PTPN Gandeng Perumnas Garap Kota Mandiri Bekala

PTPN Gandeng Perumnas Garap Kota Mandiri Bekala
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak perusahaan PTPN II laksanakan ground breaking di atas lahan seluas 854,26 hektare (ha) sebagai tanda dimulainya pengembangankawasan Kota Mandiri Bekala, di Deliserdang, Sumatera Utara. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. PTPN )
Lona Olavia / FER Selasa, 5 November 2019 | 18:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak perusahaan PTPN II laksanakan ground breaking di atas lahan seluas 854,26 hektare (ha) sebagai tanda dimulainya pengembangan kawasan Kota Mandiri Bekala. Sekitar 30.000 unit hunian akan dibangun dan diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca Juga: Hunian Berkonsep TOD Manfaatkan Jaringan Komuter

Pembangunan Kota Mandiri Bekala berlokasi di Desa Simalangkar A, Desa Durin Tonggal, dan Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang.

Bersama dengan perusahaan BUMN lain, Perum Perumnas, PTPN II membentuk 2 anak perusahaan yakni, PT Propernas Nusa Dua (PND) sebagai perusahaan yang akan membangun perumahan, dan PT Nusa Dua Bekala (NDB) sebagai perusahaan aset manajemen.

"Kota Mandiri Bekala merupakan bukti sumbangsih dari BUMN, termasuk PTPN kepada masyarakat. Tujuan pembangunan Kota Mandiri Bekala sebagai wadah dari sinergi antara PTPN dan Perum Perumnas tidak lain adalah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejaterahan masyarakat," ujar Corporate Secretary Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Irwan Perangin-angin, dalam dalam siaran persnya, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga: Perumnas Bidik Konsumen Milenial

Pembangunan Kota Mandiri Bekala sejalan dengan Perpres Nomor 62 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo. Dimana di eks Kebun Bekala yang berada di Kecamatan Pancur Batu termasuk di dalam 52 kecamatan kawasan perkotaan Mebidangro.

Adapun definisi kawasan di dalam perpres tersebut adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi.

Kota Mandiri Bekala merupakan sebuah kawasan permukiman yang terintegrasi dengan sarana transportasi massal dengan reaktivasi jalur kereta api Medan-Bekala. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan sarana ibadah, komersial, olahraga, edukasi dan rekreasi.

Rencananya, terdapat 2 tipe rumah yang dapat dijadikan hunian oleh warga. Tipe unit 30/60 dengan harga Rp 125 juta sementara tipe 36/72 akan dipasarkan dengan harga Rp 140 juta.



Sumber: Suara Pembaruan