Kempupera Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Morowali

Kempupera Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Morowali
Sebanyak 488 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah mendapatkan bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari Kempupera. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. Kempupera)
Imam Muzakir / FER Senin, 29 Juni 2020 | 18:40 WIB

Morowali, Beritasatu.com - Sebanyak 488 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendapatkan bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera).

Baca Juga: Teknologi Beton Pracetak Percepat Pembangunan Rusun

"Program bedah rumah salah satu upaya pemerintah untuk mendorong ketersediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Morowali,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulteng, Rezki Agung, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (29/6/2020).

Rezki menerangkan, sebanyak 488 unit rumah tidak layak huni tersebut tersebar di 14 desa di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulteng. Para penerima bantuan mendapatkan bantuan berupa dana peningkatan kualitas rumah senilai Rp 17,5 juta. Bantuan tersebut nantinya akan digunakan untuk pembelian bahan material bangunan sebesar Rp 15 juta dan pembayaran upah tukang Rp 2,5 juta.

"Meskipun curah hujan di Kabupaten Morowali cukup tinggi namun sejumlah penerima bantuan di Morowali tetap melaksanakan proses pekerjaan rumah sampai pada tahap pemasangan tiang pondasi. Progres pelaksanaan BSPS di Kabupaten Morowali telah mencapai 44,7 persen. Namun, kami optimistis seluruh program BSPS bisa berjalan dengan baik di lapangan,” terangnya.

Baca Juga: Kempupera Salurkan Rp 569 M untuk Bedah Rumah

Rezki juga menghimbau kepada seluruh tenaga fasilitator lapangan (TFL) dan para pekerja bangunan yang terlibat dalam pelaksanaan Program BSPS agar tetap maksimal dalam bekerja.

"Meskipun kita menghadapi kendala cuaca dan pandemi Covid-19 tapi Program BSPS harus tetap dilaksanakan dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan," tandas Rezki.

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim menyatakan, Pemkab Morowali sangat terbantu dan mengapresiasi program BSPS yang dilaksanakan oleh SNVT Penyediaan Perumahan Sulteng.

Baca Juga: Kempupera Tambah Alokasi Program BSPS

"Kami berharap kedepan kuota penerima bantuan bedah rumah di Morowali dapat ditingkatkan sehingga jumlah rumah tidak layak huni di daerah tersebut dapat berkurang dengan signifikan. Pemkab Morowali siap memberikan dana pendampingan bagi masyarakat yang tidak mampu berswadaya," tandas Taslim.



Sumber: BeritaSatu.com