Prima Lima Tiga Tunjuk Oak Capital Terbitkan STB Rp 100 Miliar

Prima Lima Tiga Tunjuk Oak Capital Terbitkan STB Rp 100 Miliar
Direktur Utama PT Prima Lima Tiga, Isaac Nugraha Munandar dan Direktur Utama OAK Capital, Lawrence Tjandra penandatanganan Surat Penunjukkan Penerbitan STB di Surabaya, Selasa (8/10/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Selasa, 8 Oktober 2019 | 23:28 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Pengembang kondotel, PT Prima Lima Tiga menunjuk perusahaan jasa keuangan, PT Oase Arta Kapital (Oak Capital), untuk menerbitkan pinjaman jangka pendek atau Short Term Borrowing (STB) senilai Rp 100 miliar untuk menyelesaikan proyek Alpines Condotel di kota Batu, Jawa Timur.

Direktur Utama PT Prima Lima Tiga, Isaac Nugraha Munandar, mengatakan, sektor pariwisata di kota Batu memiliki potensi yang positif seiring dengan pengembangan sektor pariwisata serta pembangunan infrastruktur oleh pemerintah kota (Pemkot) Batu. Melihat potensi itu, Prima Lima Tiga mengembangkan proyek Alpines Condotel yang terdiri dari dua tower, yakni tower A yang sudah melakukan soft opening dan sekarang sudah beroperasi dan tower B yang masih dalam tahap penyelesaian. Berkaca dari kinerja Hotel Alpines by Artotel yang memuaskan sejak melakukan soft opening, potensi itu terlihat cukup jelas.

"Okupansi kita sekarang 80 persen hingga 85 persen dan untuk weekend bisa 100 persen. Dengan adanya tol, wisatawan banyak yang nyetir kendaraan sendiri. Mereka datang dari kota-kota di luar Jawa Timur seperti Bandung dan Jakarta,” kata Isaac usai penandatanganan Surat Penunjukkan Penerbitan STB di Surabaya, Selasa (8/10/2019).

Isaac menjelaskan, Hotel Alpines by Artotel merupakan hotel bintang empat yang memiliki 142 kamar dengan beragam ukuran, dengan berbagai fasilitas yang sedang dibangun seperti wedding chapel, swimming pool, rooftop cafe dan ballroom yang dapat menampung sampai dengan 500 orang. Perusahaan atau instansi pemerintah juga bisa memanfaatkan 6 meeting room yang tersedia.

"Di kota Batu hotel berbintang masih sedikit sehingga peluang bisnis bagi Hotel Alpines by Artotel ini masih terbuka lebar. Kami targetkan okupansi tahun ini 80 persen hingga 85 persen dan pada Desember nanti 100 persen,” ujar Isaac.

Sementara itu, Direktur Utama OAK Capital, Lawrence Tjandra menyatakan, sebagai pihak yang mendapatkan SPK untuk mencarikan dana bagi penyelesaian proyek Prima Lima Tiga mengambil salah satu jalan, yakni menerbitkan STB. Penerbitan STB didasarkan pada potensi bisnis Prima Lima Tiga yang cukup besar untuk dikembangkan.

"Harapan kita, setelah STB diterbitkan dan berhasil diserap oleh pasar, Prima Lima Tiga akan berkembang menjadi pengembang yang menjanjikan,” katanya.

Penerbitan STB sebesar Rp 100 miliar itu, lanjut Lawrence, akan digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan penyelesaian proyek Alpines Condotel seperti pembangunan tower B dan pembangunan fasilitas lainnya sesuai target. "Sehingga kerjasama ini akan memberikan nilai investasi yang menguntungkan bagi shareholder dan stakeholder yang lain,” ujarnya.

Lawrence mengatakan, untuk ekspansi kedepan pihaknya juga menyarankan Prima Lima Tiga untuk masuk ke bursa dengan melalukan penawaran saham perdana atau IPO (Initial public Offering). Pembenahan di internal pun kini terus dilakukan.

"Sejauh ini potensi dan komitmen owner yang dipresentasikan kepada kita cukup bagus. Meskipun belum ada persiapan secara khusus untuk IPO, kita berharap di kuartal kedua atau ketiga IPO bisa dilakukan untuk dana pengembangan kedepan," tandas Lawrence.



Sumber: Investor Daily