyak devisa yang dibutuhkan negara. Menurut dia, satu orang turis rata-rata bisa menghabiskan US$ 1.000 per hari.

Kalau Indonesia bisa meningkatkan jumlah turis setidaknya menjadi 20 juta turis, maka akan terkumpul lebih dari US$ 20 miliar per tahun.

“Harapan saya, acara ini akan menjadi starting point yang baik. Meningkatkan awareness bagi dunia internasional terhadap Indonesia, terhadap Bali, sehingga mudah-mudahan bisa meningkatkan investasi masuk ke Indonesia,” kata pria yang telah mengajar di lebih dari 200 perguruan tinggi tersebut.

Hary mengatakan, yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah peningkatan konsumsi, investasi, dan ekspor.

Ketika properti berkembang di Indonesia, konsumsi akan meningkat dan hal itu akan berdampak luas, mulai dari masyarakat kecil hingga pengusaha yang terkait, seperti pekerja bangunan, pabrik semen, dan lain sebagainya.

Sebagai informasi, FIABCI Global Business Summit 2018 “Affordable Housing & Tourism Development” berlangsung 5-8 Desember 2018 di Nusa Dua, Bali.

Pada kesempatan itu, tampak hadir Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman, Sekjen REI Paulus Totok Lusida, pengurus REI se-Indonesia dan anggota FIABCI dari berbagai negara



Sumber: PR
CLOSE