Proyek LRT Mulai Uji Coba, Minat Membeli Hunian di Cipayung Meningkat

Proyek LRT Mulai Uji Coba, Minat Membeli Hunian di Cipayung Meningkat
Prosesi pengangkatan kereta pertama Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di pitstop Stasiun Harjamukti, Cibubur, Minggu, 13 Oktober 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / AO Rabu, 27 November 2019 | 22:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Proses pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan jalur Cawang-Cibubur hampir rampung dikerjakan. Hal tersebut dapat terlihat dari uji coba yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) awal November lalu.

LRT jalur Cawang-Cibubur merupakan bagian dari pengembangan proyek LRT Jabodebek tahap I yang terbagi menjadi rute Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur. Keberadaan moda transportasi ini tidak hanya membantu mobilitas masyarakat, namun juga dapat mendorong minat seseorang untuk membeli hunian khususnya yang dekat dengan jalur LRT.

Salah satu kawasan yang banyak dilirik oleh masyarakat adalah kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Daerah ini terbilang sangat strategis, selain dilalui oleh jalur LRT, Cipayung juga dekat dengan Tol JORR, Jagorawi, dan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated).

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, minat untuk membeli hunian di kawasan Cipayung belakangan memang cukup tinggi, apalagi ketika proyek LRT ini sedang dikerjakan. Seperti pada 2017, ada 4.557 orang yang mencari iklan hunian yang dijual di Cipayung melalui Lamudi, kemudian pada 2018 meningkat tajam menjadi 7.779 orang.

Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id mengatakan, meningkatnya jumlah pencarian iklan hunian tersebut disebabkan karena kawasan Cipayung dikelilingi dengan sarana infrastruktur yang lengkap. Salah satunya adalah proyek LRT yang dipercaya akan menjadi solusi atas kemacetan yang terjadi di Jakarta.

“LRT akan menjadi moda transportasi idaman selain MRT, kehadirannya akan merubah wajah transportasi pada kawasan Jabodetabek,” kata Mart di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Tingginya potensi bisnis properti di Cipayung ditangkap sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, seperti yang dilakukan oleh PT Sayana Integra Properti di Cipayung. Perusahaan ini membangun Superblok yang diberi nama Sakura Garden City.

Menurut Edward Sinanta, Chief Marketing Officer PT Sayana Integra Properti, LRT nantinya akan menjadi moda transportasi favorit masyarakat di Jabodetabek. Oleh karena itu, memilih tinggal dekat stasiun LRT merupakan pilihan yang menarik, terutama bagi mereka para pekerja muda yang menuntut mobilitas tinggi.

"Lokasi apartemen Sakura Garden City ini sangat dekat dengan Stasiun LRT Ciracas, jaraknya hanya 280 meter dari stasiun. Tidak hanya itu, guna memanjakan penghuninya, nantinya di lokasi apartemen ini akan dibangun Jembatan Penyeberangan (JPO) untuk memudahkan penghuni menuju Stasiun LRT Ciracas," ungkap Edward.

Sakura Garden City dibangun di atas lahan seluas 10 hektare, pengembang membangun 12 tower apartemen yang mencakup 5.000 unit hunian. Kawasan ini juga dilengkapi dengan mall, hotel, perkantoran hingga area kuliner (F&B).

“Apartemen Sakura Garden City juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah seperti jogging track, area bersepeda, kolam renang anak dan dewasa, multi function room, lobby lounge, BBQ area, gym hingga taman bermain anak,” jelas Edward.

Untuk tahap pertama, pihak pengembang akan membangun 4 tower apartemen yang mencangkup 2.200 unit hunian. Adapun unit apartemen yang ditawarkan terbagi dalamlima  tipe, yakni studio (29,9m2), studio plus (36,5 m2), 1 bed room (49,4 m2), 2 bedroom (66,4 m2) dan Loft (93,6 m2- SGA 115,7 m2). Unit apartemen di sana dijual mulai dari Rp 500 juta-an.



Sumber: Suara Pembaruan