Trenchless Asia 2019

Kempupera Dorong Penerapan Teknologi Infrastruktur Terbaru

Kempupera Dorong Penerapan Teknologi Infrastruktur Terbaru
Kempupera bersama The International Society for Trenchless Technology (ISTT), Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN), dan Westrade Group United Kingdom Ltd akan menggelar event Trenchless Asia 2019 pada 17-18 Juli 2019, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 11 Juli 2019 | 20:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pembangunan Infrastruktur masih menjadi salah satu program utama pemerintah, disamping peningkatankualitas sumber daya manusia (SDM). Untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur tersebut, berbagai upaya harus dilakukan termasuk menerapkan teknologi yang tepat dan efisien terutama di era Industri 4.0.

Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Syarif Burhanuddin, menyatakan, pemanfaatan teknologi harus memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan pembangunan infrastruktur.

“Hal tersebut bertujuan, agar pembangunan infrastruktur dapat terselesaikan lebih cepat, lebih murah, dan tentunya lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Syarif Burhanuddin saat acara press conference Trenchless Asia 2019, di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Untuk mendukung upaya tersebut, kata Syarif, Kempupera bersama The International Society for Trenchless Technology (ISTT), Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN), dan Westrade Group United Kingdom LTd akan menggelar event Trenchless Asia 2019 pada 17-18 Juli 2019, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Menurut Syarif, trenchless merupakan teknologi konstruksi terkini yang mampu menggarap pekerjaan di bawah permukaan tanah tanpa galian, sehingga teknologi ini sangat tepat untuk diterapkan di kota-kota besar padat penduduk seperti pada pekerjaan terowongan baik jalan dan bendungan, pipa air bersih dan air limbah.

“Melihat kondisi pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini, teknologi trenchless sangat bisa diterapkan pada berbagai proyek bawah tanah yang ada, serta menjadikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi akan lebih efisien, dan memiliki risiko yang lebih rendah terhadap terjadinya kecelakaan kerja konstruksi,” tutur Syarif Burhanuddin.

Syarif menambahkan, teknologi trenchless telah diaplikasikan di beberapa proyek Kempupera seperti pembangunan Bendungan Jatigede dan pembangunan Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, pembangunan terowongan Jalan Tol Cisumdawu, dan proyek Metropolitan Sanitation Management and Health Project (MHMHP) Yogyakarta.

Sementara itu, Managing Director Trenchless Asia, Paul Harwood, mengatakan, pameran ini pertama kalinya akan diadakan di Jakarta. Tercatat pada tahun 2018, Trenchless Asia terselenggara dan dihadiri oleh kurang lebih 3.000 exhibitor, pengunjung serta delegasi.

"Kami harapkan kegiatan ini akan memberi manfaat kepada publik terutama terkait perkembangan teknologi yang berkaitan dengan sektor konstruksi. Event ini juga akan membahas tentang isu-isu penting lainnya seperti bidang sipil, tata lingkungan, dan K3,” jelas Paul.

Ketua LPJKN (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional), Ruslan Rivai, menambahkan, kegiatan Trenchless Asia 2019 ditargetkan bagi para stakeholder sektor konstruksi baik lokal maupun internasional, termasuk para kontraktor, konsultan insinyur di bidang sipil, bahkan bagi mahasiswa politeknik dan perguruan tinggi.

"Target dari pameran ini adalah pengunjung dan peserta dari negara-negara Asia seperti Malaysia, Filiphina, Singapura, Australia, Tiongkok, Jepang, Korea, India, Thailand dan Indonesia,” kata Ruslan.

Selain itu, lanjut Ruslan, Trenchless Asia 2019 menargetkan pengunjung dari kalangan domestik antara lain BUMN, Asosiasi Profesi, Badan Usaha Swasta, serta dari kalangan media.

"Melalui Trenchless Asia 2019, diharapkan semakin mempererat hubungan antara Indonesia dengan negara-negara sahabat sekaligus memberikan dampak positif bagi kemajuan industri konstruksi di Indonesia di masa kini dan mendatang,” tandas Ruslan.



Sumber: BeritaSatu.com