Tol Serang-Panimbang Ditargetkan Rampung 2021

Tol Serang-Panimbang Ditargetkan Rampung 2021
Rapat percepatan progres jalan tol Serang-Panimbang di Ruang Garuda Pemkab Pandeglang. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 14 Januari 2020 | 10:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tol Serang-Panimbang merupakan kunci keberhasilan dari pembangunan masyarakat Pandeglang, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung yang tengah berkembang pesat.

Baca Juga: Menengok Progres Tol Serang-Panimbang

Kehadiran dan beroperasinya tol tersebut, dipastikan bakal memudahkan wisatawan datang ke sana dan waktu tempuh menuju KEK Tanjung Lesung menjadi lebih cepat.

Adapun jadwal pembangunan tol Serang-Panimbang sudah ditentukan oleh pemerintah. Rencananya, pembangunan tol Serang-Panimbang akan dimulai pada Juli 2020, dan ditargetkan selesai pada tahun 2021.

Direktur Utama PT Banten West Java selaku pengelola KEK Tanjung Lesung, Poernomo Siswoprasetijo, mengatakan, pengumuman pembangunan tol Serang-Panimbang semakin memacu untuk mengembangkan KEK Tanjung Lesung sebagaimana target kesepakatan yang dibuat oleh Pemkab Pandeglang dan Provinsi Banten.

Baca Juga: Pemkab Pandeglang Gandeng BWJ

"Kalau sudah dapat kepastian target selesai tol seperti ini, pasti kami juga menyiapkan diri dengan mempercepat pembangunan. Sejauh ini pembangunan pengembangan sarana dan prasarana, sudah on progress. Pembangunan kamar hotel sudah kami kerjakan secara bertahap berikut juga pembangunan jalan," ungkap Poernomo dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (14/1/2020).

Poernomo mengaku optimistis akan terjadi lonjakan kunjungan wisata setelah tol Serang-Panimbang beroperasi. Pasalnya, KEK Tanjung Lesung bisa mengakomodir semua kebutuhan wisatawan, baik tempat tinggal, hiburan dan water activities. Sehingga KEK Tanjung Lesung, yang merupakan salah satu anak usaha dari Jababeka Group, bisa menjadi salah satu wisata favorit di Indonesia.

"Kami juga terus melakukan pengembangan pembangunan dan gencar melakukan promosi agar kunjungan wisatawan meningkat. Belum lama ini, kami merilis platform e-commerce yang khusus menjual pariwisata di KEK Tanjung Lesung dan sekitarnya. Itu adalah sebuah terobosan yang kami buat untuk memudahkan wisatawan," tandas Poernomo.

Baca Juga: Kempupera Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur

Sebelumnya, Kepala Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Serang-Panimbang sektor III Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Ibrahim Hasan, mengatakan, pembangunan konstruksi jalan tol Serang-Panimbang untuk wilayah Pandeglang akan segera dikerjakan mulai bulan Juli 2020 mendatang.

"Untuk wilayah Pandeglang ini konstruksinya mulai sekitar Juli tahun ini. Mudah-mudahan sesuai target," kata Ibrahim, saat rapat yang dihadiri Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban, Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang Nina Kartini beserta para pihak terkait, di Pandeglang, Kamis (9/1/2020) lalu.

Ditambahkannya, saat ini masih ada beberapa kendala terkait lahan, terutama masalah alas hak atas tanah. Karena di Kabupaten Pandeglang lebih banyak alas hak itu bukan satu tingkat.

"Kebanyakan dari Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT), sementara SPPT itu bukan alas hak, jadi kami harus memastikan tidak terjadi salah pembayaran kepada warga," kata Ibrahim.

Untuk penyelesaian pembangunan tol Serang-Panimbang untuk wilayah Pandeglang, lanjut Ibrahim, Kempupera menargetkan di akhir 2021.

"Hingga sampai saat ini progresnya sudah 73 persen, berbeda dengan wilayah Serang dan Lebak yang ditarget selesai di akhir 2020 harus sudah beroperasi. Jadi memang Kabupaten Pandeglang paling akhir," papar Ibrahim.

Ibrahim menegaskan, pembangunan fisik tol Serang-Panimbang bakal dilakukan sesuai dengan rencana, yaitu bulan Juli 2020. Sementara untuk kendala yang terjadi saat ini, akan diselesaikan secepatnya dengan berkoordinasi dengan semua pihak.



Sumber: BeritaSatu.com